Maharani Luthvinda Dewi
Institut Seni Indonesia Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Festival Enam Suku Barikan Kubro melalui Penghadiran Karya Tari Baru Renjana Karimunjawa Renaldi Lestianto Utomo Putro; Maharani Luthvinda Dewi; Eko Supendi; Jonet Sri Kuncoro
Abdi Seni Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v14i1.5001

Abstract

Community service activities in Karimunjawa Village aim to strengthen the Barikan Kubro Six Tribe Festival. The goal is motivated by the community's willingness to welcome the post-pandemic period by reactivating festival activities that had stopped. Festival activation has unresolved homework from the last event hosting: no new art creations image the culture of the people of Karimunjawa. New art creations, especially dance in Karimunjawa, are not growing due to a lack of experts and knowledge about dance creation. Therefore, the problem that must be solved is how to create new dance works that can be used to strengthen the festival's implementation. The solution is to create dance works with the local community's cultural background, train the results of the works composition to the public, and promote the composed works through performances. The approach is based on Skinner's concept of habituating behavior modification as a form of cultural reinforcement. Implementation of the creation includes; 1) the preparation stage and 2) the implementation stage. The result achieved from this program is the creation of the dance "Renjana Karimunjawa."
Synesthesia of IbuIbu Belu: Bodies of Border as Contemporary Dance in Choreomusicology Perspective Maharani Luthvinda Dewi; R. Danang Cahyo Wijayanto; Renaldi Lestianto Utomo Putro
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 10, No 2 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v10i2.25920

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada analisis bentuk sinestetik sebagai hasil perseptual dalam karya tari kontemporer Ibulbu Belu: Bodies of Border (IBUBOB) yang dipentaskan di Teater Besar ISI Surakarta tahun 2022. Urgensi studi ini didasarkan pada fakta bahwa kajian sebelumnya cenderung menganalisis dimensi tari, musik, dan ruang secara terpisah, serta belum memposisikan gejala sinestetik sebagai fokus kajian utama. Penelitian ini mengajukan argumen bahwa bentuk sinestetik adalah sebuah konstruksi perseptual yang dikonstruksi secara kausal oleh strategi koreomusikal dan teknologi pemanggungan. Metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis konten dua-tahap (formalis dan resepsi) diterapkan, menggunakan data rekaman audio-visual, observasi, wawancara, dan studi pustaka berupa narasi audiens. Penelitian menemukan hasil dua penyebab utama. Pertama, strategi koreomusikal yang mengintegrasikan body percussion dan instrumen Tihar dalam pola ritmis paralel dan unison. Kedua, desain pemanggungan yang memanfaatkan lantai kayu parkit berlapis vynil sebagai instrumen perkusif pasif dan sonifikasi melalui mic condensor yang mengubah bunyi kinetik subtil (hentakan kaki) menjadi lanskap suara imersif. Temuan membuktikan bahwa kedua elemen teknis ini secara sistematis mengarahkan persepsi audiens, yang termanifestasi dalam narasi sinestetik seperti detak jantung kolektif. Disimpulkan bahwa bentuk sinestetik adalah akibat perseptual yang dapat dirancang secara sadar oleh seniman melalui keputusan teknis yang terintegrasi.  Kata kunci: Bentuk, Sinestetik, Tari Kontemporer, IBUBOB, Sonifikasi.