Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSUMSI DAUN KATUK MENINGKATKAN KECUKUPAN ASI PADA IBU MENYUSUI Desi Ari Madiyanti; Istikomah Istikomah; Umi Ambarwati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v12i2.2070

Abstract

Pendahuluan: ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Masalah menyusui umumnya adalah produksi ASI yang kurang. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan menyusui. Kandungan daun katuk dapat meningkatkan hormon prolactin untuk menyusui sehingga produksi ASI meningkat. Tujuan: Diketahui hubungan konsumsi daun katuk dengan kecukupan ASI pada Ibu Menyusui Metode: Desain penelitian ini survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0−6 bulan di Pekon Singosari Kecamatan Talang padang Kabupaten Tanggamus. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 60 orang. Penelitian ini menggunakanan alisis univariat dan bivariate Hasil: Ada hubungan konsumsi daun katuk dengan kecukupan ASI pada Ibu Menyusui, dibuktikan p-value = 0,000
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN MATERNAL MELALUI EDUKASI TANDA BAHAYA KEHAMILAN UNTUK MEWUJUDKAN KEHAMILAN AMAN DAN SEHAT DI RUMAH SEHAT IBU ANAK ‘AISYIYAH (RSIAA) PRINGSEWU Yeti Septiasari; Wahyu Widayati; Marlinda; Desi Ari Madiyanti
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3690

Abstract

Rendahnya tingkat pemahaman ibu hamil mengenai kesehatan maternal, khususnya terkait tanda bahaya kehamilan, masih menjadi permasalahan yang dapat menyebabkan keterlambatan dalam mengenali komplikasi serta mengambil keputusan untuk memperoleh layanan kesehatan yang tepat. Hasil asesmen yang dilakukan di Rumah Sehat Ibu Anak ‘Aisyiyah (RSIAA) Pringsewu menunjukkan bahwa sebagian ibu hamil belum memiliki pengetahuan yang memadai mengenai berbagai tanda bahaya selama masa kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif yang sistematis dan berkesinambungan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan maternal melalui pemberian edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan sebagai upaya mendukung terciptanya kehamilan yang sehat dan aman. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, distribusi leaflet sebagai media edukasi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab dengan ibu hamil yang berkunjung ke RSIAA Pringsewu. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai berbagai tanda bahaya kehamilan, seperti perdarahan, nyeri abdomen hebat, sakit kepala berat, edema pada ekstremitas, berkurangnya gerakan janin, serta ketuban pecah dini. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran untuk menjalani pemeriksaan antenatal secara teratur dan segera mencari bantuan tenaga kesehatan apabila mengalami tanda bahaya. Dengan demikian, edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan terbukti berperan dalam meningkatkan literasi kesehatan maternal serta mendukung upaya pencegahan komplikasi dan terwujudnya kehamilan yang aman dan sehat.Top of FormBottom of Form