Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Anggota PMR tentang Pertolongan Pertama pada Kasus Kecelakaan Wulan Ena Safitri; Hendra Kusumajaya; Rizky Meilando
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2054

Abstract

Pertolongan pertama adalah upaya pertolongan sementara terhadap korban kecelakaan sebelum mendapatkan pertolongan yang lebih sempurna dari pertugas kesehatan. Untuk provinsi kepulawan bangka Belitung pada tahun 2022 sebanyak 243 kecelakaan. Pada wilayah kabupaten sungailiat pada tahun 2020 sebanyak 85 kecelakaan, pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebanyak 91 kecelakaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan anggota PMR tentang pertolongan pertama pada kasus kecelakaan di SMKN 1 Sungailiat Tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross- sectional. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara menyebarkan kuensioner. Sampel dalam penelitian ini adalah anggota PMR SMKN 1 Sungailiat sebanyak 40 siswa. Analisa data menggunakan uji chi square. Penelitian ini menyimpulkan faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan anggota PMR tentang pertolongan pertama pada kasus kecelakaan di SMKN 1 Sungailiat menunjukan bahwa ada hubungan pengalaman (p = 0,020, POR= 6,333), pelatihan (p = 0,003, POR= 11,000) dan faktor yang dominan adalah minat (p = 0,001 dan POR=16,467).
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Keluarga Pasien di IGD Ririn Merliyanti; Rizky Meilando; Sirli Agustiani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2096

Abstract

IGD adalah salah satu unit pelayanan di Rumah Sakit yang menyediakan penanganan awal (bagi pasien yang datang langsung ke rumah sakit)/lanjutan (bagi pasien rujukan dari fasilitas pelayanan kesehatan lain), menderita sakit ataupun cedera yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya. Kecemasan merupakan salah satu masalah utama yang sering terjadi atau dihadapi oleh keluarga pasien di IGD. Prevalensi kunjungan pasien ke IGD RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang pada tahun 2019 berjumlah sebanyak 6.789 pasien (6,1%), pada tahun 2020 berjumlah sebanyak 10.214 pasien (6,05%) dan pada tahun 2021 berjumlah sebanyak 11.486 pasien (6,3%). Tujuan penelitian ini Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Keluarga Pasien Di IGD RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, menganalisa dengan uji chi square. Populasi adalah semua pasien yang berkunjung di IGD RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 98. Penelitian ini menyimpulkan bahwa yang berhubungan terhadap kecemasan keluarga pasien di IGD RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang Tahun 2023 adalah triase (p=0,022), length of stay (p=0,002), response time (p=0,015) dan faktor paling dominan berhubungan dengan kecemasan keluarga pasien di IGD adalah length of stay (p=0,002 dan POR=4,190).
Management Self Care Stroke terhadap Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke Andini Juniarti; Kgs. M. Faizal; Rizky Meilando
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2104

Abstract

Stroke adalah gangguan sistem syaraf, disebabkan oleh gangguan peredaran darah di otak yang disebabkan pecahnya atau tersumbatnya pembuluh darah. Pada penderita stroke akan mengakibatkan penurunan kualitas hidupnya. Kualitas hidup pasien pasca stroke mengalami gangguan, tetapi jika melakukan self care dengan baik akan meningkatkan kualitas hidup.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui management self care stroke terhadap kualitas hidup pasien pasca stroke di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode cross- sectional untuk mengetahui sebab akibat hubungan antara variabel independet dan dependent. Variabel independet kepatuhan berobat, nutrisi, tingkat stres, dan dukungan keluarga,sedangkan variabel dependent kualitas hidup pasien pasca stroke. Jumlah sampel sebanyak 65 orang dengan teknik purposive sampling. Menggunakan uji chi square dengan derajat kepercayaan 95% (a =0,05). Hasil penelitian ini diketahui hasil statistik pada management self care stroke terhadap kualitas hidup pasien pasca stroke yang terdiri dari Kepatuhan berobat didapatkan nilai p value = 0,000, Nutrisi didapatkan nilai p value = 0,000, Tingkat stres didapatkan nilai p value = 0,000 dan Dukungan keluarga didapatkan nilai p value = 0,000 yang bearti ada hubungan terhadap kualitas hidup pasien pasca stroke.
Hubungan Pengetahuan dan Peran Perawat sebagai Pelaksana dalam Penanganan Pasien Gawat Darurat dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler Eko Fitriansyah; Kgs. M. Faizal; Rizky Meilando
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 4 No 2 (2023): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2023
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v4i2.2081

Abstract

Gawat darurat merupakan jenis bencana yang dapat merusak seseorang hingga mampu menghilangkan jiwa seseorang, dan apabila orang tersebut tidak ditangani dengan baik maka seseorang tersebut dapat meninggal dunia atau mengalami kecacatan. Tujuan dari penelitian ini adalah Diketahui hubungan tingkat pengetahuan dan peran perawat sebagai pelaksana dalam penanganan pasien gawat darurat pada pasien gangguan sistem kardiovaskuler di UPTD RSUD Drs. H.Abu hanifah tahun 2023.Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dan sampel penelitian ini menggunakan metode total sampling yaitu 89 orang perawat yang bekerja di ruang IGD, ICU, Flamboyan, Asoka dan Anggrek dengan kriteria tidak cuti di RSUD Drs. H. Abu Hanifah tahun 2023. Penelitian ini menggunakan teknik Non Probability sampling yaitu Purposive Sampling. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan waktu cross sectional, yaitu data dikumpulkan sesaat atau data diperoleh saat ini juga. Analisa data menggunakan uji chi square dengan hasil analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p-value = 0,000), peran perawat (p-value = 0,003), dengan penanganan pasien gawat darurat dengan gangguan sistem kardiovaskuler.
HUBUNGAN ANTARA TRIASE DAN KONDISI OVERCROWDED DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI IGD Ali Yahya; Rizky Meilando; Kgs. M. Faizal
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i1.806

