Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat : Peralihan dari Petani Karet Keburuh Tambang Pasir Febriandi, Febriandi; Elvawati, Elvawati; Erningsih, Erningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3690

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh harga karet yang murah, kondisi ini membuat petani karet tidak bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga petani karet beralih mata pencaharian menjadi buruh tambang pasir. Perubahan mata pencaharian tentunya memberikan dampak terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itu penelitian ini tujuan untuk mendeskripsikan perubahan sosial ekonomi petani karet menjadi buruh tambang pasir Kabupaten Dharmasraya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori perubahan sosial yang di kemungkakan oleh Marvin Harris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik Pengambilan informan dengan cara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 15 orang. Jenis data pada penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan perubahan sosial ekonomi petani karet dan sesudah menjadi buruh tambang pasir yaitu dilihat dari indikator (1) tingkat pendidikan (2) tingkat penghasilan (3) jam kerja (4) interkasi sosial.
DETECTION OF LAND USE CHANGES USING LANDSAT 8 COMPOSITE BAND 4,3,2 AND BAND 7,6,4 COMPOSITE IMAGES IN 2019 AND 2022 USING THE METHODPOST- CLASSIFICATION COMPARISSON PADANG CITY REGION saputra, eko bima; putri, sri kandi; ernawati, ernawati; febriandi, febriandi
International Remote Sensing Applied Journal Vol. 5 No. 1 (2024): International Remote Sensing Application Journal (June Edition 2024)
Publisher : Remote Sensing Technology Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/irsaj.v5i1.53

Abstract

This study aims to 1) determine the area of land use in the city of Padang in 2019 and 2022 using the 4,3,2 (True Color) composite. 2) to determine the area of land use in Padang City in 2019 and 2022 using composite 7,6,4 (False Colour). 3) to find out changes in land use in the City of Padang in 2019 and 2022 using the Post- Classification Comparisson method. Processing is done using Landsat 8 satellite imagery downloaded from the USGS website. Before performing image interpretation, radiometric correction, atmospheric correction and geometric correction are carried out as well as band composite and satellite image cropping with the boundaries of the study area, namely the administrative boundaries of the City of Padang. The interpretation process is carried out using the Maximum Likelihood method using digital image processing applications and Geographic Information Systems (GIS). Change detection analysis method through Post-Classification Comparisson. Accuracy sampling was carried out systematically random sampling with the confusion matrix accuracy test technique. The results of the study in the Padang City area which has an area of 694.96 km2, Land use changes using Composite Band 4,3,2 Mixed Forests experienced a reduction of around 157.58Ha. Open land increased by around 48.85 Ha, rice fields decreased by 397.84 Ha. built-up area increased by around 94.12 Ha. Shrubs and shrubs, an increase of about 412.45 Ha. Changes in land use using Composite Band 7,6,4 Mixed Forest experienced a reduction of around 155.32 Ha. Open land increased by around 48.70 Ha. paddy fields decreased by 399.03 Ha. built-up area increased by around 94.83 Ha. Shrubs and shrubs increased by around 410.82 Ha of rivers in 2019 and in 2022 there will be no change with an area of 437.33 Ha.
UTILIZATION OF SENTINEL-2 IMAGES FOR MAPPING THE CORAL REEF AREA IN THE CONSERVATION AREA OF PIEH ISLAND WATERS 2022 Amatullah, Ulfi Rahmi; Febriandi, Febriandi; Ernawati, Ernawati; Arif, Dian Adhetya
International Remote Sensing Applied Journal Vol. 5 No. 2 (2024): International Remote Sensing Application Journal (December Edition 2024)
Publisher : Remote Sensing Technology Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/irsaj.v5i2.63

Abstract

Coral reefs are known as complex and productive shallow tropical marine ecosystems. They serve as a habitat for various species of marine plants, marine animals, and marine microorganisms. The deterioration of coral reefs threatens the survival of this shallow marine ecosystem. Mapping the distribution of coral reefs using remote sensing technology is a crucial instrument in the effort to monitor and protect coral reefs while preserving the marine environment. This research aims to map and measure the extent of coral reefs in the Pieh Islands Marine Conservation Area in 2022. In this study, we used Sentinel-2 imagery from 2022 and applied the Object-Based Image Analysis (OBIA) method to detect the extent of coral reefs. Sentinel-2 imagery was processed using ArcGIS and eCognition software, involving atmospheric correction, image clipping, image compositing, segmentation, image classification, and accuracy testing. The data processing results indicate that coral reefs are distributed around the waters of Pieh Islands, with the highest density located to the south of Pieh Islands's waters. The total extent of detected coral reefs in this study is 15.76 hectares. The use of Sentinel-2 imagery with the OBIA method has proven to be effective in detecting the extent of coral reefs in the Pieh Islands Marine Conservation Area.
HUBUNGAN SPATIO TEMPORAL URBAN HEAT ISLAND (UHI) DENGAN NILAI INDEKS VEGETASI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi kasus : Kota Padang, Sumatera Barat) hidayat, rahmat; febriandi, febriandi
JURNAL BUANA Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol9-iss3/3823

