Muhammad Adrian Maulana
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT GINJAL MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEBSITE Muhammad Adrian Maulana; Asep Jamaludin; Arip Solehudin; Apriade Voutama
INFOTECH journal Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v9i2.6389

Abstract

Penyakit ginjal adalah penyakit yang mengganggu fungsi pada organ ginjal. Saat ginjal lemah, penyakit lain bisa menyerang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu aplikasi sistem pakar yang dapat mendiagnosis penyakit ginjal. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai basis data-nya. Penelitian ini menggunakan teknik penelusuran forward chaining sebagai awal pencarian berdasarkan fakta yang muncul sebagai kesimpulan dan metode certainty factor guna menunjukkan presentase tingkat kepercayaan dari kemungkinan penyakit ginjal karena dalam metode ini terdapat suatu nilai kepercayaan (Measure Of Belief) serta nilai ketidakpercayaan (Measure Of Disbelief) pada suatu gejala. Metode pengembangan yang digunakan pada sistem pakar ini adalah metode Expert System Development Life Cycle (ESDLC). Aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit ginjal ini juga dapat membantu user dalam mengenali info tentang penyakit ginjal, serta dapat dijadikan solusi alternatif bagi masyarakat untuk melakukan diagnosa dini terhadap gejala-gejala penyakit ginjal yang mereka rasakan.
Analisis Kecepatan Lari 30 Meter Mahasiswa Unsika Pada Cabang Sepak Bola Muhammad Rifky Arifin; Wisnu Hadi; Rafa Dinnantra Limastyningrum; Sheva Naufal Fadillah; Muhammad Adrian Maulana
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v5i1.13390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan kecepatan lari 30 meter mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) yang mengikuti cabang olahraga sepak bola. Kecepatan merupakan komponen biomotor penting yang berperan besar dalam permainan sepak bola modern, khususnya pada situasi akselerasi, pressing, transisi permainan, dan duel kecepatan. Sebanyak 30 mahasiswa laki-laki usia 18–22 tahun mengikuti tes sprint 30 meter sebagai instrumen pengukuran. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling. Data hasil tes diklasifikasikan berdasarkan norma penilaian kecepatan yang berlaku untuk usia mahasiswa. Analisis deskriptif menunjukkan rata-rata waktu sprint sebesar 4,715 detik, dengan nilai minimum 4,52 detik dan maksimum 4,93 detik. Standar deviasi sebesar 0,11676 detik menunjukkan variasi performa yang relatif kecil dan homogen. Hasil uji normalitas Kolmogorov–Smirnov dan Shapiro–Wilk menghasilkan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, sehingga data berdistribusi normal. Distribusi kategori menunjukkan 13 mahasiswa berada dalam kategori Baik, 15 mahasiswa dalam kategori Cukup, dan 2 mahasiswa dalam kategori Kurang. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat kecepatan yang sesuai dengan tuntutan permainan sepak bola, khususnya dalam aspek akselerasi dan sprint jarak pendek. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran objektif mengenai profil kemampuan kecepatan mahasiswa UNSIKA serta dapat menjadi dasar bagi penyusunan program latihan yang lebih spesifik, terutama untuk peningkatan akselerasi dan daya ledak otot tungkai
Normative Sports Law Analysis for Global Anti-Doping Justice Wisnu Wisnu hadi; Muhammad Adrian Maulana; Sigit Nugroho; Muhammad Arief Setiawan; A. Ine Aprilia Damai; Aprillia Wulan Utari
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v15i2.49297

Abstract

This study aims to analyze the development of anti-doping regulations from a sports law perspective and to assess the effectiveness of harmonization through the World Anti-Doping Code in ensuring procedural and substantive justice for athletes across jurisdictions. The study employs a normative legal approach with an analytical-critical orientation through an examination of the World Anti-Doping Code, the 2005 UNESCO Convention, and various national regulations that have adopted them. A conceptual approach is applied to examine the theories of polycentric regulation, legal legitimacy, and procedural justice, while a comparative approach is used to test the consistency of implementation across nations. The research findings indicate that the global anti-doping regime has evolved into a hybrid model integrating lex sportiva and international public law, resulting in formal harmonization of testing standards, evidentiary rules, and sanctions. However, significant implementation gaps exist, particularly regarding institutional capacity, access to legal aid, and the speed of dispute resolution, which impact the protection of athletes’ rights and the perceived legitimacy of the system. The study’s conclusions emphasize that normative harmonization does not yet fully align with substantive justice; therefore, strengthening national capacity and implementing policy reforms that are more responsive to social and political contexts are necessary to ensure equitable protection of athletes’ rights globally.