Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Layanan Pendidikan, Kompetensi Guru dan Budaya Organisasi Terhadap Peningkatan Kinerja Guru Heldriana Maca A. Pattipeiluhu; Muhdi B. Hi. Ibrahim; Suratini Suratini; Fahrudin Pasolo; Abdul Rasyid
Vifada Management and Digital Business Vol. 2 No. 1 (2025): January - June
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70184/gxped157

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif, mengetahui dan menganalisis apakah terdapat pengaruh Kualitas Layanan Pendidikan, Kompetensi Guru, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Guru SMA GABUNGAN Jayapura Papua. Jumlah data sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 49 responden atau sebesar 100% dari total populasi yaitu 49 tenaga pendidik dengan menggunakan total sampling atau sampel jenuh. Berdasarkan hasil Uji parsial dan uji simultan variabel kualitas layanan pendidikan dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru SMA GABUNGAN Jayapura Papua. Sedangkan variabel kompetensi guru memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap kinerja guru SMA GABUNGAN Jayapura Papua. Perolehan nilai Adjusted R² sebesar 0,670, hal ini menunjukkan bahwa persentase kontribusi variabel kualitas layanan pendidikan (X1), kompetensi guru (X2) dan budaya organisasi (X3) terhadap kinerja guru (Y) di SMA GABUNGAN Jayapura Papua sebesar 67% sedangkan sisanya sebesar 33% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak disertakan dalam penelitian. Dari hasil analisis penelitian, kompetensi guru merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja guru. Meskipun pengaruhnya negatif, variabel kompetensi guru adalah yang paling dominan secara statistik karena nilai absolut dari koefisien regresinya paling besar. Dengan pencapaian Standardized Coefficients Beta sebesar -0,380 dan t tabel sebesar -6,218 lebih besar jika dibandingkan dengan variabel lain dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000.
Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Pengelolaan Keuangan Dana Desa Distrik Elelim Kabupaten Yalimo Dasilva Romedios Wakman; Zakaria Zakaria; Fahrudin Pasolo; Abdul Rasyid; Ridwan Rumasukun
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i2.2721

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dengan model penelitian Survey yang bertujuan untuk mengkaji dampak, akuntabilitas, transparansi dan pengendalian internal terhadap pengelolaan dana desa pada Distrik Elelim di Kabupaten Yalimo, dengan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 81 dari 44 Desa, DPMD dan Badan Permusyawaratan Desa Distrik Elelim dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Yalimo Provinsi Papua Pegunungan. Berdasarkan hasil uji parsial (Uji t) menunjukan bahwa variabel Akuntabilitas (X1), Transparansi (X2) dan sistem pengendalian internal (X3) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan dana desa  (Y),  variabel akuntabilitas merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh dalam peningkatan pengelolaan keuangan dana desa dengan pencapaian Standardized Coefficients Beta sebesar 0,336 dan THitung sebesar 5,424 lebih besar djika dibandingkan dengan variabel lain dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Hasil anslisis uji f menunjukan bahwa akuntabilitas, transparansi dan sistem pengendalian internal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pengelolaan keuangan dana Desa, dengan perolehan f hitung sebesar 92,057 dengan tingkat signifikansi 0,000 perolehan nilai adjusted r-square sebesar 0,773 mengandung arti bahwa variabel akuntabilitas, transparansi dan sistem pengendalian internal memberikan kontribusi sebesar 77,3% terhadap peningkatan Pengelolaan keuangan dana desa dilingkungan Distrik Elelim Kabupaten Yalimo, sedangkan sisanya 21,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini, seperti;  Perencanaan anggaran, kompetensi aparatur, partisipasi masyarakat, kepemimpinan desa, penggunaan sistem informasi,  kebijakan dan variabel-variabel lain.