Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemberdayaan KWT Melati Melalui Aplikasi Teknologi Pangan dan Diversifikasi Pengolahan Buah Nangka di Desa Suranadi Anna Apriana Hidayanti; Rifani Nur Sindy Setiawan; Amuddin Amuddin; Rahayu Rahayu; Miftahul Khairat
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6718

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mataram merupakan bentuk keterlibatan perguruan tinggi mengimplementasi pengetahuan kegiatan yang di dukung melalui Hibah Kemendikbudristekdikti  2023 untuk pengadaan Alat Vaccum friying pada KWT Melati Di Desa Suranadi. Kegiatan ini dilakukan di Desa Suranadi Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Mitra kegiatan merupakan mitra produktif yang bergerak dalam produksi dodol nangka, yaitu KWT Melati dengan brand dodol “DOFIRA”. KWT Melati tidak hanya memproduksi dodol nangka, terdapat juga dodol sirsak dan keripik nangka. Namun produksi keripik nangka sempat terhenti karena kurangnya teknologi dalam pembuatan keripik nangka yang gurih dan renyah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2023 dengan metode pelatihan langsung serta pendampingan cara pembuatan keripik Nangka  dengan materi prosedur operasional penggunaan mesin vacuum frying dan produksi keripik Nangka. Pada tahap ini peserta pelatihan adalah anggota dari KWT Melati. Peserta pelatihan diberikan pengetahuan tentang mesin penggorengan vaccuum dan peralatan pendukungnya yang meliputi cara kerja mesin dan praktek penggunaannya oleh pelaksana pengabdian. Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan, tim menyiapkan pertanyaan yang dimuat dalam lembar pretest dan posttest tentang : pemahaman peserta kegiatan terhadap alat, memahami produk yang akan diproduksi dengan baik, kebermanfaatan alat yang digunakan untuk kegiatan produksi dan peningkatan pengetahuan peserta untuk pemakaian dan pemeliharan alat vacuum frying.  
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan PIRT Hasil Produk Olahan Kelompok Wanita Tani Melati di Desa Suranadi Rifani Nur Sindy Setiawan; Anna Apriana Hidayanti; Sri Mulyawati; Eka Nurminda Dewi Mandalika; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Muhammad Nursan; Wirajaya Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6804

Abstract

Izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) adalah salah satu bentuk legalitas usaha yang perlu dimiliki oleh kelompok industri rumahan. Beberapa home industry yang ada di Suranadi sudah memiliki izin PIRT yang didapatkan dari Dinas Koperasi saat membuka usahanya. Namun, saat PIRT sudah kadaluarsa mereka tidak memiliki pengetahuan untuk memperpanjang ataupun membuat PIRT baru. Begitu pula dengan KWT Melati saat diadakan kunjungan, mereka mengungkapkan bahwa kendala yang sedang dihadapi adalah beberapa produk izin PIRT nya sudah kadaluarsa. Sehingga, kegiatan ini bertujuan untuk memberi Sosialisasi serta Pelatihan Pembuatan PIRT Hasil Produk Olahan KWT Melati. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri tahap Persiapan, Sosialisasi dan Pelatihan, serta Evaluasi. Tahap persiapan berupa survey lokasi serta diskusi tentang potensi dan kendala yang dimiliki oleh KWT Melati. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada para anggota KWT Melati yang bertujuan untuk memberi pengetahuan tentang pentingnya izin PIRT dan pelatihan cara pembuatan PIRT. Tahap ketiga yaitu Evaluasi yang dilakukan untuk melihat respon dan pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Beberapa hasil dari kegiatan ini adalah : (1) Meningkatkan pemahaman peserta tentang prosedur pembuatan, berkas kelengkapan, kebermanfaatan, serta Pengajuan dan Pembuatan PIRT. (2) Pihak KWT Melati berharap terdapat kegiatan pendampingan pembuatan PIRT sebagai keberlanjutan dari kegiatan Pengabdian ini.
Pemberdayaan KWT Melati Melalui Aplikasi Teknologi Pangan dan Diversifikasi Pengolahan Buah Nangka di Desa Suranadi Anna Apriana Hidayanti; Rifani Nur Sindy Setiawan; Amuddin Amuddin; Rahayu Rahayu; Miftahul Khairat
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6718

