Budiyono Budiyono
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Kewirausahaan di SMK PGRI 1 Mejobo Kudus Erika Rahayu; Budiyono Budiyono; Kustiono Kustiono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data tingkat pengangguran terbuka menurut tingkat pendidikan dari Badan Pusat Statistika menunjukkan bahwa jumlah pengangguran pada lulusan SMK masih sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penanaman mental berwirausaha dan tingkat kemandirian dalam membuka lapangan pekerjaan masih kurang serta ketercapaian tujuan pendidikan kewirausahaan masih belum mencapai hasil yang maksimal. Oleh karena itu perlu dilaksanakannya evaluasi pada kurikulum yang diterapkan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengevaluasi tingkat pencapaian dan kesesuaian antara program yang telah direncanakan dengan pelaksanaan dan hasil yang dicapai pada pelaksanaan kurikulum pendidikan kewirausahaan menggunakan evaluasi model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan menggunakan pendekatan Mix Method (kombinasi). Berdasarkan pada analisis hasil penelitian pada aspek konteks menunjukan visi, misi dan tujuan sekolah sudah sesuai dengan Tujuan Pendidikan Nasional, serta disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Aspek input menunujukan peserta didik, pendidik dan sarana prasarana sebagai komponen pendukung termasuk dalam kategori sangat baik. Aspek proses menunjukan dalam penyusunan dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan Proses Pelaksanaan Pembelajaran sudah sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku dan berjalan dengan sangat baik. Aspek produk menunjukan ketercapaian nilai-nilai kewirausahaan dan minat berwirausaha siswa kelas XI dan XII jurusan Tata Kecantikan Kulit dan Rambut termasuk dalam kategori baik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang pelaksanaan kurikulum pendidikan kewirausahaan sehingga sekolah dapat melakukan peningkatan kualitas dalam pembelajaran, penyediaan sarana dan prasarana, serta meningkatkan profesionalisme sumber daya pendukung.
Assessing Inclusive Education in Elementary Schools: Insight from the Merdeka Curriculum Kusuma Wijayanti; Liftiah Liftiah; Budiyono Budiyono
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6417

Abstract

The implementation of inclusive education in Indonesian elementary schools, as mandated by Ministry of Education Regulation No. 48 of 2023, presents several critical challenges. This study aims to evaluate how inclusive education is being implemented within the Merdeka Curriculum, focusing on the effectiveness of accommodation services provided to students with special needs. A mixed-methods design was employed, utilizing the Context, Input, Process, and Product (CIPP) evaluation model. The research involved 43 inclusive elementary schools, with participants including 45 teachers, 24 principals, and a Disability Services Unit coordinator. Data collection methods included observations, documentation, in-depth interviews, questionnaires, and focus group discussions (FGDs). Findings reveal that the input aspect is the most suboptimal area of implementation. Only 7% of schools had teachers trained in inclusive education, 9% had accessible infrastructure, 9% employed Special Mentor Teachers, 19% received special funding allocations, 37% had modified teaching materials, and 58% implemented an adaptive curriculum. In contrast, the process component showed strong implementation, evidenced by the successful practice of differentiated learning and a supportive peer environment. The context and product dimensions were also considered satisfactory, particularly with noted improvements in the social-emotional development of students with special needs. The study highlights the urgent need for systemic improvements in the foundational resources required for inclusive education under the Merdeka Curriculum, particularly in training, infrastructure, and funding. Enhancing these inputs is essential to ensuring the long-term success and equity of inclusive educational practices.