Abstract

This research aims to: (1) To find out the variation of Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) and Enchanced Vegetation Index (EVI) in Padang City (2) To find out how the spatio temporal variation in Padang City area (3) To find out the relationship between Urban Heat Island (UHI) and vegetation density index using Person Product Moment analysis in Padang City. The research used a quantitative approach with descriptive research type. The variables used in this study are vegetation density using NDVI and EVI analysis techniques. Surface temperature analysis using LST (Land Surface Temperature) analysis technique. The results of the study in 2013, 2019, and 2023 in Padang City had good vegetation density dominated by high vegetation density categories. Pearson Product Moment correlation shows vegetation density using NDVI and surface temperature affect UHI which has a strong correlation in 2013, 2019, and 2023. EVI correlation also has a strong correlation in 2013, 2019, 2023.
LAND USE PLANNING FOR ARABICA COFFEE PLANTATIONS USING FUZZY LOGIC METHOD IN TANAH DATAR DISTRICT Ana, res Ti; febriandi, febriandi
JURNAL BUANA Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol9-iss3/4024

Abstract

Tanah Datar Regency generally has a physical description of land that is suitable for growing Arabica coffee plantations. But this commodity has never been planted even though the market price is much higher. This land suitability research uses fuzzy logic method. Each land indicator is considered to have a possibility with a value range of 0 to 1. This allows land indicators to collaborate with other indicators to create more precise conformity values. The suitability of arabica coffee plantation land in Tanah Datar Regency has two suitability classes, namely, "less suitable with an area of 2,118,719.5 Ha and a class of "quite suitable" covering an area of 12,691.87 Ha.
Kajian Jawaban Soal Analisis pada Pembelajaran Geografi Kelas XI Materi Posisi Strategis Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dan Potensi Sumber Daya Alam pada Kurikulum Merdeka di SMA N 1 Lintau Buo Pratama, Cindia; Ahyuni, Ahyuni; Hermon, Dedi; Febriandi, Febriandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13339

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1)Untuk mengetahui apa saja yang menjadi pertimbangan guru dalam membuat soal dan menganalisis bagaimana tolok ukur guru dalam menilai jawaban siswa pada soal yang mengandung analisis.2)Untuk mengetahui bagaimana jawaban siswa terhadap soal ulangan harian yang mengandung analisis.3)Untuk menganalisis bagaimana tingkat pemahaman siswa dalam memahami soal yang berkaitan dengan analisis. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan teknik purposive sampling pada 90 siswa dari populasi 143 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan guru dalam membuat soal analisis sesuai dengan kriteria, mencakup aspek-aspek kritis seperti keterlibatan masyarakat, komunikasi efektif, kolaborasi, dan berpikir kritis. Namun, kriteria penilaian guru kurang spesifik dalam menekankan konsep geografi pada jawaban siswa. Siswa mengalami kesulitan dalam menjawab dan menganalisis konsep-konsep geografi dalam soal, terutama terkait posisi strategis Indonesia sebagai poros maritim dunia dan potensi sumber daya alam. Oleh karena itu, perlu perhatian lebih terhadap pemahaman siswa dalam menghadapi soal analisis tingkat C4, yang melibatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Miniatur Gunung Berapi Pada Materi Mitigasi Bencana Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI di SMA Negeri 16 Padang Khairah Aga Ashari, Shanial; Febriandi, Febriandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki dan menilai pengaruh Model Pembelajaran PJBL, dengan harapan akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas hasil belajar peserta didik. Penelitian berjenis eksperimen semu ini menggunakan test yang diberikan secara bertahap sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yang berbeda di kedua kelas. Peneliti menggunakan kelas XI F4 menggunakan metode model pembelajaran PJBL dan kelas XI F8 dengan menerapkan model konvensional. Disimpulkan kan Berdasarkan tabel diatas, diketahui pertama nilai dari pretest sebesar 0,312. Kedua, nilai sig dari posttest sebesar 0,000. yang berarti terdapat hasil belajar antara siswa kelas control dan kelas eksperimen sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pjbl berbasis migupi terhadap hasil belajar siswa di SMAN 16 Padang. Model Pembelajaran pjbl Berbasis Miniatur Gunung Berapi ini dapat membantu siswa berfikir kritis untuk memahami materi sehingga menghasilkan hasil belajar meningkat. Dari penjelasan diatas terlihat terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa dengan model pembelajaran project based learning berbasis migupi dengan metode konvensional. Dengan menggunakan model pembelajaran pjbl berbasis migupi ini memberi pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa dan di analisis data mengguanakan uji-t menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok control dan kelompok eksperimen ditinjau dari hasil belajar.
Analisis Pengetahuan Dan Keterampilan Mitigasi Bencana Pada Siswa Kelas XII SMAN 1 X Koto Saat Terjadinya Erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat Amelia, Rizka; Febriandi, Febriandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung api adalah lubang kepundan atau rekahan dalam kerak bumi tempat keluarnya cairan magma atau gas atau cairan lainnya ke permukaan bumi. Material yang dierupsikan ke permukaan bumi umumnya membentuk kerucut terpancung. Gunung marapi yang berada dalam Taman Wisata Alam Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat merupakan destinasi faforit bagi wisatawan dan pendaki dari kawasan Sumatera bahkan dari luar pulau sumatera karena letaknya yang strategis berada di jalur lintas sumatera dan memiliki keindahan alam yang melimpah, selain itu kawasan di sekitar kaki gunung di manfaatkan warga untuk bercocok tanam karena kesuburan tanahnya seperti tanaman cabe, sawi, kol, bawang, wortel dan lain lain. Hal ini dilakukan pula oleah warga Desa Aia Angek yang berada di Kabupaten Tanah Datar. Keterlibatan siswa dalam kesiapsiagaan bencana di sekolahnya menjadi strategi efektif, dinamis dan berkesinambungan dalam upaya penyebarluasan upaya pendidikan kebencanaan sehingga sejak dini anak mampu mengenal tanda bencana alam yang terjadi sekitar tempat tinggalnya, Program pendidikan ini dirancang untuk menumbuhkan dan meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kepedulian komunitas sekolah mengenai kondisi alam sekitarnya dan keterampilan untuk mengurangi risiko apabila terjadi bencana (Susilo et al., 2017). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif hasil penghitungan instrumen yang digunakan dengan menjelaskan frekuensi. Analisis data deskriptif dilakukan untuk menganalisis identifikasi pengetahuan dan ketrampilan mitigasi Bencana letusan gunung api terhadap siswa kelas XII SMA NEGERI 1 X Koto. Berdasarkan uraian diatas penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa siswa kelas XII SMAN 1 X koto termasuk pada kategori siap yaitu memiliki rata-rata skor dai nilai keseluruhan responden sebesar 18. Persentase responden yang sangat siap yaiu sebesar 28%, persentase responden yang siap sebesar sebesar 52%, persentase responden yang kurang siap sebesar 8% dan responden yang tidak siap serta sangat tidak siap sebesar 4%. Pengetahuan dan sikap siswa kelas XII SMAN 1 X koto termasuk kategori siap karena masyarakat akan mengetahui akan bahaya serta dampak dari bencana letusan Gunung Marapi.
Pengaruh Penerapan Reward dan Punishment terhadap Minat Belajar Geografi Peserta Didik MAN 1 Kota Payakumbuh Rahayu, Nesa; Febriandi, Febriandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.20852

