Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Nilai Tambah Kedelai Menjadi Tempe dan Keripik Tempe Studi Kasus UMKM Rumah Teduh Penajam Paser Utara Rita Mariati; Retno Tri Cahyani; Mariyah Mariyah
Baselang Vol 6, No 1: APRIL 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v6i1.307

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan usaha produktif untuk menggunakan hasil pertanian sebagai bahan baku produksi, seperti hasil pertanian kedelai. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis biaya produksi, penerimaan dan pendapatan serta nilai tambah yang diperoleh dari UMKM Rumah. Hasil penelitian menunjukkan biaya produksi yang dikeluarkan pada pembuatan tempe aci sebesar Rp4.753.930,56 dan biaya produksi pada tempe original sebesar Rp3.614.930,56. Biaya produksi pembuatan keripik tempe aci sebesar Rp11.247.980,62 dan biaya produksi pembuatan keripik tempe original sebesar Rp9.538.592,00. Penerimaan sebesar Rp20.805.000,00 dengan pendapatan sebesar Rp9.557.019,38 pada keripik tempe aci dan penerimaan sebesar Rp15.660.000,00 dengan pendapatan sebesar Rp6.121.408,00pada keripik tempe original. Nilai tambah yang dihasilkan pada tempe aci sebesar Rp4.692,31/kg dengan rasio nilai tambah sebesar 19,25% dan nilai tambah pada tempe original sebesar Rp34.427,91/kg dengan rasio nilai tambah 31,12%. Adapun nilai tambah pada keripik tempe aci sebesar Rp61.338,79 /kg dengan rasio nilai tambah 61,34%. Nilai tambah pada keripik tempe original sebesar Rp68.911,41/kg dengan rasio nilai tambah sebesar 57,43%.
Identifikasi Permasalahan dan Solusi Usaha Rumah Cokelat Lung Anai untuk Peningkatan Pendapatan Mariyah Mariyah; Mursidah Mursidah; Lalu Danu Prima Arzani; Agung Enggal Nugroho; Sella Sella; Nailla Nursalsa Fadila
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1503

Abstract

Usaha Rumah Cokelat Lung Anai merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berbasis pengolahan kakao lokal yang memiliki potensi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kakao serta mendukung perekonomian masyarakat Dayak Kenyah di Desa Lung Anai. Namun, dalam pengembangannya masih terdapat berbagai kendala yang mempengaruhi produktivitas dan pendapatan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi Rumah Cokelat Lung Anai serta merumuskan solusi yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, diskusi dengan pengelola, serta analisis terhadap aspek yang menjadi masalah. Hasil identifikasi menunjukkan permasalahan utama pada aspek produksi, aspek manajemen usaha, dan aspek pemasaran. Solusi yang ditawarkan adalah peningkatan kapasitas produksi dan pengembangan inovasi produk olahan kakao, pendampingan berupa penguatan strategi pemasaran digital melalui media sosial, peningkatan kualitas kemasan produk, serta penguatan kapasitas manajemen usaha. Implementasi solusi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai jual produk, dan memperkuat daya saing usaha. Rumah Cokelat Lung Anai diharapkan dapat meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal.