Articles
Implementasi EIGRP Dalam Pembangunan Interkoneksi Jaringan Komputer PT. Timur Raya Lestari
Slamet Riyadi;
Ade Surya Budiman
J I M P - Jurnal Informatika Merdeka Pasuruan Vol 5, No 3 (2020): DESEMBER
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka Pasuruan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37438/jimp.v5i3.317
Pengembangan wilayah bisnis perusahaan akan berimplikasi kepada pengembangan infrastruktur jaringan komputer sebagai sarana pertukaran data dan informasi antar wilayah. Sebagai perusahaan yang terus mengembangkan wilayah bisnisnya, PT. Timur Raya Lestari membutuhkan infrastruktur jaringan komputer yang adaptif terhadap perkembangan jumlah kantor cabang. Jaringan komputer perusahaan saat ini menggunakan metode Static Routing dalam penentuan jalur (path) interkoneksi antar Router yang menghubungkan jaringan kantor pusat dan kantor cabang. Perkembangan perusahaan yang dinamis, harus disertai dengan pengembangan infrastruktur jaringan yang dinamis pula. Untuk mengimbangi perkembangan infrastruktur jaringan yang dinamis, perlu dirancang jaringan yang menggunakan metode penentuan jalur yang tepat, yaitu Dynamic Routing. Dalam penelitian ini, disimulasikan penggunaan EIGRP sebagai protokol Dynamic Routing untuk jaringan PT. Timur Raya Lestari. Dari hasil pengujian, diperoleh interkoneksi yang stabil, baik untuk jaringan yang sudah ada maupun untuk jaringan pada kantor cabang baru. Penentuan jalur interkoneksi dengan Router pada cabang baru, bisa berjalan lebih cepat dan efektif. Kata kunci—Network Infrastructure, Dynamic Routing, EIGRP
KAJIAN PENERAPAN EDI DALAM PENGELOLAAN RANTAI PASOKAN DI INDUSTRI MANUFAKTUR
Ade Surya Budiman
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 3 No. 3 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (780.037 KB)
|
DOI: 10.33197/jitter.vol3.iss3.2017.142
[Id]Industri manufaktur merupakan jenis industri yang bisa dikatakan mustahil bisa berjalan tanpa keberadaan dan kolaborasi dengan industri-industri manufaktur lainnya. Sebuah perusahaan manufaktur tidak bisa dikatakan berperan sebagai produsen atau sebagai konsumen saja, karena perusahaan-perusahaan itu secara umum ikut berperan dalam kegiatan hulu hingga hilir dalam sistem manufaktur. Business to Business (B2B) adalah model perniagaan yang berlaku pada industri manufaktur. Perusahaan berkolaborasi membentuk rantai pasokan (supply chain) dan bersimbiosis untuk menjamin ketersediaan bahan baku dan ketersediaan pembeli dari hasil produksi mereka. Teknologi informasi dapat berperan penting dalam masalah pengelolaan informasi antar perusahaan dalam siklus rantai pasokan. Electronic Data Interchange (EDI) merupakan sebuah mekanisme pertukaran data secara elektronis antara pembeli dan penjual didalam sebuah siklus rantai pasokan. Didalam implementasinya, EDI diterjemahkan dalam beberapa model dan bentuk yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan partner rantai pasokannya, sehingga perlu ditemukan formulasi yang standar mengenai bagaimana EDI diterapkan secara umum di industri manufaktur global. Didalam paper ini, akan dilakukan kajian mengenai bagaimana EDI berperan dalam pengelolaan rantai pasokan di industri manufaktur beserta model EDI yang telah diterapkan. Sehingga didapatkan gambaran mengenai standarisasi dari EDI dalam industri manufaktur.[En]Manufacturing industry is a kind of industry that can be said to be impossible to run without existence and collaboration with other manufacturing industries. A manufacturing company can not be said to play a role as a producer or as a consumer, as they generally play a role in upstream to downstream activities in the manufacturing system. Business to Business (B2B) is a commercial model applicable to the manufacturing industry. The company collaborates to form a supply chain and is symbiotic to ensure the availability of raw materials and the availability of buyers from their produce. Information technology can play an important role in the problem of information management between firms in the supply chain cycle. Electronic Data Interchange (EDI) is an electronic data exchange mechanism between buyers and sellers within a supply chain cycle. In its implementation, EDI is translated into several models and forms tailored to the needs of the company and its supply chain partners, so there is a need to find a standardized formulation of how EDI is generally applied in the global manufacturing industry. In this paper, a review of how EDI will play a role in supply chain management in the manufacturing industry and the EDI model that has been implemented. So we get a picture about the standardization of EDI in the manufacturing industry.
