Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

POLA PEMBELAJARAN TA’LIM MUTA’ALLIM DAN IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ETIKA BELAJAR DI PESANTREN DARUT TAUHID DUSUN ULU SUNGGAI Kholil Urrahim
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.386 KB) | DOI: 10.30651/lf.v6i1.12119

Abstract

Model atau pola pembelajaran merupakan suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pelajaran dikelas atau pembelajaran dalam tutolial. Model pembelajaran mengaju pada pendekatan pembelajaran yang akan digunakan, termasuk di dalamnya tujuan-tujuan pengajaran, tahap-tahap dalam kegiatan pembelajaran, lingkungan pembeljaran. Dan pengelolahan kelas Arends. Hal ini sesuai dengan pendapat joyce bahwa” Each Model Guide Us As We Design Instruction To Help Students Achieve Varios Objective”. Maksud kutipan tersebut adalah bahwa setiap model mengarahkan kita dalam merancang pembelajaran untuk membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran. Sedangkan ta’limul muta’allim merupakan kitab yang mengajarkan tentang adab terhadap guru, dan dalam menuntut ilmu, serta mengamalkannya itu, menjadi kunci utama para santri menuju sukses. Implementasi adalah tindakan tindakan yang dilakukan oleh individu atau pejabat pejabat, kelompok kelompok pemerintah atau swasta yang diarahkan pada terciptanya tujuan tujuan yang telah digariskan dalam keputusan kebijakan. Etika dan moral merupakan dua istilah yang sejak dulu kala hingga sekarang terus diperbincangkan oleh para ahli, terutama di dunia filsafat dan pendidikan. Kedua istilah ini cukup menarik untuk dikaji mengingat keduanya berbicara tentang baik dan buruk, benar dan salah, atau yang seharusnya dilakukan dan yang seharusnya ditinggalkan. Etika dan moral selalu menghiasi kehidupan manusia dalam segala aspek kehidupannya.
Implementasi Media E-Learning dalam Meningkatkan Belajar Siswa di MAN I Mempawah Kholilurrahim
JURNAL PUSAKA Vol. 9 No. 2 (2020): Edisi 15
Publisher : LP3M IAI Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6084/ps.v9i2.505

Abstract

Here the researcher will describe the keywords related to this research. First, implementation can simply mean an application or implementation in a goal. In addition, implementation is also interpreted as an evaluation material, on the other hand implementation can also be interpreted as the expansion of activities that are mutually adapting between one activity and another, from the definitions above it can be concluded that implementation is leading to activity, action, or mechanism of a system. The expression mechanism implies that implementation is not just an activity, but an activity that is planned and carried out in earnest based on the reference to certain norms to achieve the objectives of the activity. Second, e-learning media is a learning tool prepared by formal educational institutions at this time which aims to facilitate students' online learning with teachers, e-learning media is the first media used by MAN I Mempawah which is used by the school during the situation that makes it impossible to do face-to-face learning during COVID19 situation. Third, learning in context of cognitive theory is a process that emphasizes the learning process rather than student learning outcomes.  Learning is a change perception and understanding which is not always visible as visible behavior. From the explanation of the three key words above, a conclusion can be drawn between Implementation, E-Learning Media and Learning which is one unit that cannot be separated to get a concrete conclusion in a study conducted by the researcher. There are three expectations that the researcher wants to know (1). How to implement or students' learning implementation at MAN I Mempawah in academic year of 2020/2021, (2). What are the benefits of using e-learning media used by MAN I Mempawah students' in academic year of 2020/2021. Keywords: Implementation, E-Learning media, Learning.
MODEL PEMBELAJARAN COOMPERATIVE LEARNING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA/SISWI DI MAN I MEMPAWAH Kholilurrahim
Tarbiya Islamica Vol. 8 No. 1 (2020): JANUARI-JUNI
Publisher : Fakutas Tarbiyah Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coomperative learning adalaah suatu strategi atau medel belajar mengajar yang menekankan pada sikap atau prilaku bersama alam bekerja atau membantu di antara sesama dalam struktur kerja sama yang teratur dalam kelompok, yang terdiri dari dua orang atau lebih. Model ini berbasi pembelajaran kognitif dan pembelajaran sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai model belajar mengajar yang di lakukan oleh guru guna untuk meningkatkan minat belajar siswa/siswi. Selain hal itu peneliti jua bertujuan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan minat belajaar siswa/siswi di Madrasah Aliyah Negri I Desa Sejegi Kec. Mempawah Timur Kab. Mempawah. Adapun mitode penelitian yang digunakan oleh peneliti aalah metode Kualitatif deskriptif yaitu berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Dengan demikian, laporan penelitian akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberigambaran penyajian laporan tersebut. Data tersebut mungkin berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, foto, video tape, dokumen pribadi, catatan atau memo, dan dokumen resmi lainnya. Dari penelitian tersebut membuahkan sebuah hasil penelitian sebagai berikut: (1). Strategi atau model yang di lakukan guru Madrasah Aliyan Negeri I Desa Sejegi Kec. Mempawah Timur Kab. Mempawah dalam meningkatkan minat belajar siswa/siswinya. (2). Faktor pendukung dalam meningkatkan minat belajar siswa/siswi di Madrasah Aliyan Negeri I Desa Sejegi Kec. Mempawah Timur Kab. Mempawah (3). Faktor penghambat dalam meningkatkan minat belajar siswa/siswmi di Madrasah Aliyan Negeri I Desa Sejegi Kec. Mempawah Timur Kab. Mempawah.
Hukum Ucapan Suami Mengaku Bujang (Tidak Beristri) Dalam Perspektif Hukum Perkawinan Islam Kholilurrahim; Enggar Anggoro
Al-Qadlaya : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 2 No. 1 (2022): Al-Qadlaya
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/qadlaya.v2i1.926

