Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Phytochemical Screening and Antioxidant Activity of Dyera polyphylla (Miq) Steenis Extract Using the DPPH Method Putri Dharma Monika; Rini Muharini; Eni Mayasari
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2025.142.1069-1076

Abstract

This research aimed to determine the chemical profile and antioxidant activity of the jelutung rawa plant (Dyera polyphylla). Phytochemical screening tests were conducted using specific reagents, thin-layer chromatography (TLC), and high-performance liquid chromatography (HPLC). Determination of antioxidant activity was performed the DPPH method. The research results showed the presence of secondary metabolite compounds, namely alkaloids, flavonoids, phenolics, tannins, and terpenoids in the leaves, while the contain alkaloids, phenolics, tannins, and terpenoids. The antioxidant activity in this plant has been identified as a strong natural antioxidant.
The Effectiveness of Using the Interactive Learning Media PeT-Efig (Periodic Table and Electron Configuration) Safna Anjani; Hairida; Rini Muharini
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 13 No. 6 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v13i6.18525

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the PeT-Efig interactive multimedia in improving students’ learning outcomes compared to the use of a textbook. The effectiveness was analyzed by comparing the posttest scores of both groups using an independent t-test. The results showed that the Sig. (2-tailed) value was < 0.05, indicating a significant difference between the experimental and control classes. Students who learned using PeT-Efig achieved higher learning outcomes, demonstrating that the media provided a positive impact on conceptual understanding. The effect size calculation produced a Cohen’s d value of 1.3, categorized as a large effect, indicating that the influence of PeT-Efig is very strong and practically meaningful. Overall, this study concludes that the PeT-Efig interactive multimedia is effective as a learning medium because it enhances learning engagement, strengthens information retention, and significantly improves students’ learning outcomes.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS STEM PADA MATERI HIDROLISIS GARAM UNTUK MENUMBUHKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK Hutianas Muhar Pratami; Masriani Masriani; Erlina Erlina; Rini Muharini; Rahmat Rasmawan
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 2 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v8i2.142–156

Abstract

Pengembangan bahan ajar pada pembelajaran abad 21 diselaraskan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kurang maksimalnya bahan ajar dalam melibatkan berbagai aspek untuk menumbuhkan potensi dan minat belajar berdampak pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan dan respon peserta didik terhadap kepraktisan e-modul berbasis STEM pada materi hidrolisis garam. Jenis penelitian ini ialah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yakni analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Namun pada penelitian ini dilaksanakan sampai pengembangan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran dan komunikasi tidak langsung. Instrumen yang digunakan berupa lembar kelayakan ahli dan angket respon peserta didik. Uji kelayakan ahli dilakukan oleh masing-masing dua orang ahli pada tiap aspek yakni materi, bahasa dan kegrafikan. Pada uji kelompok kecil dan uji lapangan masing-masing melibatkan delapan dan 32 orang peserta didik. Hasil penilaian kelayakan para ahli diukur menggunakan rumus Gregory menunjukkan nilai validitas sebesar 1,00 dengan kriteria sangat tingi. Hasil uji kelompok kecil sebesar 83% dan 87% dengan kriteria sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul yang dibuat sangat layak dan praktis digunakan oleh peserta didik.