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mataram merupakan bentuk keterlibatan perguruan tinggi mengimplementasi pengetahuan kegiatan yang di dukung melalui Hibah Kemendikbudristekdikti  2023 untuk pengadaan Alat Vaccum friying pada KWT Melati Di Desa Suranadi. Kegiatan ini dilakukan di Desa Suranadi Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Mitra kegiatan merupakan mitra produktif yang bergerak dalam produksi dodol nangka, yaitu KWT Melati dengan brand dodol “DOFIRA”. KWT Melati tidak hanya memproduksi dodol nangka, terdapat juga dodol sirsak dan keripik nangka. Namun produksi keripik nangka sempat terhenti karena kurangnya teknologi dalam pembuatan keripik nangka yang gurih dan renyah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2023 dengan metode pelatihan langsung serta pendampingan cara pembuatan keripik Nangka  dengan materi prosedur operasional penggunaan mesin vacuum frying dan produksi keripik Nangka. Pada tahap ini peserta pelatihan adalah anggota dari KWT Melati. Peserta pelatihan diberikan pengetahuan tentang mesin penggorengan vaccuum dan peralatan pendukungnya yang meliputi cara kerja mesin dan praktek penggunaannya oleh pelaksana pengabdian. Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan, tim menyiapkan pertanyaan yang dimuat dalam lembar pretest dan posttest tentang : pemahaman peserta kegiatan terhadap alat, memahami produk yang akan diproduksi dengan baik, kebermanfaatan alat yang digunakan untuk kegiatan produksi dan peningkatan pengetahuan peserta untuk pemakaian dan pemeliharan alat vacuum frying.  
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan PIRT Hasil Produk Olahan Kelompok Wanita Tani Melati di Desa Suranadi Rifani Nur Sindy Setiawan; Anna Apriana Hidayanti; Sri Mulyawati; Eka Nurminda Dewi Mandalika; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Muhammad Nursan; Wirajaya Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6804

Abstract

Izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) adalah salah satu bentuk legalitas usaha yang perlu dimiliki oleh kelompok industri rumahan. Beberapa home industry yang ada di Suranadi sudah memiliki izin PIRT yang didapatkan dari Dinas Koperasi saat membuka usahanya. Namun, saat PIRT sudah kadaluarsa mereka tidak memiliki pengetahuan untuk memperpanjang ataupun membuat PIRT baru. Begitu pula dengan KWT Melati saat diadakan kunjungan, mereka mengungkapkan bahwa kendala yang sedang dihadapi adalah beberapa produk izin PIRT nya sudah kadaluarsa. Sehingga, kegiatan ini bertujuan untuk memberi Sosialisasi serta Pelatihan Pembuatan PIRT Hasil Produk Olahan KWT Melati. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri tahap Persiapan, Sosialisasi dan Pelatihan, serta Evaluasi. Tahap persiapan berupa survey lokasi serta diskusi tentang potensi dan kendala yang dimiliki oleh KWT Melati. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada para anggota KWT Melati yang bertujuan untuk memberi pengetahuan tentang pentingnya izin PIRT dan pelatihan cara pembuatan PIRT. Tahap ketiga yaitu Evaluasi yang dilakukan untuk melihat respon dan pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Beberapa hasil dari kegiatan ini adalah : (1) Meningkatkan pemahaman peserta tentang prosedur pembuatan, berkas kelengkapan, kebermanfaatan, serta Pengajuan dan Pembuatan PIRT. (2) Pihak KWT Melati berharap terdapat kegiatan pendampingan pembuatan PIRT sebagai keberlanjutan dari kegiatan Pengabdian ini.
Pendampingan Pembuatan SPP-IRT Hasil Produk Olahan Kelompok Wanita Tani Melati di Desa Suranadi Rifani Nur Sindy Setiawan; Anna Apriana Hidayanti; Sri Mulyawati; Eka Nurminda Dewi Mandalika; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8680

Abstract

Desa Suranadi cukup dikenal oleh wisatawan Nusantara dengan produk olahan kulinernya. Pada desa tersebut terdapat beberapa Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) yang memproduksi produk olahan buah. Hal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk kegiatan berwirausaha yang tinggi. UMKM merupakan salah satu pilar penopang perekonomian nasional dan kekuatan ekonomi suatu daerah. Salah satu dokumen legalitas usaha yang perlu dimiliki oleh pelaku UMKM adalah izin SPP-IRT. Dengan adanya SPP-IRT menunjukkan bahwa suatu badan usaha tersebut telah legal dan sah secara hukum dalam proses kegiatan usahanya. Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati adalah salah satu UMKM yang terdapat di Desa Suranadi.  Selama menjalankan usahanya KWT Melati pernah memiliki izin SPP-IRT untuk produk dodol buah. SPP-IRT itu didapatkan oleh KWT Melati dengan bantuan Dinas Koperasi saat awal usahanya dimulai. Namun saat survey awal yang dilakukan oleh tim pengabdian Universitas Mataram (UNRAM), pihak KWT Melati menyatakan bahwa SPP-IRT yang dimilikinya telah kadaluarsa dan belum diperpanjang. Oleh karena itu, tim pengabdian UNRAM bertujuan untuk memberi pendampingan pembuatan SPP-IRT untuk hasil olahan KWT Melati. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual produk, kepercayaan, serta minat beli konsumen.