Frani Mariana
Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Terapi Rendam Kaki dengan Air Hangat dan Serai Terhadap Tekanan Darah Ibu Hamil Hipertensi Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kintap Rina; Elvine Ivana Kabuhung; Frani Mariana
Health Research Journal of Indonesia Vol 1 No 6 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v1i6.244

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi dalam kehamilan adalah hipertensi yang terjadi saat kehamilan berlangsung dan biasanya pada bulan terakhir kehamilan atau lebih setelah 20 minggu usia kehamilan, tekanan darah mencapai 140/90 mmHg. Penanganan tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat dilakukan dengan secara nonfarmakologi yaitu terapi rendam kaki dengan air hangat dan serai. Tujuan: Mengetahui efektivitas terapi rendam kaki dengan air hangat dan serai terhadap tekanan darah ibu hamil yang mengalami hipertensi di wilayah kerja UPT. Puskesmas Kintap. Metode: Penelitian ini menggunakan quasy exsperimental dengan pendekatan pretest-posttest equivalent control group design. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 34 responden yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 17 responden kelompok intervensi dan 17 responden kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa karakteristik responden dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji mann whitney test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Terdapat efektivitas terapi rendam kaki dengan air hangat dan serai terhadap tekanan darah ibu hamil yang mengalami hipertensi di wilayah kerja UPT. Puskesmas Kintap (p value 0,026). Kesimpulan: Terapi rendam kaki hangat dan serai lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil yang mengalami hipertensi daripada terapi rendam kaki dengan air hangat saja.
Faktor Usia, Paritas dan Infeksi Saluran Kemih pada Kejadian Partus Prematurus Imminens Nida Herni; Istiqamah; Frani Mariana; Sismeri Dona
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1014

Abstract

Pendahuluan: Partus Prematurus Imminens (PPI) adalah suatu ancaman pada kehamilan dimana timbulnya tanda persalinan pada usia kehamilan yang belum aterm dan berat badan lahir bayi kurang dari 2500 gram. Di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan terjadi peningkatan kasus PPI dari tahun 2019 sampai dengan 2021, yaitu dari 8% menjadi 13,3%. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk engetahui faktor penyebab kejadian PPI di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan tahun 2022. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling yang berjumlah 93 ibu hamil. Hasil: Dari 93 ibu hamil yang mengalami PPI didapatkan bahwa usia terbanyak terjadi pada 20-35 tahun dengan jumlah 59 orang (63,4%), paritas terbanyak terjadi pada nulipara yaitu 37 orang (39,8%) dan kasus terbanyak terjadi pada ibu hamil yang tidak mengalami infeksi saluran kemih berjumlah 54 orang (58,1%). Hasil uji analisis untuk hubungan faktor usia (ρ value = 0,028), paritas (ρ value = 0,0211) dan ISK (ρ value = 0,001). Simpulan: Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor usia, paritas dan Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan kejadian Partus Prematurus Imminens (PPI) di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan pada tahun 2022.