Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH TEKNIK MASSAGE COUNTER PRESSURE UNTUK MENGURANGI RASA NYERI PERSALINAN PADA INPARTU KALA I FASE AKTIF DI PUSKESMAS CAMPAGALOE KABUPATEN BANTAENG Reskiawati Azis; Yudiarsi Eppang; Delfiani B.P; Nur Aliya Arsyad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18005

Abstract

Teknik message counter pressure diharapkan mampu mengurangi rasa nyeri ibu bersalin pada fase aktif dan ibu bersalin yang sulit beradaptasi dengan rasa nyeri persalinan dapat menyebabkan tidak terkoordinasinya kontraksi uterus yang dapat mengakibatkan perpanjangan kala I persalinan dan kesejahteraan janin terganggu. Tujuan Penelitian ntuk mengetahui pengaruh tehknik massage counter pressure untuk mengurangi rasa nyeri persalinan pada inpartu kala I fase aktif di Puskesmas Campagaloe Kabupaten Bantaeng. Jenis penelitian ini adalah pendekatan One Group Pretest Posttest Design yang bersifat kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua semua inpartu yang berada di ruang bersalin Puskesmas Campagaloe Kabupaten Bantaeng sebanyak 24 orang. Sampel dalam penelitian ini semua ibu inpartu yang berada di ruang bersalin Puskesmas Campagaloe. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara Acchidental Sampling. Instrumen penelitian digunakan adalah dengan menggunakan lembar observasi dimana untuk mengukur nyeri persalinan kala I dengan menggunakan skala nyeri numerik dengan 3 kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 24 orang yang dijadikan sebagai sampel, sebelum dilakukan teknik massage counter pressure yang mengalami nyeri ringan sebanyak 6 orang (25,0%), nyeri sedang sebanyak 11 orang (45,8%) dan nyeri berat sebanyak 7 orang (29,2%), sesudah dilakukan teknik massage counter pressure yang mengalami nyeri ringan sebanyak 14 orang (58,3%), nyeri sedang sebanyak 7 orang (29,2%) dan nyeri berat sebanyak 3 orang (12,5%). Ada pengaruh teknik massage counter pressure untuk mengurangi rasa nyeri persalinan pada inpartu kala I fase aktif  Diharapkan kepada ibu agar dalam melakukan counter pressure untuk mengurangi rasa nyeri persalinan pada inpartu kala I fase aktif
Efektivitas suplementasi kapsul daun kelor dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada mahasiswi Suhartini; Rusli Taher; Muliyana; Delfiani B.P; Reskiawati Azis; Ani; Abdul Thalib
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 6 (2025): August Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i6.1200

Abstract

Background: Anemia remains a prevalent public health issue, particularly among adolescent girls, due to increased iron needs and menstrual blood loss. Conventional iron supplements are often associated with side effects and low compliance. Moringa oleifera, known for its high content of iron, vitamin A, vitamin C, and protein, offers a promising natural alternative to improve hemoglobin levels. Purpose: This study aimed to investigate the impact of Moringa leaf capsule supplementation on hemoglobin levels in anemic female students at STIKES Graha Edukasi Makassar. Method: A quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach was employed. Thirty female students diagnosed with anemia were selected using purposive sampling. Each participant was given Moringa leaf capsules (2 × 500 mg) daily for 14 consecutive days. Hemoglobin levels were measured before and after the intervention using a digital hemoglobinometer. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Results: Prior to the intervention, all participants were classified as anemic, with most in the moderate category. Following the 14-day supplementation, 90% of the students reached normal hemoglobin levels, while 10% remained in the mild anemia category. Statistical analysis revealed a significant difference in hemoglobin levels before and after the intervention (p < 0.0001), indicating that Moringa supplementation was effective. Conclusion: Supplementing with Moringa leaf capsules significantly improved hemoglobin levels in anemic female students. The synergy of iron, vitamins, and protein in Moringa supports hemoglobin synthesis and enhances iron absorption. Suggestions: Health professionals are encouraged to promote Moringa as a natural supplement for anemia prevention and treatment. Educational institutions should consider integrating local herbal-based nutrition programs. Further research with larger samples and extended durations is recommended to validate these findings.
Analysis of factors associated with the incidence of postpartum hemorrhage Delfiani B.P; Muliyana; Yudiarsi Eppang; Suci Aulia Triastin
Indonesian Journal of Nursing and Health Care Vol. 1 No. 2: August (2024)
Publisher : Ammar Dharma Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64914/3wb3k127

