Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

”Tafsir Ayat-Ayat Kemasyarakatan” Implementasi Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam Kehidupan Modern Moh. Safrudin; Nasaruddin Nasaruddin; Ihwan Ihwan
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i1.1851

Abstract

Tafsir ayat-ayat kemasyarakatan dalam Al-Quran menjadi semakin relevan dalam konteks kehidupan modern yang kompleks. Artikel ini membahas pentingnya pendekatan tafsir ayat-ayat kemasyarakatan sebagai sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam Al-Quran ke dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode analisis kualitatif, artikel ini mengidentifikasi ayat-ayat Al-Quran yang berhubungan dengan interaksi sosial, tanggung jawab kolektif, dan kepedulian terhadap sesama. Artikel ini juga menyoroti urgensi nilai-nilai kemanusiaan tersebut dalam menanggapi tantangan kompleks seperti kemiskinan, ketidakadilan, dan krisis lingkungan. Dengan memahami makna ayat-ayat kemasyarakatan secara komprehensif, masyarakat modern dapat mengadaptasi dan mengaplikasikan prinsip-prinsip universal dari Al-Quran untuk membentuk masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan berempati. Hasil dari penelitian ini memberikan kontribusi berarti dalam pengembangan studi tafsir dan pemikiran Islam kontemporer. Selain itu, artikel ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana Al-Quran dapat menjadi sumber inspirasi bagi solusi sosial dan kemanusiaan dalam tantangan-tantangan global yang dihadapi umat manusia pada era modern ini.
Research Trends On Character Education Based On Scopus Database From 2018 To 2023: A Bibliometric Analysis Rudy Sumiharsono; Nasaruddin Nasaruddin; Moh Safrudin; Syahrul Ramadhan
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.5029

Abstract

This article presents a bibliometric analysis of research trends in "Character Education" based on the Scopus database from 2018 to 2023. Data collection involved 569 metadata of relevant articles in the field of character education from reputable sources. The study aims to provide a comprehensive insight into the scientific development in the field of character education and identify key topics and contributors in academic studies during this period. The bibliometric analysis method was used to examine research trends, topic classifications, and author and institutional collaborations. The research results indicate that character education has become a significant issue in the realm of education during this timeframe, with a noteworthy growth in research attention. Top contributing authors and university affiliations were also identified, highlighting inter-institutional collaborations and continuity in building knowledge in the field of character education. The findings from this bibliometric analysis can provide direction and guidance for academics, researchers, and practitioners in developing more effective character education strategies that positively impact moral and ethical development among students and individuals in society. This article has the potential to make a significant contribution to understanding trends and future directions in "Character Education" research and enhancing comprehension of the challenges and opportunities in this field.
Analysis of the Implementation of Character Education Based on Local Culture in Indonesia Nasaruddin Nasaruddin; Ikhsan Maulana; Moh. Safrudin
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i2.4799

Abstract

This study aimed to evaluate the implementation of local culture-based character education in junior high schools across Bima City, NTB. Employing a cross-sectional survey design, the research focused specifically on SMPN 5 Bima City and SMPN 1 Bima City, involving 50 students and 50 teachers. Data were collected using questionnaires and documentation methods, resulting in the creation of two validated and reliable questionnaires, with reliability coefficients of 0.953 for the teacher questionnaire and 0.919 for the student questionnaire. The findings provide insights into the application of character education, revealing that the levels of honesty, discipline, responsibility, courtesy, and cooperation among teachers and students are generally moderate. The study also highlights how local cultural elements, such as Santabe Culture (politeness), Maja Labo Dahu Culture (modesty and caution), Nggahi Rawi Pahu Culture (integrity), and Su'u sa wau tundu sa wale Culture (responsibility), can be effectively integrated into character education frameworks at these schools.
”Tafsir Ayat-Ayat Kemasyarakatan” Implementasi Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam Kehidupan Modern Moh. Safrudin; Nasaruddin Nasaruddin; Ihwan Ihwan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 7 No. 1 (2023): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i1.1851

