Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Collaborating Report Dalam Penyajian Berita Pada Media Online Indozone.id Dengan Sumber Sosial Media Fahmy Fotaleno; Anna Kurniawati; Rina Raflina
Jurnal Media Penyiaran Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2088.908 KB) | DOI: 10.31294/jmp.v1i1.392

Abstract

Penelitian ini berusaha menjawab bagaimana collaborating report dalam penyajian Berita di Indozone.id dengan sumber sosial media. Mengutip konten media sosial ke dalam sebuah berita sejatinya merupakan fenomena kontemporer jurnalisme yang terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia. Dengan fenomena sosial media khususnya info viral telah merambah ke dalam media berita online, tidak hanya media-media online yang baru tumbuh (start up) bahkan media massa lama menggunakan informasi yang sedang viral di sosial media menjadi sumber informasi. Fenomena ini menimbulkan adanya perubahan dan pergeseran bagi media massa konvensional. Indozone.id sebagai media online yang tergolong baru dengan usianya yang baru beranjak 1 tahun, cukup menarik perhatian. Pasalnya, dengan usia yang masih sangat muda, Indozone.id sudah bisa masuk dalam 50 besar media di Indonesia berdasarkan peringkat di situs Alexa.com. Hal ini tidak terlepas dari bagaimana Indozone.id memanfaatkan sosial media sebagai salah satu rujukan atau sumber dalam mengelola dan membuat berita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metodologi studi kasus.
Posisi Media dalam Membentuk Budaya “Perkawinan Politik” Sulawesi Tenggara Daratan dengan Kepulauan Sulawesi Tenggara pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara Fahmy Fotaleno; Denny Setiawan Batubara
LITERATUS Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Internasional Sosial dan Budaya
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v5i1.1250

Abstract

The objectives of this research are: This study aims: (1) to determine the role of the media in shaping the culture of "political marriage" between the mainland and the islands in the Southeast Sulawesi Governor Election and (2) the model for selecting strategies in the culture of "political marriage" between the mainland and the islands of Southeast Sulawesi in the election of the governor of Southeast Sulawesi. This research is a qualitative descriptive study. Data obtained through observation, interviews and media documentation. Information was obtained from various sources who were considered active and directly involved in the direct election for the Governor and Deputy Governor of Southeast Sulawesi. In the Southeast Sulawesi Pilgub event, the role of the media is quite high in leading public opinion and also the elite to "marry" the pair of figures from the Southeast Sulawesi and Southeast Sulawesi Islands. This practice is deliberately carried out to as much as possible the identity of the people of Southeast Sulawesi who are geographically divided into people who live and live in the Southeast Sulawesi region and people in Southeast Sulawesi feel represented in this pair. The distribution of discourse to society is carried out strategically by the media, be it print media, online media and electronic media.
Post Holiday Blues: Studi Komunikasi Terhadap Gejala Psikologis Pasca Libur Panjang Fahmy Fotaleno
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2773

Abstract

Fenomena Post Holiday Blues (PHB), yaitu perasaan tidak nyaman yang muncul setelah menjalani libur panjang, menjadi isu yang signifikan dalam konteks psikologis dan komunikasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis PHB melalui perspektif ilmu komunikasi dengan menggunakan pendekatan Teori Kognisi Sosial (Social Cognitive Theory) dan Teori Interaksi Simbolik (Symbolic Interactionism). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menelaah berbagai artikel berita serta pernyataan para ahli yang relevan. Fokus utama terletak pada bagaimana individu memaknai pengalaman liburan dan bagaimana simbol serta interaksi sosial memengaruhi respons emosional terhadap kembalinya rutinitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHB tidak hanya dipicu oleh kelelahan fisik, tetapi juga oleh ekspektasi sosial yang tinggi terhadap momen liburan, kontras yang tajam antara suasana liburan dan kenyataan kerja, serta kurangnya strategi komunikasi yang efektif dalam menghadapi peralihan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal dan pemahaman simbolik berperan penting dalam mengelola emosi pasca-liburan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi komunikasi dalam masyarakat, khususnya dalam membantu individu mengantisipasi dan mengelola stres setelah liburan. Studi ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal dalam memperluas kajian komunikasi terkait kesehatan mental di era modern.