Abstract

Banyak metode yang digunakan dalam pendidikan geografi untuk meningkatkan minat belajar siswa, salah satunya yaitu guru dapat menerapkan metode Reward dan Punishment. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh penggunaan Reward and Punishment terhadap minat belajar geografi siswa MAN 1 Kota Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga menghasilkan dua kelompok sampel yang masing-masing terdiri dari 29 siswa, yaitu kelas X Fase E6 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X Fase E7 sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar angket pretest dan posttest untuk mengetahui minat belajar siswa. Kemudian data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor minat belajar dari hasil uji hipotesis (uji t) diperoleh nilai signifikan 0,000 < 0,05. Artinya, bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini mebuktikan bahwa adanya pengaruh signifikan penerapan Reward dan Punishment terhadap minat belajar geografi peserta didik kelas X Fase E MAN 1 Kota Payakumbuh.
Spatial assessment of erosion and landslide hazards as indicators of land degradation in Solok Regency, West Sumatra Dasrizal, Dasrizal; Juita, Erna; Wilis, Ratna; Febriandi, Febriandi; Febriani, Trina
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2026.131.9443

Abstract

This study conducted an integrated spatial assessment to identify and map erosion and landslide threats, determining high-risk degraded areas in Solok Regency. The methods combined the Universal Soil Loss Equation (USLE) and the Analytic Hierarchy Process (AHP) within a Geographic Information System (GIS) framework. The analysis revealed a critical disconnect between erosion and landslide risks. Although 52.1% of the total area (?101,500 ha) was classified as safe from erosion (EHI<1), a substantial portion of this “safe” land-39.4% and 6.94% of the total area, respectively, exhibited moderate to high landslide susceptibility. Conversely, within the 37.1% of the area unsafe from erosion (EHI>1), moderate and high landslide susceptibility covered 24.3% and 7.4% of the total area, respectively. These results demonstrated that landslide triggers are independent of surface erosion processes in many areas, often occurring in locations considered "safe" from erosion due to innate geological and geomorphological factors. This complex interplay necessitates distinct yet coordinated mitigation strategies. The findings provide crucial spatial data for safe land use planning and disaster mitigation in Solok Regency, with a methodology applicable to other vulnerable landscapes, such as post-mining areas.