Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTRODUKSI TEKNOLOGI PRODUKSI KOMPOS DARI JERAMI PADI DAN VINASSE Happy Mulyani; Ifandari Ifandari; Rahmat Budi Nugroho
Jurnal Abdimas Vol 22, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v22i1.11684

Abstract

Jerami padi buangan aktivitas pertanian mitra I (Kelompok Tani Ngombakan II) utamanya baru dimanfaatkan dalam kondisi segar sebagai pakan ternak. Produksi 200 L pupuk organik cair  guna pemenuhan kebutuhan lahan pertanian di Desa Ngombakan tiap musim tanamnya yang hanya memerlukan 12,5% volume vinasse hasil buangan produksi alkohol mitra II (UKM Industri Alkohol Ngombakan) tiap harinya membuat pencemaran masih rawan terjadi. Kompos pun baru diproduksi oeh kedua mitra sebagai hasil samping produksi pupuk organik cair tersebut dengan kuantitas hanya 18,6 kg. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa introduksi teknologi produksi kompos dari jerami padi dan vinasse kepada kedua mitra tersebut sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pupuk organik berkualitas dan murah secara mandiri merupakan strategi efektif pemecahan masalah-masalah tersebut. Proses inttoduksi dilakukan menurut tahapan 1) introduksi alat (mesin pencacah jerami dan drum hidrolisis jerami padi), 2) sosialisasi kegiatan introduksi proses produksi kompos dari jerami padi dan vinasse, dan 3) demonstrasi dan praktik langsung proses produksi kompos dari jerami padi dan vinasse. Hasil kegiatan ini adalah kedua mitra secara bersinergi menjadi mampu melakukan produksi kompos yang berkualitas dari bahan baku jerami padi dan vinasse.
ANTIBACTERIAL ACTIVITY TEST OF LEAVES Averrhoa bilimbi ETHANOLIC EXTRACTS AGAINST Staphylococcus aureus Rinda Binugraheni; Rahmat Budi Nugroho
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikalsains.v13i1.6112

Abstract

Penyakit infeksi merupakan masalah kesehatan yang utama dibeberapa negara berkembang. Salah satu bakteri penyebab infeksi pada manusia adalah bakteri Staphylococcus aureus. Tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional dan sebagai antibakteri adalah daun belimbing wuluh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanolik daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) terhadap Staphylococcus aureus isolat laboratorium dan isolat pus pasien dan mengetahui perbedaan daya hambat antara kedua bakteri tersebut. Daun belimbing wuluh  diekstraksi dengan cara maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Maserat digunakan untuk uji aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus isolat laboratorium dan isolat pus pasien Rumah Sakit menggunakan metode difusi. Ekstrak daun belimbing wuluh dibuat dengan berbagai konsentrasi yaitu 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasil penelitian menunjukan zona hambat tertingggi pada uji difusi yaitu pada konsentrasi 100% sebesar 23 mm pada isolate laboratorium dan 25,33 mm pada isolat pus pasien. Namun analisis hasil statistik konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh yang paling efektif dalam menghambat Staphylococcus aureus isolat Laboratorium dan isolat pus pasien Rumah Sakit adalah pada konsentrasi 25%. Ekstrak etanolik daun belimbing wuluh mempunyai aktifitas yang sama terhadap bakteri Staphylococcus aureus  isolat Laboratorium dan isolat pus pasien Rumah Sakit.