Penguasaan teknik dasar merupakan aspek fundamental dalam pembinaan atlet bola voli, khususnya pada pemain pemula. Hasil observasi awal di VC Amatir Rambah Hilir menunjukkan bahwa sebagian besar pemain belum menguasai teknik dasar bola voli secara optimal, terutama pada keterampilan servis bawah, passing bawah, passing atas, smash, dan blocking. Selain itu, peserta juga memiliki pemahaman yang masih terbatas mengenai penyusunan program latihan yang sistematis serta penerapan prinsip pencegahan cedera olahraga selama proses latihan. Kondisi tersebut berpotensi menghambat peningkatan keterampilan sekaligus meningkatkan risiko terjadinya cedera akibat kesalahan teknik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemain pemula melalui penyuluhan program latihan teknik dasar bola voli menggunakan metode drill yang diintegrasikan dengan edukasi pencegahan cedera olahraga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Service Learning yang meliputi tahapan observasi dan identifikasi kebutuhan, penyuluhan, demonstrasi teknik dasar, praktik latihan menggunakan metode drill, serta evaluasi melalui observasi keterampilan dan diskusi. Materi yang diberikan mencakup teknik servis bawah, passing bawah, passing atas, smash, blocking, prinsip penyusunan program latihan, serta pentingnya pemanasan, pendinginan, pengaturan beban latihan, dan teknik gerak yang benar sebagai upaya pencegahan cedera. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik dasar bola voli, meningkatnya keterampilan dalam mela Kukan gerakan dasar secara lebih benar dan terkoordinasi, serta meningkatnya kesadaran peserta terhadap pentingnya pencegahan cedera selama latihan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembinaan dasar yang efektif, aman, dan berkelanjutan bagi klub bola voli amatir.