Abstract

Background: One of the leading causes of maternal mortality in Indonesia in 2022 was postpartum hemorrhage, accounting for 741 cases. In addition to causing death, postpartum hemorrhage can lead to complications that affect the health of both the mother and baby in subsequent pregnancies and deliveries. Postpartum hemorrhage is a national-level issue and can be caused by several risk factors such as age, parity, and anemia.Objective: To analyze the factors associated with the incidence of postpartum hemorrhage.Research Method: This study employed a retrospective analytical method with a Case-Control Study approach, involving 71 postpartum mothers who experienced hemorrhage as cases and 71 postpartum mothers who did not experience hemorrhage as controls at RSUD Lamaddukkelleng Wajo from January 1 to December 31, 2023. Samples were selected using simple random sampling based on inclusion and exclusion criteria.Results: The Chi-Square statistical test results showed p-values for age (0.002 < 0.05), parity (0.001 < 0.05), and anemia (0.002 < 0.05). These results indicate a significant relationship between age, parity, and anemia with the incidence of postpartum hemorrhage.Conclusion: To reduce the Maternal Mortality Rate (MMR) due to postpartum hemorrhage, it is crucial for healthcare providers to improve the quality of care, especially for expectant mothers. By adopting a more comprehensive and preventive approach, we can identify and address risk factors early on, thereby reducing the incidence of postpartum hemorrhage and ensuring maternal safety. This effort will not only enhance overall maternal health but also strengthen the healthcare system's ability to effectively manage critical cases.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN KELOMPOK PENGGARAMAN IKAN DALAM MENINGKATKAN GIZI ANAK MELALUI INTEGRASI PANGAN FUNGSIONAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL Suhartini Suhartini; Delfian B. P.; Rudianto Rudianto; Risma Haris; Mulya Dwi Putra M.; Aldila Laraswati Saleh
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38238

Abstract

Abstrak: Permasalahan gizi anak di wilayah pesisir Kabupaten Barru ditandai oleh meningkatnya prevalensi stunting, rendahnya pemanfaatan pangan lokal bergizi, keterbatasan inovasi UMKM pengolahan ikan, serta rendahnya literasi gizi dan hukum keluarga pesisir. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu dan UMKM penggaraman ikan melalui pengembangan pangan fungsional berbasis ikan dan kelor, penguatan literasi gizi dan hukum, serta integrasi produk lokal sebagai dukungan intervensi gizi anak. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, workshop, praktikum, penerapan teknologi tepat guna, dan pendampingan berkelanjutan. Mitra kegiatan terdiri atas 15 anggota UMKM penggaraman ikan dan 15 kader Posyandu. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang terdiri dari 10 soal pilihan ganda, observasi partisipatif, serta monitoring berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan hard skill pengolahan pangan fungsional dari 40% menjadi 80% (naik 40%), kemampuan re-branding dan pengemasan higienis dari 10% menjadi 100%, serta peningkatan literasi hukum UMKM dari 10% menjadi 100%. Soft skill kader Posyandu dalam edukasi gizi meningkat dari 30% menjadi 100%. Penerapan teknologi pengering dan kemasan vakum meningkatkan kualitas produk dan nilai ekonomis UMKM secara signifikan.Abstract: Child nutrition problems in coastal areas of Barru Regency are characterized by increasing stunting prevalence, low utilization of nutritious local food resources, limited innovation among fish-processing MSMEs, and inadequate nutrition and legal literacy within coastal families. This community service program aimed to strengthen the capacity of Posyandu cadres and fish-salting MSMEs through the development of functional foods based on fish and moringa, improvement of nutrition and legal literacy, and integration of local products to support child nutrition interventions. The methods included socialization, counseling sessions, workshops, hands-on practicums, appropriate technology application, and continuous mentoring. The program involved 15 members of fish-salting MSMEs and 15 active Posyandu cadres. Evaluation was conducted using pre- and post-tests, consisting of 10 multiple choice questions, participatory observation, and ongoing monitoring. The results demonstrated a significant improvement in hard skills related to functional food processing, increasing from 40% to 80% (a 40% increase), while re-branding, hygienic packaging, and legal literacy competencies improved from 10% to 100%. Soft skills of Posyandu cadres in nutrition education increased from 30% to 100%. The application of drying and vacuum-packaging technology enhanced product quality and increased the economic value of MSME products. 
Pengaruh Faktor Sosial Budaya Terhadap Keputusan Ibu Untuk Bersalin Dibantu Dukun Di Puskesmas Suntamon Dekai Yahukimo Delfiani B.P; Astri Yuliandini; Muliyana Muliyana; Suhartini Suhartini
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i2.1764

