Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluation of Preparedness Senior High School 1 Sikur in Responding The Changes of Islamic Character Due to Development of Halal Tourism in East Lombok Regency Amelia, Hutri Rizki
Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Vol 1 No 2 (2017): Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Volume 1 Number 2
Publisher : Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.663 KB) | DOI: 10.24036/sjdgge.v1i2.80

Abstract

The purpose of the research is to evaluating the preparedness of Senior High School 1 Sikur in responding the changes of Islamic character affected by development of halal tourism at Lombok Timur regency, Nusa Tenggara Barat province, Indonesia. This research used Qualitative, Observation collecting data technic, interview and documentation. Data analysis in this research was used data reduction technic, data interpretation and taking of conclusion. The result of this research is the preparedness of Senior High School 1 Si Sikur in responding the changes of Islamic character affected by development of halal tourism seems good enough. Either of school programs for spiritual character building through Imtaq, Tilawah and religion lectured that has been told by Tuan Guru Haji (TGH), and Dhuhur Pray congregation everyday. The late students will be punished by stand in the field around 30 minutes. The characteristic of environmental care showed with mutual activity is held once a month, and planting trees in cooperation with the Department of agriculture. Keywords : Development of Islamic Character, Halal Tourism
RELEVANSI LUBUK LARANGAN DESA BANDUR PICAK SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Almegi, Almegi; Amelia, Hutri Rizki; Ismail, Ismail
TSAQIFA NUSANTARA: Jurnal Pembelajaran dan Isu-Isu Sosial Vol 3, No 02 (2024): Vol. 03. No. 02 2024 (September)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/tsaqifa.v3i2.32073

Abstract

ABSTRACT The uniqueness of the Lubuk Larangan phenomenon in Bandur Picak Village can be used as a contextual geography learning resource to support the implementation of the Merdeka curriculum. The purpose of this study was to describe the Lubuk Larangan phenomenon so that it can be used as a Geography learning resource. The method used in this research is descriptive quantitative. Data collection techniques including field observations, in-depth interviews with key informants, and documentation. Data validation uses triangulation with the Miles and Huberman approach. The research results show that the Lubuk Larangan phenomenon is relevant as a contextual learning resource for Geography, in phase F with Learning Outcomes “Biodiversity of Indonesia and the World”, especially in sub-material “success in conservation flora and fauna”. Next, Learning Outcomes “Disasters and the Environment” especially in sub-material “The environment as a sustainable living habitat”. Field observations by students and teachers follow the stages of contextual learning which are integrated with Learning Outcomes is an alternative contextual learning model that utilizes the environment around the school.  As a learning resource, the Lubuk Larangan location is easy to access, with a short distance from the residential area (about 5 minutes), safe from wild animals and and potential criminality. Distance from the nearest high school is SMAN 2 Koto Kampar Hulu relatively close (3.5 km). So it is suitable to be used as an alternative source of contextual learning for geography.Keyword: Contextual Learning, Geography Learning Resources, Lubuk                   Larangan, Merdeka Curriculum.ABSTRAKKeunikan fenomena Lubuk Larangan Desa Bandur Picak dapat dijadikan sebagai sumber belajar Kontekstual Geografi untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena Lubuk Larangan untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar Geografi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptik kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi pengamatan lapangan, wawancara mendalam terhadap informan kunci, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan trianggulasi dengan pendekatan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menujukkan fenomena Lubuk Larangan relevan sebagai sumber belajar kotekstual Geografi, yaitu pada fase F dengan Capaian Pembelajaran “Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Dunia”, terkhusus pada sub materi “praktek baik dan keberhasilan dalam pelestarian flora dan fauna” dan Capaian Pembelajaran “Kebencanaan dan Lingkungan Hidup”, khususnya pada sub materi “Lingkungan sebagai habitat hidup berkelanjutan”. Observasi lapangan oleh siswa bersama guru mengikuti tahapan pembelajaran kontekstual yang diintegrasikan dengan Capaian Pembelajaran merupakan alternatif model pembelajaran kontekstual dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah. Sebagai sumber belajar, lokasi Lubuk Larangan mudah diakses dengan jarak tempuh yang singkat dari permukiman (sekitar 5 menit), aman dari binatang buas dan potensi kriminalitas, dan jarak dari SMA terdekat, yaitu SMAN 2 Koto Kampar Hulu relatif dekat (3,5 km), sehingga layak untuk dijadikan sebagai salah satu alternatif sumber belajar kontekstual Geografi.Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Lubuk Larangan, Pembelajaran Kontekstual,                   Sumber Belajar Geografi 
Analysis of Population Composition: Dynamics of Population Composition and Development of Pekanbaru City Amelia, Hutri Rizki; Saputra, Hendra
EL-JUGHRAFIYAH Vol 4, No 2 (2024): El-Jughrafiyah : August, 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v4i2.30790

Abstract

Pekanbaru City, the capital of Riau Province, faces the region's highest unemployment rate, posing a challenge to its development. Targeted policies are crucial, aligning with the unique characteristics of Pekanbaru City's population. Achieving development goals requires a nuanced understanding of population composition. This quantitative descriptive study investigates population data from 2016 to 2020 for Pekanbaru City, unveiling annual fluctuations in age-based composition and a consistently low dependency ratio. The findings indicate: (1) The age-based population composition underwent yearly fluctuations from 2016 to 2020; (2) The dependency ratio in Pekanbaru City between 2016 and 2020 exhibited dynamic trends, consistently remaining in the low category. This suggests that a significant proportion of Pekanbaru City's population falls within the productive age range. To optimize the potential of this demographic, recommended initiatives involve investing in training and skills development, along with facilitating enhanced access to financing for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). These strategic measures aim to leverage the strength of Pekanbaru City's productive age population, fostering economic growth and development.
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Kain Tenun Songket di Nagari Pandai Sikek Sumatera Barat Amelia, Hutri Rizki
Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Geografi, Lingkungan dan Kesehatan
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jglk.1.2.12086

Abstract

Penelitian ini di deskrispikan dengan tujuan mengetahui profil usaha kain tenun songket serta menganalisis strategi pengembangan usaha pada industri kain tenun songket di nagari Pandai Sikek Sumatera Barat melalui analisis SWOT. Penelitian ini dilatar belakangi oleh memudarnya eksistensi kain songket karena modernisasi dan perubahan gaya hidup, masyarakat lebih memilih pakaian yang praktis dan modern daripada pakaian tradisional seperti kain songket. Selain itu, penurunan permintaan kain songket disebabkan oleh harganya yang relatif mahal. Penelitiaj ini merupakan penelitain yang di desain secara kualitatif. Penelitian kualitatif secara empiris dalam penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk melihat secara keseluruhan bagaimana strategi pengembangan yang diterapkan oleh usaha kain tenun songket menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kain tenun songket di Nagari Pandai Sikek merupakan cultural heritage masyarakat Minangkabau, yang bernilai tinggi dan diwariskan secara turun temurun. Dari hasil analisis SWOT dirumuskan beberapa strategi dalam mengembangkan usaha kain tenun songket, diantaranya Promosi kain tenun songket melalui sosial media, sehingga kain songket lebih dikenal secara luas; Regenerasi pelaku usaha tenun guna menjamin kontinuitas produksi; Meningkatkan akses modal untuk mengembangkan usaha kain songket; Event budaya mendukung promosi kain tenun songket