Najamuddin
Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum, Universitas Negeri Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERCERAIAN DI KOTA MAKASSAR SELAMA PANDEMI COVID-19 Rosfida Sitoris; Najamuddin Najamuddin; Muhammad Rasyid Ridha
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kasus perceraian selama Pandemi Covid-19 terjadi pula di kota Makassar. Semenjak Januari sampai Desember 2021 kasus perceraian diajukan di Pengadilan Agama Klas 1A Makassar mencapai 2654 kasus, terdiri dari cerai talak 647 kasus sedangkan cerai gugat ada 2007 kasus. (Mirsan, 2022). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perceraian di kota Makassar selama Pandemi Covid-19, untuk mengetahui faktor sosial perceraian di kota Makassar selama Pandemi Covid-19, untuk mengetahui motif sosial sebagai pemicu perceraian dikota Makassar selama Pandemi Covid-19, untuk mengetahui perspektif masyarakat dari aspek sosial dan aspek religiusitas. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) kondisi perceraian di kota Makassar selama Pandemi Covid-19 tidak mengalami peningkatan, 2) faktor sosial perceraian selama Pandemi Covid-19 yakni faktor Isolasi Sosial dan faktor Stressor Sosial Budaya, 3) Motif Sosial sebagai faktor pemicu perceraian selama Pandemi Covid-19 yakni, motif lepas tanggunjawab, Ketenangan diri, dan Meredakan Ketegangan. 4) Perspektif masyarakat di kota Makassar selama Pandemi Covid-19, ditinjau dari aspek sosial yakni adanya pergeseran makna perceraian di zaman dulu dengan masa sekarang diera modernitas. Jika zaman dulu perceraian merupakan hal yang tabu, namun sebaliknya saat ini perceraian merupakan pilihan hidup. Sementara ditinjau dari aspek Religiusitas, bahwa perceraian terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap ilmu agama khususnya dalam bab nikah dan bab perceraian. Teori Konflik dari Ralf Dahrendrof menunjukan bahwa perceraian terjadi karena ada pertentangan, pertikaian, dan ketidaksesuaian antara pasangan suami istri terhadap suatu hal. Aspek teori konflik Dahrendrof memimpin kearah perubahan dan pembangunan (Poloma, 2010).
Penggunaan Kuis Teka Teki Silang dalam Upaya Meningkatan Minat Belajar Sejarah di SMAN 14 Gowa Ahmad Shadiq Syamsir Putra; Najamuddin; Abdul Naim
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa khususnya pada pembelajaran Sejarah di kelas XI.C2 SMAN 14 Gowa. Penelitian ini menelusuri dampak penggunaan teka teki silang pada pembelajaran Sejarah dalam meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan kehadiran siswa pada Pelajaran Sejarah dikarenakan kurangnya minat belajar Sejarah siswa tersebut sehingga disepakati melalui diskusi dengan pamong untuk mengatasi masalah tersebut melalui pembelajaran yang lebih interaktif yakni dengan memanfaatkan kuis teka teki silang pada Pelajaran Sejarah. Penelitian ini menggunakan model penelitian menurut Kemmis dan Mr. Teggart yang terdiri dari empat kegiatan pokok, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi serta pengambilan Keputusan untuk pengembangan kegiatan dan Tindakan selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pemanfaatan kuis teka teki silang dapat mempengaruhi minat dan aktivitas siswa dalam belajar Sejarah dibuktikan dengan adanya peningkatan kehadiran siswa pada siklus I namun masih ada yang belum mengerti terkait pengerjaan kuis tersebut akan tetapi pada akhirnya siswa mengalami peningkatan bak dari segi kehadiran maupun proses belajar dengan baik pada siklus 2. Oleh karena itu dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan kuis teka teki silang dapat meningkatan minat dan aktivitas belajar Sejarah siswa.
Budaya dan Spirit Ekonomi: Studi Etos Kerja Masyarakat Toraja di Kecamatan Biring Kanaya Kota Makassar Anastasia Nely Balaba; Mr. Najamuddin; St. Junaeda
Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science Vol 6 No 2 (2022): TEBAR SCIENCE: JURNAL KAJIAN SOSIAL & BUDAYA
Publisher : Rayhan Intermedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the existence of Toraja culture in the Toraja overseas community and the impact of Toraja culture on the economic spirit and work ethic of the Toraja people in Biring Kanaya District. Finding out and answering: 1) Cultural spirit in building the work ethic of the Toraja people in Biring Kanaya District; 2) The economic spirit of the Toraja people in Biringkanaya District; and 3) The impact of Toraja culture on the economic spirit and work ethic of the Toraja people in Biring Kanaya District. This research is descriptive qualitative. The selected informants are indigenous Toraja residents who are currently living in Biring Kanaya District, Makassar City. Researchers collect data through interviews and documentation. The results of the study show that the work ethic of the Toraja people, which is based on the desire to perform and participate in the Solo Rambu Ceremony, gives the view that work is able to provide encouragement in shaping a quality life and forming a work ethic. The motivation of the Toraja people in forming an economic spirit is the existence of the Solo Sign Ceremony which in its implementation requires a large enough cost so that the Toraja people try to find jobs that can improve their economy. Education is the driving force for the Toraja people to migrate. The resulting impact is to make culture an excuse to work hard, which then becomes the economic spirit of the overseas community, and forms a good work ethic.