Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Gerakan Ibu Hamil Cerdas Mengonsumsi Obat (GICMO): Upaya Pencegahan Risiko Terkait Penggunaan Obat Selama Kehamilan Hajar Hajar; Hasnia Hasnia; Nunung Erviany; Sry Wahyuni; Ummul Khair; Indah Sari Purna Lumeno; Nurul Faizin; Reli Sipata; Rini Angraini
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i3.6199

Abstract

Medication use during pregnancy is a sensitive issue due to potential risks to both maternal and fetal health. Lack of knowledge among pregnant women about safe medication practices often leads to self-medication errors. The Movement of Smart Pregnant Mothers in Medication Use (GICMO) aims to improve pregnant women’s knowledge and awareness regarding rational and safe drug use during pregnancy. The method used was health education through leaflets, interactive discussions, and case simulations. The results showed an increase in pregnant women’s knowledge about drug safety categories and the importance of consulting health professionals before taking any medication, with an average knowledge score improvement of 35%. Based on the evaluation results before and after the activity, there was a 78% increase in participants’ knowledge regarding safe and risky drug categories during pregnancy, as well as an improvement in their awareness to always consult healthcare professionals before taking any medication. This activity demonstrates that structured health education can be an effective strategy to prevent medication-related risks during pregnancy
Penyuluhan Gizi Untuk Pengendalian Diabetes Melitus Dan Hipertensi Pada Kelompok Lanjut Usia Ummu Kalsum; Sry Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 2 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v1i3.144

Abstract

Pada umumnya, penyakit yang dialami lansia merupakan penyakit yang tidak menular, bersifat degeneratif, atau disebabkan oleh faktor usia, Salah satu penyakit tidak menular yang banyak dikeluhkan dan diderita lansia adalah Diabetes Melitus dan Hipertensi. pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meluncurkan sebuah program penanganan penyakit tidak menular utamanya DM dan HT melalui program kegiatan kelompok prolanis di fasilitas kesehatan tingkat pertama, agenda kegiatan berupa senam, edukasi/penyuluhan, pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan dokter, dan pemberian obat. Tujuan Penyuluhan tentang gizi lansia yang berkaitan dengan penyakit DM dan HT melalui program kegiatan kelompok merupakan salah satu upaya untuk memberikan edukasi kepada penderita DM dan HT untuk tetap menjaga dan mengontrol kadar gula darah dan tekanan darahnya melalui makanan yang dikonsumsi. Metode penyuluhan dengan ceramah interaktif, Tanya jawab, dan diskusi dengan powerpoint dan leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan peserta lebih memahami pola makan dan jenis makanan yang sesuai dengan penderita DM dan HT di kalangan lansia.
Hubungan Pengetahuan Dan Pemanfaatan Asuhan Pra Nikah Dengan Kesiapan Kesehatan Pra Konsepsi Pada Calon Pengantin Ummu Kalsum; Zulhijriani Zulhijriani; Sry Wahyuni; Wati Wati; Andi Mustika Fadillah Rizki
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.692

Abstract

Latar belakang: Masa pranikah dan prakonsepsi merupakan fase penting dalam mempersiapkan kesehatan sebelum kehamilan, namun seringkali belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pemanfaatan asuhan pranikah dengan kesiapan kesehatan prakonsepsi pada calon pengantin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di Puskesmas Kab.Sidenreng Rappang pada periode September hingga November 2025 dengan jumlah sampel 34 responden menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemanfaatan asuhan pranikah memiliki hubungan dengan kesiapan kesehatan prakonsepsi, dimana responden dengan pengetahuan baik serta yang memanfaatkan layanan cenderung lebih siap. Kesimpulan: Kesiapan kesehatan prakonsepsi dipengaruhi oleh pengetahuan dan pemanfaatan layanan asuhan pranikah, sehingga diperlukan peningkatan edukasi serta optimalisasi layanan pranikah untuk mendukung kesiapan kesehatan sebelum kehamilan.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN DAMPAK HOSPITALISASI ANAK USIA PRASEKOLAH (3-5 TAHUN) DI RUANGAN ASOKA RSUD POLEWALI MANDAR Lina Fitriani; Sry Wahyuni; ummu Kulsum; Alwi Tasdie; Arini Purnama sari
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 2 (2023): J-KESMAS Volume 9 Nomor 2, November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v9i2.3977

Abstract

Hospitalisasi adalah suatu pengalaman yang mengancam ketika anak sedang menjalani proses perawatan karena suatu alasan tertentu, atau keadaan darurat yang mengharuskan anak untuk tetap berada di rumah sakit dan menjalani terapi sampai kembali ke rumah. Ketika seorang anak sakit dan dirawat di rumah sakit, situasi krisis muncul ketika anak mencoba untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan rumah sakit. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah study korelasi (Correlational study), dan rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 34 jiwa pasien anak usia prasekolah di Ruang Asoka RSUD Polewali Mandar dan sampel sebanyak 34 responden yakni anak usia prasekolah usia 3-5 tahun yang sedang dirawat beserta orang tua yang menunggui selama perawatan di rumah sakit dengan menggunakan penentuan total sampling. Hasil Uji Chi Square diperoleh nilai Asymp. Sig (2-Sided) Continuity Correction sebesar 0,00, yang berarti nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 (0,00 < 0,05) maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa ada hubungan secara signifikan antara peran orang tua dengan dampak hospitalisasi anak usia prasekolah (3-5 tahun) di Ruang Asoka RSUD Polewali Mandar. 
Pendampingan Pemulihan Ibu Post SC (Sectio Caesarea) Berbasis Pemanfaatan Nutrisi Bahan Pangan Lokal di Wilayah Kerja Puskesmas Mapilli Supriadi Ufvy; Andi Misnawati; Sry Wahyuni
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/qcbs6159

Abstract

Sectio caesarea (SC) adalah tindakan pembedahan yang membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang dibandingkan persalinan pervaginam, karena adanya kerusakan jaringan serta potensi komplikasi seperti infeksi, anemia, dan nyeri setelah operasi. Asupan nutrisi yang memadai memiliki peranan penting dalam mempercepat proses penyembuhan luka sekaligus memperbaiki kondisi kesehatan ibu pasca SC. Pemanfaatan bahan pangan lokal yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral dapat menjadi alternatif intervensi yang lebih terjangkau, mudah diperoleh, serta berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pemulihan bagi ibu pasca SC melalui optimalisasi nutrisi berbasis bahan pangan lokal guna mempercepat penyembuhan luka dan meningkatkan status gizi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas intervensi yang diberikan. Program ini melibatkan 15 ibu nifas pasca SC di wilayah kerja Puskesmas Mapilli. Adapun Pendekatan yang dilaukan adalah berbasis pangan lokal dilakukan melalui empat komponen utama, yaitu edukasi gizi terstruktur, perencanaan menu harian, monitoring luka dan status gizi, serta pelibatan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada ibu nifas pasca SC, yang ditandai dengan kenaikan skor pengetahuan dari 40% menjadi 80% dengan nilai signifikansi p=0,04. Seluruh peserta mampu memahami serta mengaplikasikan materi edukasi yang diberikan, sehingga diharapkan kebutuhan nutrisi selama masa pemulihan dapat terpenuhi secara optimal. Pemenuhan nutrisi yang baik tidak hanya mendukung pemulihan fisik dan kesejahteraan psikologis ibu, tetapi juga menunjang kualitas produksi ASI bagi bayi. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam pelayanan kesehatan ibu di tingkat puskesmas sebagai strategi promotif dan preventif berbasis komunitas yang emmanfaatkan bahan pangan local yang akan lebih terjangkau.