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih cukup tinggi, salah satunya dipengaruhi oleh keputusan ibu yang lebih memilih bersalin dengan bantuan dukun dibandingkan tenaga kesehatan. Hal ini berkaitan erat dengan faktor sosial budaya yang masih kuat, khususnya di wilayah terpencil seperti Puskesmas Suntamon.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor sosial budaya terhadap keputusan ibu untuk bersalin dibantu dukun di wilayah kerja Puskesmas Suntamon Dekai, Kabupaten Yahukimo. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 45 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 responden dengan faktor sosial budaya tinggi, sebanyak 19 responden (76,0%) memilih bersalin dengan bantuan dukun, sedangkan hanya 6 responden (24,0%) yang tidak. Sebaliknya, dari 20 responden dengan faktor sosial budaya rendah, hanya 1 responden (5,0%) yang bersalin dengan dukun, sementara 19 responden (95,0%) tidak. Uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan antara faktor sosial budaya dengan keputusan ibu untuk bersalin dibantu dukun.Kesimpulan penelitian ini adalah faktor sosial budaya memiliki pengaruh yang kuat dalam menentukan keputusan ibu memilih penolong persalinan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi, pendekatan berbasis budaya, serta membangun kerja sama dengan tokoh masyarakat dan dukun tradisional agar dapat menekan angka persalinan non-medis dan meningkatkan keselamatan ibu serta bayi.
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Depo Medroxyprogesterone Acetat Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Astri Yuliandini; Delfiani B.P; Suhartini Suhartini; Muliyana Muliyana
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i2.1765

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Indonesia masih tergolong tinggi, sehingga pemerintah terus mendorong penggunaan alat kontrasepsi melalui program Keluarga Berencana (KB). Salah satu metode yang banyak digunakan adalah kontrasepsi suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA). Meskipun efektif dalam mencegah kehamilan, kontrasepsi ini sering menimbulkan gangguan siklus menstruasi, seperti perdarahan tidak teratur, spotting, atau amenorea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan gangguan siklus menstruasi pada akseptor di Klinik Sutra Lindangan Kecamatan Tompasobaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 40 orang dan sampel sebanyak 36 responden yang diambil dengan accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner berisi tiga pertanyaan yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (86,1%) menggunakan kontrasepsi suntik tiga bulan dan mengalami gangguan siklus menstruasi. Nilai p = 0,000 (p < 0,05) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan gangguan siklus menstruasi.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Tonrorita Kabupaten Gowa Suhartini Suhartini; Delfiani B.P; Astri Yuliandini; Reskiawati Asiz; Besse Aismaria
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1768

Abstract

Kurang energi kronis (KEK) merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kurangnya asupan makanan dalam waktu kronis atau jangka waktu yang cukup lama. Terlepas dari hal tersebut, faktor risiko terjadinya KEK pada kehamilan berhubungan dengan pengetahuan, perilaku, sikap, status pekerjaan, pendapatan dan usia kehamilan. Tujuan Penelitian Ini adalah mengetahui pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kejadian kekurangan energi kronik Di Puskesmas Tonrorita Kabupaten Gowa tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah ibu hamil di Wilayah kekrja Puskesmas Tonrorita dengan teknik pengambilan sampel Total sampling sebanyak 30 orang. Variabel penelitian yaitu pengetahuan, sikap ibu hamil, serta kejadian kekurangan energy kronik dengan teknik pengumpulan data primer menggunakan kuesioner dan adata sekunder rekam medic/buku KIA. Analisa data menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian ini adalah dari hasil uji chi-square pengetahuan diperoleh nilai sig-p = 0,000< 0,05 dan untuk sikap ibu hamil diperoleh nilai sig-p = 0,020< 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kejadian kekurangan energy kronik Di Puskesmas Tonrorita Kabupaten Gowa tahun 2023. Saran dalam penelitian ini Responden diharapkan meningkatkan pola hidup sehat