Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Dampak Aktivitas Bandara Kualanamu Terhadap Pengembangan Kawasan Pertanian di Kecamatan Pantai Labu dan Kecamatan Beringin Reyza Suwanto Sitorus; Muhammad Fadly Abdina; Salsabila
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 4 No. 1 (2023): Vol. 4 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v4i1.915

Abstract

Pembangunan bandara kualanamu diharapkan memberikan dampak positif bagi masayarakat sekitar anatara lain adalah untuk membuka lahan pekerjaan bagi mayarakat sekitar dan diharapkan memodenisasikan masyarakat sekitar. Tetapi ironisnya harapan pemerintah tersebut tidak menjadi kenyataan karena realitas yang terjadi adalah para petani dan masyarakat lainnya menjadi pihak yang dirugikan. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian mengenai Analisis Dampak Aktivitas Bandara Kualanamu Terhadap Pembangunan Kawasan Pertanian Dikecamatan Pantai Labu Dan Kecamatan Beringin. Penelitian ini mengunakan metode analisis data dengan dua pendekatan yaitu teknik analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Responden pada penelitian ini sebanyak 52 (lima puluh dua) responden. Hasil dari penelitian ini Secara simultan menyatakan kehadiran Bandara Kualanamu berdampak terhadap kehidupan sosial masyarakat sekitar, pergeseran pekerjaan dan perekonomian desa disekitar Kualanamu. Secara parsial disimpulkan bahwa masyarakat memberikan apresiasi atas kehadiran Bandara Kualanamu. Secara parsial Bandara Kualanamu tidak berpengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat sekitar. Secara parsial Bandara Kualanamu berdampak terhadap perekonomian desa disekitar Kualanamu. Beberapa dampak yg dirasakan masyarakat terhadap keberadaan Kualanamu ialah aktivitas ekonomi Masyarakat, Infrastruktur semakin berkembang, pendidikan (terdapat sekolah perhotelan yg penyerapan tamatannya saat ini 65 % di bandara kualanamu), dan penambahan jumlah penduduk.
TRANSFORMASI LIMBAH IKAN MENJADI PUPUK ORGANIK MELALUI PELATIHAN GUNA PENINGKATAN PENDAPATAN BERKELANJUTAN KELOMPOK NELAYAN MAJU BERSAMA DI DESA TANJUNG REJO Aflahun Fadhly Siregar; Salsabila; Rahmat Suryanto Pirngadi
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v6i3.1532

Abstract

Desa Tanjung Rejo, yang terletak di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara mayoritas penduduk bekerja sebagai petani dan nelayan. Desa ini memiliki potensi besar dalam sektor maritim, termasuk perikanan, pariwisata, dan kawasan hutan mangrove seluas 602.181 ha. Pendapatan nelayan yang rendah dan limbah ikan yang tidak terkelola dengan baik menjadi masalah utama, dengan limbah ikan mencapai 50-100 kg per hari yang dapat menyebabkan dampak lingkungan negatif. Permasalahan mitra Limbah ikan dapat mencemari air dan udara jika tidak dikelola dengan baik. Program ini bertujuan untuk mengelola limbah ikan secara efektif, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, serta memberikan dampak positif baik dari segi ekonomi maupun lingkungan. Metode pelaksanaan antara lain metode Penentuan lokasi dengan, metode pendekatan, metode pelaksanaan, metode pembagian tugas. Adapun kesimpulan dari kegiatan penyuluhan anatar lain: Sebelum penyuluhan: Mayoritas peserta hanya tahu istilah “pupuk organik”, tapi tidak paham ciri, jenis, manfaat, dan potensi limbah ikan. Setelah penyuluhan: Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan di semua aspek, termasuk potensi limbah ikan menjadi pupuk bernilai ekonomi. Sebelum pelatihan: Tidak ada peserta yang mengetahui bahan, proses, atau nilai ekonomis pupuk dari limbah ikan. Setelah pelatihan: Semua peserta memahami dan mampu menjelaskan bahan, teknik fermentasi, waktu penggunaan, dan manfaat ekonomisnya.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN AQUAPONIK RAMAH LINGKUNGAN SEBAGAI SOLUSI PERTANIAN BERKELANJUTAN DI AISYIYAH CABANG MEDAN PERJUANGAN Salsabila; Aflahun Fadhly Siregar; Rini Susanti; Riris Nadia Gurning
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v6i3.1534

Abstract

Aquaponics is an environmentally friendly agricultural alternative that integrates fish farming and plant cultivation within a single ecosystem. This concept is particularly suitable for household-scale application, as it enhances the use of home yards and supports family food security. This Muhammadiyah Community Partnership Program aimed to: (1) improve the knowledge and skills of members of Aisyiyah Branch Medan Perjuangan in constructing aquaponic systems, and (2) raise awareness of the importance of environmentally based sustainable agriculture. The training was conducted using a participatory approach involving socialization, hands-on practice, and active discussion. The program successfully increased participants' awareness and motivation to utilize their home yards productively. Participants demonstrated high enthusiasm throughout the activity, with hopes that similar training initiatives could be extended and developed in other communities.
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERLANJUTAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SIANJUR MULA MULA KABUPATEN SAMOSIR Aflahun Fadhly Siregar; Salsabila; Reyza Suwanto Sitorus; Hilda Julia; Nursamsi; Rahmat Suryanto Pirngadi
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1702

Abstract

Keberlanjutan usahatani merupakan aspek penting dalam pembangunan pertanian karena dipengaruhi oleh faktor- faktor keberlanjutan. Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, sebagai salah satu sentra budidaya bawang merah, masih menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan usahatani bawang merah di Kecamatan Sianjur Mula-Mula. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pemilihan lokasi secara purposive. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan kondisi empiris di lapangan yang didukung oleh berbagai hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan usahatani bawang merah dipengaruhi oleh faktor ekonomi (harga bawang merah dan biaya usahatani), faktor sosial (penyerapan tenaga kerja dan motivasi petani), faktor ekologi (kondisi tanah dan irigasi air), serta faktor kelembagaan (keikutsertaan penyuluhan dan kelompok tani). Sinergi antar faktor tersebut berperan penting dalam meningkatkan produktivitas, kapasitas petani, efisiensi usaha, serta mendukung keberlanjutan usahatani bawang merah di Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir.