Heri Yusuf Muslihin
Universitas Pendidikan Indonesia, Tasikmalaya, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pembelajaran Berbasis Lingkungan dalam Perspektif Ekopedagogik di Sekolah Dasar sebagai Landasan Agroedukasi Dedi Budiana; Karlimah; Heri Yusuf Muslihin
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8208

Abstract

Pembelajaran berbasis lingkungan menjadi salah satu pendekatan penting dalam membangun kesadaran ekologis siswa sekolah dasar sebagai landasan pengembangan agroedukasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran berbasis lingkungan dalam perspektif ekopedagogik di sekolah dasar. Penelitian dilaksanakan di SDN 8 Panjalu dan SDN 1 Imbanagara Raya Kabupaten Ciamis dengan subjek kepala sekolah, guru, dan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan telah diterapkan melalui pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, kegiatan praktik langsung seperti menanam dan merawat tanaman, serta penanaman nilai kepedulian lingkungan dalam proses pembelajaran. Dukungan program sekolah berbasis lingkungan turut memperkuat implementasi tersebut. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis lingkungan dalam perspektif ekopedagogik dapat menjadi landasan yang efektif dalam pengembangan agroedukasi di sekolah dasar.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Ekopedagogi dalam Pemanfaatan Sampah di SDN 5 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya Sri Mulyani; Heri Yusuf Muslihin; Erwin Rahayu Saputra
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8210

Abstract

Rendahnya kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar masih menjadi permasalahan yang terlihat dari kebiasaan membuang sampah sembarangan serta belum optimalnya pemanfaatan sampah di lingkungan sekolah. Tujuan kajian ini adalah mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis ekopedagogi dalam pemanfaatan sampah, keterlibatan siswa, serta dampaknya terhadap kepedulian lingkungan siswa di SDN 5 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra eksperimen melalui satu kelompok dengan tes awal dan tes akhir. Subjek berupa siswa sekolah dasar yang mengikuti kegiatan pembelajaran berbasis lingkungan, dengan instrumen angket kepedulian lingkungan dan lembar observasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kepedulian lingkungan siswa setelah penerapan pembelajaran berbasis ekopedagogi, yang ditandai oleh perubahan sikap dan perilaku dalam menjaga kebersihan serta memanfaatkan sampah. Dengan demikian, pembelajaran berbasis ekopedagogi dalam pemanfaatan sampah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepedulian lingkungan siswa.
Kriteria Anak Berkebutuhan Khusus yang dapat Diterima di Sekolah Dasar: Tinjauan Sistematis sebagai Dasar Pemetaan Penerimaan Murid Baru Nita Puspitawaty; Heri Yusuf Muslihin; Ghullam Hamdu
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8215

Abstract

Kriteria Anak Berkebutuhan Khusus yang Dapat Diterima di Sekolah Dasar: Tinjauan Sistematis sebagai Dasar Pemetaan Penerimaan Murid Baru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya standar yang jelas dan terstruktur dalam menentukan kriteria penerimaan anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar inklusif, sehingga proses penerimaan cenderung subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kriteria anak berkebutuhan khusus yang dapat diterima di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan menganalisis 20 artikel ilmiah terbitan tahun 2020–2025 yang diperoleh dari berbagai basis data. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria penerimaan bersifat multidimensional yang meliputi kemampuan kognitif dasar, komunikasi, interaksi sosial, kemandirian, dan regulasi perilaku. Selain itu, berbagai jenis anak berkebutuhan khusus seperti hambatan intelektual ringan, autisme, gangguan perhatian, hambatan belajar spesifik, serta hambatan fisik dan sensori dapat diterima dengan mempertimbangkan kemampuan fungsional dan kesiapan sekolah. Kesimpulannya, penerimaan anak berkebutuhan khusus harus berbasis indikator objektif, fleksibel, dan mempertimbangkan kesesuaian antara kebutuhan anak dan layanan sekolah.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Model Pengelolaan Ekstrakurikuler Pramuka untuk Menumbuhkan Percaya Diri Siswa Sekolah Dasar Inda Dzil Mustaqim; Heri Yusuf Muslihin; Erwin Rahayu Saputra
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8216

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa secara menyeluruh, termasuk percaya diri yang berkaitan dengan keberanian, kemampuan berkomunikasi, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Namun, pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di sekolah dasar belum sepenuhnya optimal dalam mendukung pengembangan karakter tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan model pengelolaan ekstrakurikuler pramuka dalam menumbuhkan percaya diri siswa sekolah dasar di Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, pembina pramuka, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pramuka telah dilaksanakan secara rutin, namun belum berbasis analisis kebutuhan siswa, pelaksanaan masih berfokus pada keterampilan teknis, partisipasi siswa belum merata, serta evaluasi masih bersifat administratif. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model pengelolaan yang mencakup perencanaan berbasis kebutuhan, pelaksanaan yang mendukung pengembangan percaya diri, peningkatan kompetensi pembina, pemerataan partisipasi, serta evaluasi yang terstruktur.