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana hukum ucapan suami yang mengaku bujang dengan melakukan pembohongan identitas sebagaimana yang terjadi di Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah dalam perspektif hukum perkawinan islam serta apa status hukum perkawinan suami yang mengaku bujang dalam perspektif hukum perkawinan islam.Data yang penulis gunakan dalam skripsi ini ialah menggunakan metode kualitatif-deskriptif studi kasus ini termasuk dalam penulisan analisis deskriptif. yaitu penulisan yang dilakukan terfokus pada suatu kasus tertentu untuk diamati dan dianalisis secara cermat sampai tuntas atas dasar hukum perkawinan islam.Hasil penelitian menunjukan bahwa didalam hukum perkawinan islam pengakuan seorang suami yang mengaku bujang kepada perempuan lain ialah termasuk talak kinayah, sebab pengakuan tersebut ialah termasuk ucapan sindiran yang diperlukan sebuah niat atas jatuhnya talak. Sedangkan status perkawinan dengan istrinya tetap dalam keadaan sah sebab istri tidak tertalak atas pengakuan bujang yang dilakukan suaminya terhadap perempuan lain karena didalam kata tersebut masih dibutuhkan niat namun suaminya tetap mendapat dosa besar atas kebohongan yang telah dilakukannya kepada perempuan lain.
MENINGKATKAN MINAT MEMBACA PADA SISWA-SISWI SEKOLAH SDSI AMALIA DUSUN SENAMBANG DESA SUNGAI BAKAU KECIL KECAMATAN MEMPAWAH TIMUR Kholilurrahim
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 01 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i01.227

Abstract

Abstrak Minat membaca adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan akademik anak. Menurut data dari Program for International Student Assessment (PISA), pada tahun 2019 Indonesia berada di peringkat 62 dari 70 negara dalam hal kemampuan membaca siswa. Selain itu, studi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa minat membaca anak Indonesia masih rendah, dengan hanya 10% dari populasi usia 10-24 tahun yang membaca buku non-pelajaran setiap hari. Pada tingkat dasar, minat membaca sangat penting untuk dikembangkan. Menurut Piaget, anak-anak pada usia ini berada dalam tahap perkembangan kognitif yang disebut tahap operasional konkret, di mana mereka mulai memahami konsep-konsep abstrak dan logis. Membaca dapat membantu mereka mengembangkan pemahaman ini dan memperluas pengetahuan mereka. Rendahnya minat baca pada anak-anak di SDSI Amalia tentu saja menjadi perhatian serius bagi pihak sekolah. Kemampuan membaca yang baik sangat penting bagi keberhasilan akademik anak di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang sistematis dan terencana untuk meningkatkan minat baca pada anak-anak di SDSI Amalia. Maka dari itu peneliti ingin melakukan analisis secara objektif dengan mengunakan judul Meningkatkan Minat Membaca Pada Siswa-Siswi Sekolah SDSI Amalia Dusun Senambang Desa Sungai Bkau Kecil Kecamatan Mempawah Timur namun perlu di ketahui ruang lingkup peniliti lakukan hanya ruanglingku satu kelas iya itu kelas V SDSI Amalia. Kata kunci: meningkatkan, minat, membaca pada siswa
Implementasi Media E-Learning dalam Meningkatkan Belajar Siswa di MAN I Mempawah Kholilurrahim
JURNAL PUSAKA : Media Kajian dan Pemikiran Islam Vol. 9 No. 2 (2020): Edisi 15
Publisher : LPPI Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/ps.v9i2.505