Interkoneksi Site-to-Site dan Remote Access Menggunakan Virtual Private Network dan IP Security
Muhammad Arif;
Ade Surya Budiman
Jurnal Sistem Informasi Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1028.764 KB)
|
DOI: 10.36706/jsi.v12i1.9413
Interkoneksi antar lokasi jaringan komputer (site-to-site network) sangat diperlukan dalam kaitannya dengan pengembangan organisasi. Pengembangan organisasi baik perusahaan swasta maupun instansi pemerintah umumnya berimplikasi kepada penambahan atau perluasan wilayah kerja. Dengan wilayah kerja yang semakin luas, tentunya akan membutuhkan fleksibilitas dalam proses komunikasi data antar wilayah. Untuk menunjang fleksibilitas komunikasi data antar wilayah, jaringan komputer harus dibangun menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi tersebut. PT. Sab’a System Solution merupakan sebuah perusahaan swasta yang memperluas wilayah kerja hingga ke Semarang. Jarak yang jauh antara kantor pusat di Jakarta dengan kantor cabang di Semarang, membutuhkan infrastruktur jaringan komputer yang tepat agar kedua site dapat saling terhubung dan dipergunakan dalam komunikasi data. Solusi yang paling efektif dan efisien untuk menghubungkan kedua site tersebut adalah dengan menerapkan site-to-site Virtual Private Network (VPN) dan remote-access VPN untuk menunjang kebutuhan komunikasi bagi mobile user. Dalam penelitian ini, analisa, perencanaan dan desain VPN dilakukan menggunakan software simulator, sekaligus juga untuk menguji efektifitasnya jika nantinya diterapkan pada interkoneksi site-to-site. VPN yang di desain dalam penelitian ini dipadukan dengan IP Security (IPSec) sebagai protokol penunjang keamanan VPN tunnel, ketika data ditransmisikan melalui jalur publik/internet. Dari hasil pengujian, menggunakan software simulator, komunikasi data antar site bisa berjalan dengan lancar serta data telah terenkripsi dengan aman ketika melintasi jalur publik/internet.
Implementasi Protokol Keamanan Dan Segmentasi Jaringan Dalam Project Pembangunan WLAN Untuk PT Pan Pacific Insurance
Riyan Almakhi;
Ade Surya Budiman;
Rachmawati Darma Astuti
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/justin.v11i1.53745
Security of data and network devices is essential in the development of a computer network, either in the creation of new computer networks or in the development of existing computer networks. PT. Pan Pacific Insurance as a company that holds large amounts of data along with its supporting computer network's infrastructure, focuses on security aspects in addition to performance aspects in its computer network. To get the flexibility of its computer network, the company developed a wireless local area network (WLAN) in line with the relocation of its head office. The Existing company's network needs to be improved with a WLAN network, so it does not only improve employee performance and provides the best security for company data. For those purposes, the authors applied the use of Cisco Wireless LAN Controller (WLC), Cisco Access Point and applied the WPA+WPA2 PSK security protocol for the SSID used by employees. Using this protocol when employees want to connect to the network wireless, they will be forced to type the password that has been set. In addition to implementing the security protocol, the author also applies the Web Policy Authentication security protocol for the SSID used by guests. So that guests who want to connect to a wireless network will be directed to a web browser to be asked to enter a username and password first. A series of security protocols, also added with network segmentation on each SSID to use a different network address. Thus, the essence of network security and performance is expected to increase. From the results of the tests carried out, obtained security guarantees on the PT. Pan Pacific Insurance successfully directs every user connected to the network as part of the security protocol implemented. Furthermore, with network segmentation, user traffic is more controlled because guests get their network segmentation, so they don't interfere with network traffic for users or company staff in company operations.
