Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

NILAI-NILAI BUDAYA DALAM UNDANG-UNDANG HUKUM ADAT MELAYU JAMBI DITINJAU DARI PERSPEKTIF ISLAM Chandri Febri Santi
JAMBE: Jurnal Sejarah Peradaban Islam Vol. 4 No. 1 (2022): JAMBE: Jurnal Sejarah Peradaban Islam
Publisher : Jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam Undang-Undang Hukum Adat Melayu Jambi dan melihat relevansinya dengan perspektif Islam. Undang-Undang Hukum Adat Melayu Jambi terdiri atas tiga struktur, yaitu 1) Induk Undang-Undang Nan Lima, 2) Pucuk Undang Nan Delapan, dan 3) Anak Undang Nan Duabelas.Penelitian ini menggunakan metode penelitian historisdengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian adalah Undang-Undang Hukum Adat Melayu Jambi yang diterbitkan oleh Lembaga Adat Provinsi Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya dalam Undang-Undang Hukum Adat Melayu Jambi mengatur pada tiga pokok hakikat kehidupan manusia, yaitu hakikat kehidupan manusia, hakikat hubungan manusia dengan alam sekitar dan hakikat hubungan manusia dengan manusia lainnya. Dalam butir yang mengatur hakikat kehidupan manusia terdapat nilai budaya religius, nilai budaya keteladanan, nilai budaya keadilan, dan nilai budaya musyawarah. Dalam butir yang mengatur hakikat kehidupan manusia dengan alam sekitar terdapat nilai budaya peduli lingkungan. Dalam butir yang mengatur hakikat kehidupan manusia dengan manusia lainnya terdapat nilai budaya cinta tanah air, nilai budaya cinta damai, nilai budaya tanggung jawab, nilai budaya malu, nilai budaya empati, nilai budaya disiplin, dan nilai budaya tenggang rasa. Nilai-nilai budaya tersebut telah sesuai dalam perspektif Islam yang ditegaskan Alqur’an dan Sunnah. Dari duapuluh lima butir Undang-Undang Hukum Adat Melayu Jambi ada dua butir yang penetapan hukumannya tidak sesuai dengan Islam, yaitu pada butir yang mengatur masalah pembunuhan dan pergadaian.
PENGGUNAAN APLIKASI QSOFT4DBLIND UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SANTRI TUNANETRA DALAM MENCARI AYAT ALQUR’AN DI PESANTREN SAM’AN DARUS SHUDUR BANDUNG Hardian Dwi Putra; chandri febri santi
Indonesian Journal of Teaching and Learning (INTEL) Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v2i3.616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan santri Pondok Pesantren Tahfidz Tunanetra Sam’an Darus Shudur Cimenyak Kabupaten Bandung dalam mencari ayat Al-Quran dengan menggunakan aplikasi Qsoft4dblind. Penelitian ini dilakukan atas dasar kesulitan santri Tahfidz Tunanetra di pondok pesantren Tahfidz Tunanetra Sam’an Darus Shudur dalam melakukan pencarian ayat yang terdapat di dalam Al-qur’an, karena masih menggunakan media konvensional berupa Alqur’anBraille. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan model Kurt Lewin. Subjek pada penelitian tindakan kelas ini adalah santri tahfidz tunanetra yang berjumlah 6 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan sebesar 33,3% terhadap kemampuan santri tunanetra dalam mencari dan menemukan ayat Alqur’an. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi qsoft4dblind sebagai bentuk kecanggihan teknologi dapat digunakan untuk membantu anak berkebutuhan khusus disabilitas netra dalam proses pembelajaran Alqur’an. This study aims to improve the ability of blind students at Tahfidz Islamic Boarding School Sam'an Darus Shudur, Cimenyak Bandung, in searching for verses from the Qur’an using the Qsoft4dblind application. This research was conducted based on the inability of blind students in searching surah and verses contained in the Qur’an, because they still use conventional media such as Braille Qur’an. This research is a classroom action research. Class Action Research conducted in this study using the Kurt Lewin model. The subjects in this classroom action research were 6 students with visual impairments. The results of the study showed that there was a significant increase of 33.3% in the ability of blind students to search and find surah and verses of the Qur'an. Based on the results of the resesearch, it shows that the use of the qsoft4dblind application as a form of technological sophistication can be used to help children with special needs with visual impairments in the Al-Qur'an learning process.