Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Pengetahuan Dan Keterampilan Mitigasi Bencana Pada Siswa Kelas XII SMAN 1 X Koto Saat Terjadinya Erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat Amelia, Rizka; Febriandi, Febriandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung api adalah lubang kepundan atau rekahan dalam kerak bumi tempat keluarnya cairan magma atau gas atau cairan lainnya ke permukaan bumi. Material yang dierupsikan ke permukaan bumi umumnya membentuk kerucut terpancung. Gunung marapi yang berada dalam Taman Wisata Alam Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat merupakan destinasi faforit bagi wisatawan dan pendaki dari kawasan Sumatera bahkan dari luar pulau sumatera karena letaknya yang strategis berada di jalur lintas sumatera dan memiliki keindahan alam yang melimpah, selain itu kawasan di sekitar kaki gunung di manfaatkan warga untuk bercocok tanam karena kesuburan tanahnya seperti tanaman cabe, sawi, kol, bawang, wortel dan lain lain. Hal ini dilakukan pula oleah warga Desa Aia Angek yang berada di Kabupaten Tanah Datar. Keterlibatan siswa dalam kesiapsiagaan bencana di sekolahnya menjadi strategi efektif, dinamis dan berkesinambungan dalam upaya penyebarluasan upaya pendidikan kebencanaan sehingga sejak dini anak mampu mengenal tanda bencana alam yang terjadi sekitar tempat tinggalnya, Program pendidikan ini dirancang untuk menumbuhkan dan meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kepedulian komunitas sekolah mengenai kondisi alam sekitarnya dan keterampilan untuk mengurangi risiko apabila terjadi bencana (Susilo et al., 2017). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif hasil penghitungan instrumen yang digunakan dengan menjelaskan frekuensi. Analisis data deskriptif dilakukan untuk menganalisis identifikasi pengetahuan dan ketrampilan mitigasi Bencana letusan gunung api terhadap siswa kelas XII SMA NEGERI 1 X Koto. Berdasarkan uraian diatas penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa siswa kelas XII SMAN 1 X koto termasuk pada kategori siap yaitu memiliki rata-rata skor dai nilai keseluruhan responden sebesar 18. Persentase responden yang sangat siap yaiu sebesar 28%, persentase responden yang siap sebesar sebesar 52%, persentase responden yang kurang siap sebesar 8% dan responden yang tidak siap serta sangat tidak siap sebesar 4%. Pengetahuan dan sikap siswa kelas XII SMAN 1 X koto termasuk kategori siap karena masyarakat akan mengetahui akan bahaya serta dampak dari bencana letusan Gunung Marapi.
Pengaruh Penerapan Reward dan Punishment terhadap Minat Belajar Geografi Peserta Didik MAN 1 Kota Payakumbuh Rahayu, Nesa; Febriandi, Febriandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.20852

Abstract

Banyak metode yang digunakan dalam pendidikan geografi untuk meningkatkan minat belajar siswa, salah satunya yaitu guru dapat menerapkan metode Reward dan Punishment. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh penggunaan Reward and Punishment terhadap minat belajar geografi siswa MAN 1 Kota Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga menghasilkan dua kelompok sampel yang masing-masing terdiri dari 29 siswa, yaitu kelas X Fase E6 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X Fase E7 sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar angket pretest dan posttest untuk mengetahui minat belajar siswa. Kemudian data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor minat belajar dari hasil uji hipotesis (uji t) diperoleh nilai signifikan 0,000 < 0,05. Artinya, bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini mebuktikan bahwa adanya pengaruh signifikan penerapan Reward dan Punishment terhadap minat belajar geografi peserta didik kelas X Fase E MAN 1 Kota Payakumbuh.
Strategi Mitigasi Bencana Tsunami pada Kecamatan Padang Barat, Kota Padang Ramadhani, Sari; Febriandi, Febriandi
Al-DYAS Vol 5 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v5i1.7848

Abstract

Padang Barat District is a highly vulnerable area to tsunami hazards, yet it currently lacks a comprehensive spatial analysis–based mitigation strategy. This study aims to (1) map the areas most susceptible to tsunami risk to support mitigation planning in Padang Barat District, Padang City, and (2) analyze effective and applicable tsunami disaster mitigation strategies to minimize potential casualties and damages. A descriptive quantitative approach was employed, utilizing the Weighted Overlay method within a Geographic Information System (GIS) framework for vulnerability mapping, and the Interpretative Structural Modelling (ISM) method for formulating mitigation strategies. The mapping results indicate three levels of tsunami vulnerability: high (38.03%), medium (55.52%), and low (6.44%). ISM analysis identifies the determination of safe evacuation routes as the primary driving factor in effective mitigation. Key contributing factors to high vulnerability include the proximity to coastlines and rivers, low elevation, and relatively flat topography. The study concludes that the development of mitigation strategies must be grounded in spatial vulnerability analysis to enhance community preparedness and reduce potential tsunami impacts. This research provides practical contributions to area-based disaster planning and supports the formulation of mitigation policies in coastal regions.