ABSTRACT Technological advancements require children to develop computational thinking skills from an early age; however, these skills have not yet developed optimally among children aged 5–6 years. This study aimed to improve children's computational thinking skills through a Maze Board based on Unplugged Coding. The novelty of this study lies in the use of the Maze Board as a concrete learning medium designed according to the characteristics of early childhood learning through play-based and problem-solving activities. This research employed Classroom Action Research based on the Kurt Lewin model conducted in two cycles involving Group B children at TK Artanita Al Khoeriyah. Data were collected through observation, field notes, and documentation and analyzed qualitatively and quantitatively. The results showed that children's computational thinking skills improved from 49.43% in the pre-cycle to 65.27% in Cycle I and 81.25% in Cycle II. The children demonstrated progress in sequencing steps systematically, recognizing patterns, and independently correcting errors. The findings indicate that the Maze Board based on Unplugged Coding effectively enhances computational thinking skills, logical reasoning, and active participation in learning activities. Therefore, this medium can serve as an innovative alternative for developing computational thinking skills in early childhood education. ABSTRAK Perkembangan teknologi menuntut anak memiliki kemampuan berpikir komputasional sejak usia dini, namun kemampuan tersebut belum berkembang optimal pada anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir komputasional anak melalui media Maze Board berbasis Koding Unplugged. Kebaruan penelitian terletak pada penggunaan Maze Board sebagai media konkret yang dirancang sesuai karakteristik belajar anak usia dini melalui aktivitas bermain dan pemecahan masalah. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kurt Lewin dalam dua siklus pada anak kelompok B di TK Artanita Al Khoeriyah. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir komputasional anak meningkat dari 49,43% pada pra siklus menjadi 65,27% pada siklus I dan 81,25% pada siklus II. Anak menunjukkan perkembangan dalam menyusun langkah secara runtut, mengenali pola, dan memperbaiki kesalahan secara mandiri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Maze Board berbasis Koding Unplugged efektif meningkatkan kemampuan berpikir komputasional, logika berpikir, dan keterlibatan aktif anak dalam pembelajaran. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir komputasional pada anak usia dini.