PURWARUPA SISTEM KNOWLEDGE MANAGEMENT PERTANIAN DAN PERIKANAN DARAT INDONESIA BERBASIS WEB
Ade Surya Budiman
Jurnal Maklumatika Jurnal Maklumatika Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Informasi NIIT
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (696.921 KB)
Indonesia memiliki wilayah yang luas, dengan jumlah petani dan nelayan perairan darat yang tersebar di banyak daerah serta jauh dari akses langsung pemerintah. Kondisi ini berdampak pada kemampuan petani dan nelayan perairan darat dalam meyelesaikan persoalan yang muncul dalam pekerjaan mereka. Kerjasama antar sesama petani dan sesama nelayan perairan darat mesti diterapkan, agar terbentuk distribusi pengetahuan yang dibutuhkan bagi pengembangan usaha mereka. Pemerataan pengetahuan menjadi hal yang penting untuk membantu petani, nelayan, akademisi dan pemerintah guna menemukan solusi bersama seputar pertanian dan perikanan darat. Untuk mencapai hal ini, teknologi informasi bisa menjadi salah satu solusi untukmendistribusikan pengetahuan. Teknologi informasi bisa menjadi penghubung komunikasi antar wilayah, sehingga bisa mencapai banyak petani dan nelayan, disamping itu terhubung pula dengan pemerintah dan akademisi. Dengan demikian, pemerataan distribusi pengetahuan bisa tercapai. Pengelolaan pengetahuan berbasis web merupakan bentuk teknologi informasi yang dipergunakan untuk mencapai pemerataan distribusi pengetahuan. Purwarupa situs knowledge management dipergunakan untuk mencari, menjaring, membagikan dan menerapkan pengetahuan-pengetahuan lama maupun baru. Pengelolaan pengetahuan berbasis web ini menangani hampir semua hal yang dibutuhkan dalam proses knowledge management.
STRATEGI PENERAPAN CLOUD COMPUTING UNTUK PERCEPATAN IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT WILAYAH RURAL DI INDONESIA
Ade Surya Budiman;
Fahrizal
Jurnal Maklumatika Jurnal Maklumatika Vol.4 No.2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Informasi NIIT
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (520.865 KB)
Pilar utama dalam penerapan e-Government adalah ketersediaan infrastruktur teknologi informasi. Infrastruktur teknologi informasi ini harus mampu menjamin ketersediaan, keamanan, kemudahan dan fleksibilitas akses informasi yang dibutuhkan stakeholder. Hal tersebut bisa dicapai diantaranya melalui sistem Cloud Computing. Kemampuan Cloud Computing diantaranya ketersediaan dan fleksibilitas dalam mengakses informasi. Akan tetapi, Cloud Computing juga memiliki isu-isu yang terkait, utamanya dalam hal keamanan, pengelolaan dan kecepatan akses jaringan teknologi informasi. Beberapa layanan Cloud Computing yaitu PaaS, SaaS dan IaaS. Indonesia dengan sebaran teknologi informasi yang belum merata, dilihat dari kemajuan infrastruktur dan penguasaan sumber daya manusia dibidang teknologi informasi. Hal ini kebanyakan ditemukan di daerah yang relatif jauh dari ibu kota provinsi atau dikategorikan sebagai wilayah rural. Penelitian ini dilakukan studi kelayakan e-Government untuk diterapkan oleh pemerintah daerah di wilayah rural, yang utamanya merupakan wilayah dengan keterbatasan akan ketersediaan dan kehandalan infrastruktur. Pada penelitian ini akan menganalisa kelayakan penerapan e-Government melalui metode yang memperhatikan aspek terkait Kekuatan (Strength), Kelemahan (Weaknesses), Kesempatan (Opportunities) dan Tantangan (Treats) atau disingkat Metode SWOT. Cloud Computing ditawarkan menjadi solusi atas aspek-aspek yang ditemukan dari hasil analisa SWOT terhadap penerapan e-Government. Dengan penerapan dan pemilihan layanan Cloud Computing yang tepat, diharapkan mempercepat implementasi sistem e-Government secara menyeluruh di wilayah Indonesia.
Uji Akurasi Model Machine Learning Untuk Memprediksi Faktor Pendorong Pergantian Karyawan
Ade Surya Budiman;
Desmulyati Desmulyati;
Fahrizal Fahrizal
Jurnal Sistem Informasi Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jsi.v15i1.20465
Tim yang kohesif dan solid mempengaruhi stabilitas proses kerja dalam suatu organisasi. Pergantian anggota tim atau karyawan dalam waktu singkat dapat mempengaruhi bagaimana perusahaan dapat segera mencapai proyek dan target organisasi. Berbagai faktor dapat memicu pergantian karyawan. Dari penelitian ini, ditemukan beberapa faktor pendorong utama pergantian karyawan. Untuk menemukan faktor-faktor pendorong tersebut, dibangun suatu model machine learning. Selanjutnya untuk memastikan akurasi dari model yang dibangun, dilakukan uji akurasi terhadap dua algoritma yang dipergunakan untuk membangun model tersebut, yaitu Logistic Regression dan Random Forest. Pengujian menggunakan dataset publik diperoleh skor akurasi sebesar 0,77 pada Logistic Regression, dan Random Forest memiliki skor akurasi sebesar 0,98. Faktor pendorong turnover karyawan tertinggi adalah tingkat kepuasan sebesar 50,05%, diikuti oleh waktu yang dihabiskan di perusahaan sebesar 27.14%. Faktor pendorong ketiga yang paling signifikan adalah evaluasi terakhir dari pekerja yaitu sebesar 18,27%.
