Lestariningsih
Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN MOTIVASI KULIAH PETERNAKAN SANTRI MILENIAL DI PONDOK PESANTREN APIS DAN NABAWI KABUPATEN BLITAR Nining Haryuni; Lestariningsih
Maslahat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Maslahat: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Desember)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/maslahat.v3i1.106

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan motivasi para Santri milenial untuk kuliah peternakan guna mengembangkan potensi usaha peternakan di Kabupaten Blitar. Metode pendekatan yang digunakan adalah sosialisasi dengan ceramah dan diskusi, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi hasil yang dilakukan di akhir bulan kegiatan pengabdian dengan cara mengambil data santri yang memutuskan untuk kuliah peternakan. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah 78% santri peserta kegiatan PKM termotivasi dan memutuskan untuk kuliah peternakan dimana santri yang termotivasi tersebut 44% santri dari Pondok Pesantren APIS dan 56% santri dari Pondok Pesantren Nabawi. Pelaksanaan kegiatan PKM ini dapat disimpukan mampu meningkatkan motivasi para santri milenial untuk kuliah di peternakan sebagai upaya untuk mengembangkan potensi usaha peternakan di kabupaten Blitar.
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN METODE USMANI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QURAN DENGAN MELALUI HALAQOH MU’ALIMIL QUR’AN (HMQ) DI TPQ TARBIYATUL ATHFAL SUMBERASRI Ahmad Saifudin; Lestariningsih
Maslahat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Maslahat: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Desember)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/maslahat.v4i1.107

Abstract

TPQ Tarbiyatul Athfal telah mengelar Diklat Usmani untuk bagi ustadz yang masih belum menguasai tajwid dan metode mengajar aktif. Namun hal itu pun masih belum maksimal dan masih banyak santri yang belum lulus tashih, yaitu ujian kenaikan juz dalam Usmani. Sehingga perlu adanya solusi dalam permasalahan ini. Fokus pada program ini adalah (1) memberikan pemahaman tentang penerapan metode Usmani dalam mempelajari Al-Qur’an (2) menggunakan metode metode Usmani dan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri TPQ Tarbiyatul Athfal Sumberasri. Adapun metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah metode HMQ yaitu Halaqoh Mu’alimil Qur’an. Subjek dari pendampingan ini adalah guru atau ustadz TPQ Tarbiyatul Athfal yang berada di Desa Sumberasri Nglegok Blitar. Hasil dari pendampingan ini adalah (1) guru memahami cara-cara atau langkah-langkah dalam menerapkan metode Usmani dengan benar, (2) guru mampu menerapkan dan manjaga metode Usmani dengan baik melalui Halaqoh Mu’alimil Qur’an (HMQ). Selain itu untuk memupuk semangat guru dalam mentransfer ilmu kepada santri.
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PUPUK BOKASI GRANULE UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SANTRI PONDOK PESANTREN GONDANG KABUPATEN BLITAR Lestariningsih
Maslahat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Maslahat: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Desember)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/maslahat.v4i1.152

Abstract

Pengabdian melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri Pondok Pesantren Gondang di Kabupaten Blitar terhadap pengolahan pupuk bokashi granule. Kegiatan pengabdian ini didasari karena banyaknya limbah yang belum termanfaatkan di pesantren. Metode dalam kegiatan pengabdian yakni bimbingan teknis dengan ceramah dan juga diskusi. Sebelum kegiatan dimulai, maka dilakukan pre test dan setelah kegiatan selesai dilakukan post test dengan topik bokashi granule dan pengolahannya. Data hasil pre test dan post tes dihitung dan dianalisis dengan pendekatan deskriptif. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa bimbingan teknis pembuatan pupuk bokashi granule dapat meningkatkan pengetahuan santri di pesantrean sebanyak 50%. Sebelum kegiatan bimbingan teknis diketahui jika tingkat pengetahuan santri sebanyak 30% dan setelah kegiatan meningkat menjadi 80%. Kegiatan bimbingan teknis tersebut perlu dilanjutkan dengan pelatihan untuk mengetahui keterampilan santri dalam membuat pupuk bokashi granule.
Analisis Deret Waktu untuk Forecasting Populasi Ternak di Indonesia dengan Model LSTM Tito Prabowo; Lestariningsih; Abd. Charis Fauzan; Veradella Yuelisa Mafula
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 8 No 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v8i1.7566

Abstract

Livestock population in Indonesia is one of the key indicators supporting national food security, particularly in meeting the demand for animal-based protein. However, the suboptimal utilization of livestock population data for strategic planning remains a challenge in the livestock sector. This study aims to predict livestock population in Indonesia using the Long Short-Term Memory (LSTM) method, a variant of Recurrent Neural Network (RNN) designed for time series data analysis. The livestock population data used in this research was obtained from the Central Statistics Agency (BPS) for the period of 2006 to 2022. The LSTM model was trained using 80% of the data for training and 20% for testing, with evaluation conducted using Mean Absolute Error (MAE) and Root Mean Squared Error (RMSE). The results indicate that the LSTM model can forecast the national livestock population up to 2033 with good accuracy, particularly for livestock such as goats (MAPE 5.47%) and beef cattle (MAPE 5.64%). However, a higher error rate was observed for buffalo (MAPE 16.57%). The predictions indicate a significant growth trend in poultry populations, such as broiler chickens and laying hens. In conclusion, this model can support data-driven decision-making to ensure stable and sustainable animal protein availability, thereby strengthening national food security.