Abstract

Tafsir ayat-ayat kemasyarakatan dalam Al-Quran menjadi semakin relevan dalam konteks kehidupan modern yang kompleks. Artikel ini membahas pentingnya pendekatan tafsir ayat-ayat kemasyarakatan sebagai sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam Al-Quran ke dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode analisis kualitatif, artikel ini mengidentifikasi ayat-ayat Al-Quran yang berhubungan dengan interaksi sosial, tanggung jawab kolektif, dan kepedulian terhadap sesama. Artikel ini juga menyoroti urgensi nilai-nilai kemanusiaan tersebut dalam menanggapi tantangan kompleks seperti kemiskinan, ketidakadilan, dan krisis lingkungan. Dengan memahami makna ayat-ayat kemasyarakatan secara komprehensif, masyarakat modern dapat mengadaptasi dan mengaplikasikan prinsip-prinsip universal dari Al-Quran untuk membentuk masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan berempati. Hasil dari penelitian ini memberikan kontribusi berarti dalam pengembangan studi tafsir dan pemikiran Islam kontemporer. Selain itu, artikel ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana Al-Quran dapat menjadi sumber inspirasi bagi solusi sosial dan kemanusiaan dalam tantangan-tantangan global yang dihadapi umat manusia pada era modern ini.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA SISWA SMP NEGERI 12 KONAWE SELATAN Moh safrudin; Lala Nur Falah; Abdul Munir
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v8i1.2782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk-bentuk media sosial yang digunakan pada siswa; 2) Dampak negatif penggunaan media sosial pada siswa, 3) Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi dampak negatif penggunaan media sosial pada siswa SMP Negeri 12 Konawe Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk media sosial yang digunakan oleh siswa SMP Negeri 12 Konawe Selatan yaitu: WhatsApp, TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, dan Game Online. Dampak negatif penggunaan media sosial pada siswa yaitu: siswa menirukan sesuatu yang dilihat di media sosial, siswa menjadi malas untuk belajar, mengerjakan tugas, dan beribadah, kemudian siswa bertindak tidak sopan baik dalam berpakaian maupun berbicara. Upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam untuk mengatasi dampak negatif penggunaan media sosial yaitu: menginformasikan dampak negatif dan positif penggunaan media sosial, memberikan nasihat dan teguran kepada siswa, larangan membawa handphone ke sekolah dan pemberian sanksi, serta adanya kerja sama dengan sesama guru di SMP Negeri 12 Konawe Selatan.
KONSEP AL-QUR'AN TENTANG BIRRUL WALIDAIN: KEWAJIBAN DAN PENGHORMATAN KEPADA ORANG TUA Moh Safrudin; Nasaruddin Nasaruddin
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v9i1.4159

Abstract

Birrul walidain merupakan prinsip etika Islam yang menekankan pentingnya berbuat baik dan menghormati orangtua. Al-Qur'an secara tegas memerintahkan umat Islam untuk senantiasa berbakti kepada kedua orangtua, sebagai bagian integral dari keimanan kepada Allah. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep birrul walidain berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an, serta menganalisis posisi birrul walidain sebagai kewajiban moral dan keagamaan. Penelitian ini juga mengeksplorasi dimensi sosiologis dari nilai birrul walidain dalam masyarakat Muslim, khususnya dalam konteks perubahan sosial dan tantangan modernitas. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i) dan analisis sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa birrul walidain bukan hanya sekadar etika sosial, melainkan kewajiban syar’i yang berdampak pada struktur sosial, keharmonisan keluarga, dan ketahanan budaya masyarakat
Tafsir Al-Qur’an Hibarna: Telaah Ideologi dan Hermeneutika Siti Mariatul Kiptiyah; Aftonur Rosyad; Moh Safrudin; Kholid Junaidi
Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines a model of Qur’anic interpretation in Indonesia through a study of Tafsir Hibarna written by Iskandar Idries in 1933. The study aims to analyze the characteristics of Idries’ interpretive approach and the intellectual background that shaped his exegetical thought. This research employs a qualitative method with a hermeneutical approach to the text. The findings reveal that Idries developed a distinctive model of Qur’anic exegesis within the Indonesian context, particularly in terms of its writing style and its incorporation of local linguistic and cultural elements. Furthermore, Tafsir Hibarna reflects a tendency toward puritan Islamic ideology, as indicated by its critique of practices such as taqlid, superstition (tahayul), innovation (bid‘ah), myth (khurafat), and polytheism (shirk). This tendency is closely related to Idries’ background as a da‘wah activist in an early 20th-century modernist Islamic organization in Indonesia. These findings suggest that local Qur’anic exegesis not only represents religious understanding but is also shaped by the social and ideological context of the interpreter.