Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Penggunaan Literasi Digital Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Di SMK Pawiyatan Surabaya Bachtiar Hariyadi; Yuli Astutik; Chusnul Chotimah; Fatimatuzzahro Fatimatuzzahro
Jurnal Keislaman Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v6i2.3913

Abstract

This study examines the use of digital literacy to increase the learning outcomes of PAI students at SMK Pawiyatan Surabaya. This study uses quantitative research with a correlational descriptive approach. Data collection using a questionnaire was carried out in a self-administered questionnaire, namely, the respondents answered the questionnaire themselves that had been made by the researcher. The sample used was 177 students as respondents. Hypothesis testing was carried out using the Partial Least Square (PLS) based Structural Equation Model (SEM) approach using the Smart PLS application version 3.0. The results showed that the ability to access digital tools (XI), the ability to search for information with digital devices (X2), and the ability to evaluate information from the Internet (X3) both partially and simultaneously had a significant positive effect on PAI learning outcomes (Y). Digital literacy skills are very important in learning, especially in finding PAI information with digital tools. The more professional students are in search for this information, their insights and knowledge references will increase so that student learning outcomes for PAI will also increase.
INOVASI PEMBELAJARAN AL-QUR'AN HADIST DENGAN METODE SCRAMBLE DI MI PLUS CAHAYA KAMILAH SIDOARJO Mufaizah; Yuli Astutik; Siti Kholidatur Rodiyah
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i1.3926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode scramble, menganalisis hasil penerapan metode scramble, menganalisis faktor – faktor penghambat dan solusinya dalam menerapkan metode scramble pada pembelajaran Al-Qur’an Hadits. Penelitian ini termasuk kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan metode Scramble sudah diterapkan, dengan mengikuti lima tahapan pembelajaran, yakni mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Faktor penghambat pada metode pembelajaran scramble, sebagai berikut: Pembelajaran ini terkadang sulit dalam merencanakannya, oleh karena terbentur dengan kebiasaan peserta didik dalam belajar. Terkadang dalam mengimplementasi-kannya, memerlukan waktu yang panjang sehingga guru sulit menyesuaikannya dengan waktu yang telah ditentukan. Metode permainan seperti ini biasanya menimbulkan suara gaduh. Adapun solusi dari faktor penghambat pada metode scramble yaitu guru mengumumkan pembentukan kelompok belajar dan penataan ruang kelas pada pertemuan sebelumnya, guru memberikan pengarahan tentang tujuan dari metode ini, memberitahukan kepada peserta didik untuk tetap tertib dan tenang, agar tidak mengganggu proses belajar pada kelas sebelah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode scramble, menganalisis hasil penerapan metode scramble, menganalisis faktor – faktor penghambat dan solusinya dalam menerapkan metode scramble pada pembelajaran Al-Qur’an Hadits. Penelitian ini termasuk kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan metode Scramble sudah diterapkan, dengan mengikuti lima tahapan pembelajaran, yakni mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Faktor penghambat pada metode pembelajaran scramble, sebagai berikut: Pembelajaran ini terkadang sulit dalam merencanakannya, oleh karena terbentur dengan kebiasaan peserta didik dalam belajar. Terkadang dalam mengimplementasi-kannya, memerlukan waktu yang panjang sehingga guru sulit menyesuaikannya dengan waktu yang telah ditentukan. Metode permainan seperti ini biasanya menimbulkan suara gaduh. Adapun solusi dari faktor penghambat pada metode scramble yaitu guru mengumumkan pembentukan kelompok belajar dan penataan ruang kelas pada pertemuan sebelumnya, guru memberikan pengarahan tentang tujuan dari metode ini, memberitahukan kepada peserta didik untuk tetap tertib dan tenang, agar tidak mengganggu proses belajar pada kelas sebelah.