Abstract

Here the researcher will describe the keywords related to this research. First, implementation can simply mean an application or implementation in a goal. In addition, implementation is also interpreted as an evaluation material, on the other hand implementation can also be interpreted as the expansion of activities that are mutually adapting between one activity and another, from the definitions above it can be concluded that implementation is leading to activity, action, or mechanism of a system. The expression mechanism implies that implementation is not just an activity, but an activity that is planned and carried out in earnest based on the reference to certain norms to achieve the objectives of the activity. Second, e-learning media is a learning tool prepared by formal educational institutions at this time which aims to facilitate students' online learning with teachers, e-learning media is the first media used by MAN I Mempawah which is used by the school during the situation that makes it impossible to do face-to-face learning during COVID19 situation. Third, learning in context of cognitive theory is a process that emphasizes the learning process rather than student learning outcomes.  Learning is a change perception and understanding which is not always visible as visible behavior. From the explanation of the three key words above, a conclusion can be drawn between Implementation, E-Learning Media and Learning which is one unit that cannot be separated to get a concrete conclusion in a study conducted by the researcher. There are three expectations that the researcher wants to know (1). How to implement or students' learning implementation at MAN I Mempawah in academic year of 2020/2021, (2). What are the benefits of using e-learning media used by MAN I Mempawah students' in academic year of 2020/2021. Keywords: Implementation, E-Learning media, Learning.
IMPLEMENTASI ILMU FAHMIL QUR`AN MELALUI METODE PEMBELAJARAN AKTIF UNTUK MENINGKATKAN AKHLAK SISWA Kholilurrahim; Misnadeh
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.500

Abstract

Abstrak Implementasi fahmil qur`an merupakan penerapan praktis dari pemahaman mendalam terhadap al-qur`an (Fahmil Qur`an) kedalam kehidupan sehari-hari atau proses pembelajaran secara lebih rinci. Fahmil qur`an sendiri adalah kemampuan untuk memahami ,menganalisis, dan menginternalisasi isi kandungan al-qur`an secara komperehensif, meliputi aspek tafsir, asbabun nuzul, kaidah tajwid, dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Dalam konteks pendididikan, implementasi fahmil qur`an tidak hanya sekadar mengajarkan siswa untuk membaca dan menghafal al-qur`an, tetapi lebih kepada bagaimana menerjemahkan pemahaman tersebut menjadi nilai-nilai moral, etika, dan pola pikir yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari siswa, khususnya dalam pembentukan akhlak mulia. Dari kondisi tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan judul “implementasi ilmu fahmil qur`an melalui metode pembelajaran aktif untuk meningkatkan akhlak siswa” di kelas XI MA Miftahul Ulum. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan pembelajaran akidah akhlak dan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami serta mengimplementasikan nilai-nilai al-qur`an untuk meningkatkan kualitas diri. Kata kunci: implementasi, fahmil qur`an, metode pembelajaran, akidah akhlak  
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBINA AN AKHLAK SISWA SMK ISLAM INSAN CENDIKIA Kholilurrahim; M. Miftah Arif
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 8 No. 02 (2024): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/nc2m0a47

Abstract

Abstrak Pembinaan akhlak di sekolah harus dilakukan secara teratur dan terarah agar siswa dapat mengembangkan dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Manusia memiliki sejumlah potensi atau kemampuan, untuk mengembangkan potensinya tersebut manusia memerlukan pendidikan. Pendidikan berusaha untuk menampakkan (aktualisasi) potensi-potensi tersebut yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Hal ini menjadi penunjang atau ketertarikan bagi peneliti untuk melakukan sebuat riset Strategi guru pendidikan agama islam dalam pembina an akhlak siswa smk islam insan cendikia , karena pada opservasi awal peneliti memperhatikan masih ada salah satu siswa yang kurang memiliki akhlak di antaranya tidak hormat kepada guru, tidak disiplin waktu, tidak sopan dalam berbicara  sesama teman baik di dalam maupun di luar sekolah, mengabaikan nasihat guru. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini ialah bagaiaman strategi guru pendidikan agama islam dalam membina akhlak siswa. Dari tujuan ini peneliti memperoleh sebuah Kesimpulan yang siknifikat ia itu siswa memiliki sebuah perubahan yang awalnya tidak baik menjadi baik setalah guru pendidikan agama islam membirikan sebuah pembinaan yang signifikan terhaadap siswa yang ada di SMK Insan Cendikian kuah secapa kabupaten mempawah. Kata kunci: Stategi Guru PAI, Pembinaan Akhlak