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan bagian dari rumah sakit dimana salah satu tugasnya melakukan pertolongan pertama pasien berdasarkan triase. Triase adalah tindakan memilah pasien yang dilakukan di IGD berdasarkan prioritas kegawatdaruratannya, peningkatan jumlah kunjungan pasien yang melebihi kapasitas IGD menimbulkan kondisi overcrowded sehingga berdampak triase yang tidak tepat dan menurunnya tingkat kepuasan keluarga pasien dalam menerima pelayanan di IGD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara triase dan kondisi overcrowded dengan kepuasan keluarga pasien di IGD. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pelnellitian ini dilakulkan di rulang IGD pada tanggal 25 Julni - 06 Julli 2024. Populasi popullasi yang diambil adalah kellularga pasieln yang melnelmani pasieln belrobat di rulang IGD selbanyak 2.241 orang. Cara menentukan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin didapatkan 107 Responden. Tehnik sampling penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner terdiri dari karaktelristik relspondeln (umur, jenis kelamin), NElDOCS (National Elmelrgelncy Delpartmelnt Ovelrcrowding Scalel), kelpulasan kellularga pasieln dan lelmbar obselrvasi triase. Analisis penelitian berdasarkan analisa univariat dan analisa bivariat uji statistik chi square. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara triase (p-value=0,000) dan kondisi overcrowded (p-value=0,016) dengan kepuasan keluarga pasien di IGD RSUD Depati Bahrin Sungailiat Tahun 2024. Diharapkan bagi institulsi kelselhatan ulntulk dapat melmpelrhatikan telntang melmaksimalkan lagi prioritas pelnanganan pasieln pada saat triasel selrta pelnelmpatan triasel selsulai delngan warna telmpat triasel selrta melmpelrhatikan dan melnangani masalah kondisi ovelrcrowdeld yang selring telrjadi di IGD.
Factors Affecting the Success of Exclusive Breastfeeding among Working Mothers Melan Saputra; Agustin Agustin; Rizky Meilando
Genius Journal Vol. 7 No. 2 (2026): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v7i2.898

Abstract

Introduction: The target of national exclusive breastfeeding coverage is 80%. For three consecutive years, the Payung Village Health Center has an exclusive breastfeeding coverage rate of 48.19% in 2022, 56.31% in 2023 and 62% in 2024. Exclusive breastfeeding provides many benefits for the mother    and baby if it isstimulated, but it also provides a negative impact if exclusive breastfeeding is not stimulated  in the baby. ObjectiveThe purpose of this study is to find out the factors that affect the success of Exclusive Breastfeeding in the Working Area of the Payung Village Health Center in 2025.  Method: This study uses a Cross Sectional design. The population is working mothers who have 114 babies aged 6-24 months with a sample of 60 people. The sampling technique uses probability sampling with a simple random sampling type. The data analysis uses the chi square test. Result: The results of the study on working mothers who gave exclusive breastfeeding showed (68.9%) with good knowledge, (82.4%) good husband support, (78.1%) good work support. The results of the statistical test found that there was a meaningful relationship between knowledge (ρ0.001), education (ρ0.014), (husband support (ρ0.001), workplace support (ρ0.002) and the success of exclusive breastfeeding. Conclusion: There was a meaningful relationship between the variables of knowledge, education, husband support and workplace support with the success of exclusive breastfeeding. It is hoped that Health Institutions will be used as input and intervention materials in increasing the coverage of exclusive breastfeeding.
Factors Related to Rehospitalization in Patients with Congestive Heart Failure Selvi Lestari; Hendra Kusumajaya; Rizky Meilando
Genius Journal Vol. 8 No. 1 (2027): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v8i1.1101

Abstract

Introduction:  Congestive Heart Failure (CHF) is a complex clinical syndrome characterized by a decline in functional capacity, often resulting in recurrent rehospitalization. The rehospitalization rate has been steadily increasing at Bakti Timah Hospital Pangkalpinang. Factors such as hypertension, non-adherence to dietary recommendations, and low quality of life contribute to rehospitalization among CHF patients. Objective: This study aimed to identify factors associated with rehospitalization among CHF patients at Bakti Timah Hospital Pangkalpinang in 2025. Method : This research employed a quantitative approach with a cross-sectional survey design. The population consisted of all CHF patients undergoing treatment at the hospital, with a total of 59 respondents selected using purposive sampling. Result: The results revealed significant associations between a history of hypertension (p=0.01; POR=7.031; 95% CI: 2.222–22.254), dietary adherence (p=0.003; POR=6.000; 95% CI: 1.935–18.603), and quality of life (p=0.017; POR=4.267; 95% CI: 1.420–12.824) with rehospitalization events Conclusion:  In conclusion, a history of hypertension, dietary adherence, and quality of life are important factors influencing rehospitalization among CHF patients. Enhancing patient and family understanding of hypertension management, implementing appropriate dietary practices, and improving quality of life are expected to help reduce the rehospitalization rate