Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN HAK ATAS PANGAN DAN GIZI PADA MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG PEMBELAAN TERHADAP HAK ASASI MANUSIA Dian Pratiwi Pribadi
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 7 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v7i2.2993

Abstract

Sebagai salah satu kebutuhan dasar utama, pangan dalam perspektif hak asasi manusia penting untuk dipahami masyarakat Indonesia. Masyarakat bisa memakai pendekatan hak atas pangan dan gizi sebagai alat advokasi kepada pemerintah dan kampanye publik untuk mengatasi persoalan-persoalan turunan terkait pangan dan gizi, seperti kelaparan, busung lapar, stunting, obesitas, termasuk kemiskinan petani sebagai produsen pangan utama. Pelatihan Hak atas Pangan dan Gizi bertujuan untuk membangun pemahaman, pengetahuan, dan penyadaran masyarakat akan hak atas pangan dan gizi, serta meningkatkan kapasitas hak atas pangan dan gizi dalam pengabdian kepada masyarakat. Terlaksananya kegiatan Pelatihan Hak atas Pangan dan Gizi atas kerjasama antara FIAN Indonesia dan KIBAR Kediri menunjukkan keberhasilan untuk dapat berkontribusi terhadap tercapainya keadilan dan kesejahteraan bangsa melalui pemenuhan hak atas pangan dan gizi. Pengabdian yang dilakukan pada kegiatan pelatihan ini menggunakan varian metode interaktif dan dikuti oleh perwakilan berbagai komunitas di Kediri dan sekitarnya. Pendekatan yang dipakai dalam pelatihan ini berbasis hak asasi manusia secara umum, serta hak atas pangan dan gizi secara khusus. Berbagai landasan hukum dan analisa sosial kasus-kasus terkait dipelajari bersama untuk dipraktikkan dalam realita kehidupan sosial di masyarakat menghadapi masalah sehari-hari mereka. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah membangun kekuatan masyarakat atas hak pangan dan gizi mereka bisa terpenuhi, serta seluruh elemen yang terlibat dalam pelatihan melakukan sosialisasi tentang hak atas pangan dan gizi pada masyarakat.
Sociology of Disaster in the Fulfillment of Adequate Food and Nutrition for Rural Households during Pandemic Dian Pratiwi Pribadi
Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Vol. 7 No. 02 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The fulfllment of adequate food and nutrition had become a challenge during Covid-19 pandemic, particularly at family level in rural area. Prior to pandemic, rural people has suffered from hunger and malnutrition at a high number, and this was increasing because of pandemic. The rising of main food price due to extreme weather and various barriers in food production and distribution are several effects of pandemic in food issue. This action research in the form of a socialization in terms of a community service activity was held to deepen an understanding on the importance of adequate food and nutrition fulfilment at family level and explore alternatives to the food and nutrition fulfilment at public level during Covid-19 pandemic. This research is a participatory action research and is completed by involving the research object in conducting the research, the learning, and the application of the action. As a result, a local agricultural system is acceptable as an alternative to a conventional system in order to deal with food issues, because it can empower the potency of locally natural and human resources to meet the local community’s food demand. By this socialization event, it has formulated an action plan in the form of a series of activities related to a self-sufficient farming based on local resources.
KAJIAN SOSIOLOGI DAN KOMUNIKASI PADA KARAKTER BERAKHLAK ASN Pribadi, Dian Pratiwi; Fardila, Ucik Ana
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70260/nij.v1i2.18

Abstract

Karakter BerAKHLAK disusun dan disampaikan di pembekalan Aparat Sipil Negara (ASN) sejak tahun 2022 sebagai upaya memenuhi tuntutan tata kelola ASN berkualitas. Karakter ini disusun untuk memenuhi tuntutan peningkatan tata kelola ASN. Penelitian ini berupaya mengkaji sosiologi komunikasi dari setiap karakter berdasarkan panduan perilaku dan perwujudan perilaku tercantum dalam Buku Saku Karakter BerAKHLAK disusun oleh Badan Kepegawaian Negara. Penelitian dilakukan dengan metode kajian pustaka untuk menghasilkan deskripsi detail pada setiap karakter, dan kemudian mengkaji keseluruhan karakter secara komprehensif dari teori utama maupun teori pendukung lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: setiap karakter BerAKHLAK memiliki potensi meningkatkan kualitas tata kelola ASN. Penjabaran ini dapat dijelaskan dengan kajian Sosiologi dan Komunikasi, terutama dalam teori Sosiologi Kerja dan Komunikasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Upaya kritik dilakukan terhadap dinamika pengukuran kualitas kinerja ASN pada dua karakter, yaitu Akuntabilitas danKompeten. Upaya kritik juga dilakukan karena ketidakadaan faktor keseimbangan antara pegawaian dan kehidupan personal serta ketidakadaan faktor penjaminan kesehatan fisik dan mental pada karakter BerAKHLAK.
Praktik Agroekologi untuk Pemberdayaan Komunitas Perempuan di Kelurahan Bawang, Kota Kediri, Jawa Timur dalam Mendukung Kedaulatan Pangan Keluarga Pribadi, Dian Pratiwi
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): (inpress)
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v10i1.6935

Abstract

Agroekologi merupakan suatu konsep sekaligus praktik pertanian yang berpegangan pada budaya dan pengetahuan lokal untuk menguatkan modal sosial dan menjadi bagian dari gerakan sosial global. Praktik agroekologi menjadi satu strategi dalam sistem pertanian berkelanjutan berupa intervensi prinsip ekologis ke dalam seluruh aktivitas budidaya. Sementara itu, pertanian industrial telah meminggirkan peran perempuan mulai dari proses produksi sampai konsumsi. Di sisi lain, keterlibatan mereka dalam program dan pengambilan kebijakan publik masih rendah. Bahkan beberapa program pemerintah malah mendomestikasi perempuan. Dasar keilmuan terkait agroekologi memiliki dua perspektif, yaitu ekologis dan sosio-ekonomis. Konsep agroekologi dipakai untuk melihat peran perempuan dalam kerja pertanian dan penyediaan pangan keluarga. Konsep ini diharapkan mampu membangun lingkungan yang berkesetaraan gender, baik dalam pertanian tradisional maupun modern. Riset Aksi Partisipatif dipakai dalam pengabdian ini sebagai sebuah proses pembelajaran untuk mencari solusi atas permasalahan di masyarakat yang berkontribusi terhadap ilmu pengetahuan dan perubahan sosial. Kegiatan ini melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bawang Asri di Kota Kediri dalam wawancara, observasi dan diskusi serta Pelatihan berjudul Agroekologi dan Kedaulatan Pangan, serta kampanye dan membangun jaringan mulai dari tingkat lokal sampai internasional. Hasilnya berupa perubahan pola pikir, sikap, ataupun tindakan dari anggota KWT dari bertani dengan teknik modern menjadi agroekologis atas dukungan keluarga dan masyarakat sehingga memberdayakan mereka dalam perannya memproduksi pangan bagi keluarga. Agroekologi sebagai suatu konsep praktikal sekaligus gerakan sosial ideal untuk mencapai kedaulatan pangan suatu negara dimulai dari tingkat keluarga