Perancangan Keamanan Jaringan Komputer Pada Router Dengan Metode ACL Pada PT. Aruna Sinar Jaya Jakarta
Cahyo Candra Wijaya;
Ade Surya Budiman
ZETROEM Vol 5 No 2 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36526/ztr.v5i2.3077
At PT. Aruna Sinar Jaya, the Internet network plays an important role in running the company's wheel. The problem is that some client computers that do not require an internet connection in their work still have access to the Internet, sometimes the Internet is overused that is not related to work. To solve the above problems, network security methods such as Access Control List (ACL) are needed to make Internet use in Aruna Sinar Jaya more controlled and efficient. In this case, the author recommends implementing ACL on Mikrotik routers using Winbox to restrict internet connections. Keywords: Access Control List, Microtic Router, Winbox.
Designing Prototype of Volume Detector for Medical Oxygen Cylinder Using NodeMCU ESP8266
Mamad Muhamad Mansur;
Rahmat Ismatullah Ibrahim;
Ade Surya Budiman
bit-Tech Vol. 6 No. 2 (2023): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/bt.v6i2.980
The COVID-19 pandemic posed significant challenges to the healthcare sector, particularly due to the imbalance between patient numbers and available medical staff, resulting in difficulties during emergencies. One such challenge was the prompt replacement of oxygen cylinders. Leveraging Internet of Things (IoT) technology, we developed a prototype oxygen cylinder volume detector aimed at providing early notifications to healthcare professionals. This prototype incorporates the NodeMCU ESP8266, equipped with an Infrared (IR) Obstacle Sensor. The sensor communicates with a relay to activate an MP3 module, delivering audible alerts. Furthermore, the NodeMCU ESP8266 system integrates CTBot to send text notifications through the Telegram application to the nearest healthcare personnel. Visual alerts are also provided through red LED lights attached to the cylinders, indicating which oxygen cylinder is approaching depletion. Comprehensive testing validated the proper functionality of all system components. This innovative oxygen cylinder detector prototype is designed to streamline healthcare worker and nurse workflows by offering quicker access to accurate information regarding the status of medical oxygen cylinders. Not only does this enhance patient care efficiency, but it also ensuring the availability of oxygen is crucial for critical patients.
Perancangan dan Pengembangan Virtual Private Network (VPN) Menggunakan PPTP Pada PT Indobinatu Mitra Sejati
Atmoko, Agus Tri;
Budiman, Ade Surya;
Nuraeni, Nia
Jurnal Teknologi Sistem Informasi Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Universitas Multi Data Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35957/jtsi.v5i1.7808
PT Indobinatu Mitra Sejati merupakan perusahaan bidang jasa pelayanan pencucian (laundry), berupa Dry Cleaning dan Wet Cleaning. Perusahaan ini memerlukan sinkronisasi data yang baik untuk kegiatan operasional kantor dan komunikasi data antara kantor pusat dan kantor cabang. Akan tetapi, terdapat kendala berupa belum terhubung nya kantor pusat dengan kantor cabang, sehingga dalam proses pertukaran data masih menggunakan e-mail yang memiliki batasan ukuran file. Disamping itu terdapat potensi kelemahan keamanan selama transmisi data melalui jaringan publik, dan juga kesalahan dalam aplikasi perusahaan yang tidak bisa langsung di tangani karena pemilik berada di kantor pusat. Untuk itu, perlu dirancang sebuah jaringan Virtual Private Network (VPN) dengan Point to Point Tunneling Protocol (PPTP) yang dapat menghubungkan jaringan kantor pusat dengan kantor cabang. Dengan tetap memanfaatkan IP Publik diharapkan pertukaran data dapat dilakukan dengan mudah, aman dan efisien dengan adanya autentikasi pengguna, enkripsi dan juga enkapulasi pada setiap data yang di transmisikan di dalam jaringan. Dengan penggunaan jaringan VPN ini pengguna juga dapat memanfaatkan jaringan publik dalam mengakses data di kantor cabang dari kantor pusat atau bahkan dari rumah dengan menggunakan perangkat pribadi.