Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK T-SHIRT MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS & FAILURE MODE AND EFFETCS ANALYSIS PADA PT.XYZ Dani Hamdani; Afif Fawa Idul Fata; Hendi Iskandar
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.158

Abstract

Pada era industri yang kompetitif, pengendalian kualitas menjadi faktor penting dalam mempertahankan daya saing perusahaan, terutama dalam industri konveksi. Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ yang berlokasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dengan fokus pada pengendalian kualitas produk pakaian jenis T-Shirt. Berdasarkan data produksi periode September 2024 hingga Februari 2025, ditemukan rata-rata persentase kecacatan sebesar 2,8%, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 2,5%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan penyebab cacat produk, serta memberikan usulan perbaikan yang tepat. Metode yang digunakan adalah Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah secara sistematis, dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menilai tingkat resiko kegagalan menggunakan Risk Priority Number (RPN). Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama cacat berasal dari proses penjahitan (47%), pemotongan (23%), sablon (20%), dan bahan baku (10%). Setelah dilakukan perhitungan RPN, ditemukan bahwa kegagalan terbesar berasal dari proses penjahitan dengan RPN tertinggi. Usulan perbaikan dilakukan berdasarkan pendekatan 5W+1H untuk meningkatkan efektivitas proses produksi dan meminimalkan kecacatan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu Perusahaan dalam meningkatkan kualitas produk dan efesiensi produk.
Ergonomic Analysis of the 50-KG Urea Fertilizer Packaging Process Using the RULA and REBA Methods at PT. XYZ Muchamad Abdilah Ardiansyah; Afif Fawa Idul Fata; Tarman
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 02 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v6i02.159

Abstract

Proses pengemasan pupuk urea 50 kg di PT. XYZ masih dilakukan secara semi-manual dengan aktivitas fisik berat, gerakan berulang, dan postur tidak ergonomis yang berisiko menimbulkan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomi pada proses pengisian dan penjahitan menggunakan metode RULA dan REBA, serta mengidentifikasi keluhan tubuh pekerja melalui kuesioner Nordic Body Map (NBM). Hasil NBM menunjukkan bahwa 80% keluhan berasal dari 11 titik tubuh utama, dengan keluhan dominan pada tangan kanan (13,21%), lengan atas kanan (11,32%), dan tangan kiri (9,43%). Skor penilaian RULA mencapai 6 (Action Level 3), sedangkan REBA sebesar 13 (Action Level 4), yang menunjukkan bahwa postur kerja memiliki tingkat risiko tinggi hingga sangat tinggi dan memerlukan tindakan korektif segera. Faktor risiko utama meliputi postur kerja membungkuk, beban kerja berat, gerakan repetitif, dan minimnya penggunaan alat bantu. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya perbaikan desain stasiun kerja, penyediaan alat bantu ergonomis, serta penerapan rotasi tugas untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, nyaman, dan produktif.