Suhartini Suhartini
STIKES Graha Edukasi Makassar

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Faktor Sosial Budaya Terhadap Keputusan Ibu Untuk Bersalin Dibantu Dukun Di Puskesmas Suntamon Dekai Yahukimo Delfiani B.P; Astri Yuliandini; Muliyana Muliyana; Suhartini Suhartini
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i2.1764

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih cukup tinggi, salah satunya dipengaruhi oleh keputusan ibu yang lebih memilih bersalin dengan bantuan dukun dibandingkan tenaga kesehatan. Hal ini berkaitan erat dengan faktor sosial budaya yang masih kuat, khususnya di wilayah terpencil seperti Puskesmas Suntamon.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor sosial budaya terhadap keputusan ibu untuk bersalin dibantu dukun di wilayah kerja Puskesmas Suntamon Dekai, Kabupaten Yahukimo. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 45 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 responden dengan faktor sosial budaya tinggi, sebanyak 19 responden (76,0%) memilih bersalin dengan bantuan dukun, sedangkan hanya 6 responden (24,0%) yang tidak. Sebaliknya, dari 20 responden dengan faktor sosial budaya rendah, hanya 1 responden (5,0%) yang bersalin dengan dukun, sementara 19 responden (95,0%) tidak. Uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan antara faktor sosial budaya dengan keputusan ibu untuk bersalin dibantu dukun.Kesimpulan penelitian ini adalah faktor sosial budaya memiliki pengaruh yang kuat dalam menentukan keputusan ibu memilih penolong persalinan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi, pendekatan berbasis budaya, serta membangun kerja sama dengan tokoh masyarakat dan dukun tradisional agar dapat menekan angka persalinan non-medis dan meningkatkan keselamatan ibu serta bayi.
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Depo Medroxyprogesterone Acetat Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Astri Yuliandini; Delfiani B.P; Suhartini Suhartini; Muliyana Muliyana
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i2.1765

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Indonesia masih tergolong tinggi, sehingga pemerintah terus mendorong penggunaan alat kontrasepsi melalui program Keluarga Berencana (KB). Salah satu metode yang banyak digunakan adalah kontrasepsi suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA). Meskipun efektif dalam mencegah kehamilan, kontrasepsi ini sering menimbulkan gangguan siklus menstruasi, seperti perdarahan tidak teratur, spotting, atau amenorea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan gangguan siklus menstruasi pada akseptor di Klinik Sutra Lindangan Kecamatan Tompasobaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 40 orang dan sampel sebanyak 36 responden yang diambil dengan accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner berisi tiga pertanyaan yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (86,1%) menggunakan kontrasepsi suntik tiga bulan dan mengalami gangguan siklus menstruasi. Nilai p = 0,000 (p < 0,05) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan gangguan siklus menstruasi.
Hubungan Dukungan Suami Dan Bidan Dengan Kelancaran Proses Persalinan Kala I Fase Aktif Di Puskesmas Ulugalung Reskiawati Azis Azis; Besse Aismaria; Muliyana Muliyana; Suhartini Suhartini
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1767

Abstract

Pendampingan suami sangat bermanfaat dalam pengendalian seseorang terhadap tingkat kecemasan. Dukungan yang terus menerus dari suami kepada ibu selama proses persalinan dan melahirkan dapat mempermudah proses persalinan dan melahirkan. Dukungan tersebut berupa memberikan rasa nyaman, semangat, meningkatkan rasa percaya diri ibu, serta mengurangi kebutuhan tindakan medis. Dukungan yang didapatkan dari suami berkaitan dengan pembentukan keseimbangan mental dan kepuasan psikologis. Penelitian dilaksanakan bulan November 2022. Jenis penelitian ini adalah metode Cross Sectional Study. Sampel dalam penelitian adalah sebagian ibu bersalin yang di damping oleh suami yang berada di Puskesmas Ulugalung Kabupaten Bantaeng sebanyak 30 orang menggunakan tehnik Total Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dukungan suami dengan kelancaran proses persalinan kala I fase aktif dengan nilai p=0,004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dukungan suami dengan kelancaran proses persalinan kala I fase aktif dengan nilai p=0,002. Disarankan kepada Puskesmas dapat membuat kebijakan tersendiri mengenai pendampingan suami terhadap ibu yang bersalin, atau memberikan pendidikan kesehatan pada suami sebelum ibu melakukan persalinan dengan menyebar leaflet
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Tonrorita Kabupaten Gowa Suhartini Suhartini; Delfiani B.P; Astri Yuliandini; Reskiawati Asiz; Besse Aismaria
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1768

Abstract

Kurang energi kronis (KEK) merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kurangnya asupan makanan dalam waktu kronis atau jangka waktu yang cukup lama. Terlepas dari hal tersebut, faktor risiko terjadinya KEK pada kehamilan berhubungan dengan pengetahuan, perilaku, sikap, status pekerjaan, pendapatan dan usia kehamilan. Tujuan Penelitian Ini adalah mengetahui pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kejadian kekurangan energi kronik Di Puskesmas Tonrorita Kabupaten Gowa tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah ibu hamil di Wilayah kekrja Puskesmas Tonrorita dengan teknik pengambilan sampel Total sampling sebanyak 30 orang. Variabel penelitian yaitu pengetahuan, sikap ibu hamil, serta kejadian kekurangan energy kronik dengan teknik pengumpulan data primer menggunakan kuesioner dan adata sekunder rekam medic/buku KIA. Analisa data menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian ini adalah dari hasil uji chi-square pengetahuan diperoleh nilai sig-p = 0,000< 0,05 dan untuk sikap ibu hamil diperoleh nilai sig-p = 0,020< 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kejadian kekurangan energy kronik Di Puskesmas Tonrorita Kabupaten Gowa tahun 2023. Saran dalam penelitian ini Responden diharapkan meningkatkan pola hidup sehat
Hubungan Tingkat Pendapatan Keluarga dan Minat Ibu Dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Bayi 0-6 Bulan Nurasni Vitasari; Besse Aismaria AM; Suhartini Suhartini
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1769

Abstract

In developing countries, more than 10 million babies die annually, two-thirds of these deaths related to preventable nutritional problems. The purpose of this study was to determine the relationship between family income level and maternal interest in exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months in the work area of Dekai Regional Hospital, Yahukimo Regency.This study used a cross-sectional approach, with a sample size of 36 breastfeeding mothers. The sampling technique used was purposive sampling.The Chi-Square test yielded a value of ?? = 0.014 < ? = 0.05, thus the alternative hypothesis (Ha) was accepted, indicating a relationship between exclusive breastfeeding and family income. The correlation test with Chi Square obtained a value of ?? = 0.0096 <? = 0.05, so the alternative hypothesis (Ha) is accepted, meaning there is a relationship between exclusive breastfeeding and maternal interest in the work area of Dekai Regional General Hospital, Yahukimo Regency in 2025.There is a relationship between family income level and maternal interest in providing exclusive breastfeeding to infants aged 0-6 months.