Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Ners

Gambaran Kualitas Tidur pada Perempuan Lansia di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi Mutiara Prasani; Muthia Mutmainnah; Indah Mawarti
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16687

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia, prevalensi gangguan tidur pada lansia sekitar 67%. Setiap tahun, sekitar 20%-50% orang dewasa melaporkan gangguan tidur, dan 17% mengalami gangguan tidur yang serius. Jika kualitas tidur buruk, maka akan mempengaruhi kondisi derajat kesehatan dan menurunkan angka harapan hidup. Berdasarkan penelitian sebelumnya, perempuan lebih berisiko mengalami kualitas tidur buruk. Variasi ini dapat muncul akibat perubahan hormonal terjadinya menopause dan perubahan fisik, fisiologis, dan psikologis yang dapat memperburuk kualitas tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pada perempuan lansia di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian survei deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi pada Desember 2022 - Januari 2023 dengan jumlah sampel 107 responden. Teknik yang digunakan adalah Non-Probability Sampling dengan sistem purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu PSQI (Pisstburgh Sleep Quality Index). Hasil: Sebanyak 86 responden (80,4%) memiliki kualitas tidur buruk dan 21 responden (19,6%) memiliki kualitas tidur baik. Kesimpulan: sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk. Diharapkan kepada pihak puskesmas untuk tetap aktif memberikan arahan dan edukasi terkait pentingnya kualitas tidur yang baik dan terapi komplementer untuk meningkatkan kualitas tidur seperti teknik relaksasi otot progresif  dan penggunaan aromaterapi.
Gambaran Penerapan Sasaran Pasien Safety Oleh Perawat di Ruang Rawat Inap RSU Mayjen H.A Thalib Kota Sungai Penuh Fira Dilla Zaskia; Kamariyah Kamariyah; Indah Mawarti
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16947

Abstract

The World Health Organization states that patient safety is a serious global public health problem. Medical errors can be caused by system factors and human factors. Adverse patient safety incidents were related to surgical procedures (27%), medication errors (18.3%) and healthcare related infections (12.2%). Based on this, the application of patient safety by nurses is very important in efforts to reduce the incidence of accidents in patients. This research method uses a quantitative descriptive research design. The research was carried out in the inpatient room of the Major General H.A Thalib General Hospital, the city of Sungai Besar. The number of samples in this study were 51 people with a total sampling technique. The results showed that the application of patient safety by nurses in inpatient installations on the target of correct patient identification was 74.5%, effective communication was 68.6%, increased drug safety must be aware of 88.2%, ensure the correct location of the operation, the correct operating procedure, and the correct patient 100%, reduce the risk of infection in patients 58.8%, reduce the risk of falling in patients 62.7%.
Gambaran Kinerja Perawat Dalam Pemberian Pelayanan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Arafah Jambi Thresyanty Elsye Sasmita; Yusnilawati Yusnilawati; Indah Mawarti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31075

Abstract

Mutu pelayanan rumah sakit dapat ditentukan dari kualitas pelayanan yang perawat berikan. Kinerja perawat mempunyai fungsi sebagai tolak ukur layanan keperawatan, kinerja perawat yang kurang baik dapat dikeluhkan oleh pasien sebagai penerima asuhan tindakan keperawatan. Hal ini dapat menjadi gambaran tingkat keberhasilan pelayanan sebuah rumah sakit, yang secara tidak langsung menggambarkan kemampuan perawat dalam menerapkan standar asuhan keperawatan. Diruang rawat inap Rumah Sakit Islam Arafah terdapat masalah kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan yang penting untuk dievaluasi agar pelayanan keperawatan kepada pasien dapat berkualitas. Karakteristik responden berdasarkan umur perawat mayoritas sebanyak 45 responden (71,4%) dengan rentang umur (26-35 tahun), Jenis kelamin perawat mayoritas sebanyak 52 responden (82,5%) jenis kelamin perempuan. Masa kerja perawat mayoritas sebanyak 28 responden (44,4%) dengan masa kerja ≥ 1 tahun. Pendidikan perawat mayoritas sebanyak 38 responden (60,3%) dengan pendidikan Profesi Ners. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah sakit Islam Arafah Jambi secara keseluruhan berada dikategori Baik (38,1%) dan Cukup (61,9%).
Pengaruh Range of Motion Aktif-Asistif Terhadap Rentang Gerak Sendi Pada Pasien Stroke Non Hemoragik di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Desy E. Pakpahan; Yusnilawati Yusnilawati; Lisa Anita Sari; Indah Mawarti; Kamariyah Kamariyah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53346

Abstract

Stroke non-hemoragik merupakan gangguan neurologis yang dapat menyebabkan penurunan fungsi motorik dan keterbatasan rentang gerak sendi (Range of Motion/ROM), sehingga menghambat kemandirian pasien dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ROM aktif-asistif terhadap peningkatan rentang gerak sendi pada pasien stroke non-hemoragik. Penelitian menggunakan metode pra- eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel berjumlah 30 pasien stroke non-hemoragik di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi dengan teknik pengabmilan data melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa latihan ROM aktif-asistif dilakukan dua kali seminggu selama empat minggu pada ekstremitas atas dan bawah. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran menggunakan goniometer, kemudian dianalisis dengan uji paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rentang gerak sendi setelah intervensi (p-value = 0,000), terutama pada bahu, pergelangan kaki, siku, lengan bawah, dan panggul. ROM aktif-asistif sangat efektif dalam meningkatkan fleksibilitas sendi dan kemampuan motorik pasien stroke non-hemoragik. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa latihan ini dapat menjadi strategi rehabilitasi sederhana, murah, dan aplikatif di berbagai tatanan pelayanan kesehatan.