Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN IBU PASCA SALIN MELALUI EDUKASI MASA NIFAS DAN KONSELING PENGAMBILAN KEPUTUSAN KB PASCA SALIN BERBASIS KEISLAMAN DI BPM KABUPATEN PRINGSEWU Analia Kunang; Wahyu Widayati
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3689

Abstract

Masa nifas merupakan periode kritis bagi ibu pasca persalinan yang memerlukan perhatian khusus terkait pemulihan fisik dan pengaturan jarak kehamilan melalui KB pasca salin. Di Kabupaten Pringsewu, partisipasi KB pasca salin masih menghadapi kendala akibat rendahnya literasi kesehatan serta adanya keraguan sosioreligius masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu pasca salin melalui edukasi masa nifas terstruktur dan konseling pengambilan keputusan KB pasca salin berbasis nilai keislaman (tanzhīm an-nasl). Kegiatan ini dilaksanakan pada 15 Mei 2026 di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Dzul Istiqomah dengan melibatkan sasaran utama ibu pasca salin. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi menggunakan media leaflet dan konseling dua arah berbasis pilihan sadar (informed choice). Hasil pelaksanaan program menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat memuaskan di atas 80% pada seluruh indikator capaian. Melalui verifikasi lisan, tingkat pemahaman ibu mengenai tanda bahaya nifas mencapai 92%, dan penerimaan spiritual terhadap konsep pengaturan jarak kehamilan berbasis Islam mencapai 95%. Sebanyak 85% ibu mampu menentukan metode kontrasepsi secara mandiri, dan 80% di antaranya berkomitmen menjadwalkan pemasangan pada kunjungan berikutnya. Kesimpulannya, integrasi edukasi klinis dan pendekatan keislaman satu hari ini efektif dalam memantapkan keputusan ber-KB bagi ibu pasca salin.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN MATERNAL MELALUI EDUKASI TANDA BAHAYA KEHAMILAN UNTUK MEWUJUDKAN KEHAMILAN AMAN DAN SEHAT DI RUMAH SEHAT IBU ANAK ‘AISYIYAH (RSIAA) PRINGSEWU Yeti Septiasari; Wahyu Widayati; Marlinda; Desi Ari Madiyanti
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3690

Abstract

Rendahnya tingkat pemahaman ibu hamil mengenai kesehatan maternal, khususnya terkait tanda bahaya kehamilan, masih menjadi permasalahan yang dapat menyebabkan keterlambatan dalam mengenali komplikasi serta mengambil keputusan untuk memperoleh layanan kesehatan yang tepat. Hasil asesmen yang dilakukan di Rumah Sehat Ibu Anak ‘Aisyiyah (RSIAA) Pringsewu menunjukkan bahwa sebagian ibu hamil belum memiliki pengetahuan yang memadai mengenai berbagai tanda bahaya selama masa kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif yang sistematis dan berkesinambungan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan maternal melalui pemberian edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan sebagai upaya mendukung terciptanya kehamilan yang sehat dan aman. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, distribusi leaflet sebagai media edukasi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab dengan ibu hamil yang berkunjung ke RSIAA Pringsewu. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai berbagai tanda bahaya kehamilan, seperti perdarahan, nyeri abdomen hebat, sakit kepala berat, edema pada ekstremitas, berkurangnya gerakan janin, serta ketuban pecah dini. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran untuk menjalani pemeriksaan antenatal secara teratur dan segera mencari bantuan tenaga kesehatan apabila mengalami tanda bahaya. Dengan demikian, edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan terbukti berperan dalam meningkatkan literasi kesehatan maternal serta mendukung upaya pencegahan komplikasi dan terwujudnya kehamilan yang aman dan sehat.Top of FormBottom of Form
PENGARUH METODE SITZ BATH DAUN BINAHONG TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REJOSARI TAHUN 2025 Nindi Olivia; Wahyu Widayati; Azizati Salmas Marsiami
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v15i1.3414

Abstract

Luka perineum merupakan salah satu kondisi yang umum dialami oleh ibu nifas danmembutuhkan penanganan yang tepat untuk mencegah infeksi serta mempercepat proses penyembuhan. Salah satu metode yang mulai banyak digunakan adalah Sitz Bath dengan daun binahong (Anredera Cordifolia) yang memiliki sifat antiinflamasi dan anti bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tingkat penyembuhan luka perineum sebelum dan sesudah intervensi Sitz Bath Daun Binahong. Metode penelitian menggunakan desain Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Jumlah responden sebanyak 25 ibu nifas yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi penyembuhan luka perineum berdasarkan parameter kondisi jaringan, nyeri, dan tanda inflamasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat distribusi kategori penyembuhan luka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh metode Sitz Bath daun binahong terhadap penyembuhan luka perineum ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari ditunjukan dengan nilai p-value =0,000 dan rata-rata 0,76 (mean = 0,76) percepatan penyembuhan baik. Disarankan agar metode Sitz Bath daun binahong digunakan sebagai salah satu intervensi rutin dalam perawatan luka perineum ibu nifas untuk mempercepat proses penyembuhan.