Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Hepatitis B 0 Pada Bayi Baru Lahir Di Posyandu Puskesmas Tanjung Agung Yuliasnita; Ita Dwiaini; Erma Erfiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi Hepatitis B 0 merupakan pencegahan dini terhadap penyakit hepatitis B 0 namun angka cakupan Imunisasi Hepatitis B0 yang diberikan kurang dari 7 hari pada bayi di Puskesmas Tanjung Agung cukup rendah . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi hepatitis B 0 pada bayi baru lahir di Posyandu Puskesmas Tanjung Agung .metode penelitian yaitu analitik survey dengan pendekatan cross sectional pada ibu yang memiliki bayi usia 8-28 hari dengan total populasi 303 orang yang dilakukan pada 43 orang responden. Pengumpulan data diperoleh dari data prime dan data sekunder dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian didapatkan 43 responden sebagian besar 58,1% memiliki tingkat pengetahuan kurang, hampir setengahnya 44,2% memiliki tingkat pendidikan dasar, hampir seluruhnya 95,3% penolong persalinan merupakan Nakes dan responden sebagian besar bayi 67,4% tidak mendapatkan imunisasi Hepatitis B 0 di usia 0-7 hari. Hasil uji chi square menunjukan penolong persalinan tidak berhubungan dengan pemberian imunisasi hepatitis B 0 yang memperoleh nilai p= 0,314. tingkat pengetahuan berhubungan dengan pemberian imunisasi hepatitis B 0 dengan nilai p= 0,000. tingkat pendidikan berhubungan dengan pemberian imunisasi hepatitis B 0 dengan nilai p= 0,001.di sarankan perlu adanya upaya promotif melalu edukasi tentang imuniasi
Hubungan Self Awerness Dengan Kepatuhan Pemeriksaan Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Kuamang Kuning 1 Haryanti; Erma Erfiana; Rida Suriani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Self-awareness merupakan proses mengenali motivasi, pilihan dan kepribadian lalu menyadari faktor penilaian, keputusan dan interaksi dengan orang lain. Kepatuhan merupakan suatu perilaku pasien dalam menjalani pengobatan, mengikuti diet, atau mengikuti perubahan gaya hidup lainnya sesuai dengan anjuran medis dan kesehatan. Menurut WHO sekitar 422 juta orang di dunia menderita Diabetes. Penyebab kesadaran diri pasien DM yang rendah akan mengakibatkan pada kadar gula darah tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui hubungan self awareness dengan kepatuhan pemeriksaan gula darah pada pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Kuamang Kuning I Tahun 2023 Penelitian ini masuk dalam penelitian kuantitatif Dengan metode Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kuamang Kuning I. Pengambilan sampel menggunakan teknik Acidental Sampling, sebanyak 79 responden. Berdasarkan uji Chi-Square diperoleh ada hubungan yang bermakna antara Self Awareness dengan kepatuhan pemeriksaan gula darah pasien diabetes mellitus dengan nilai p value = 0,001 ≤ 0,05. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara Self Awareness dengan Kepatuhan Pemeriksaan Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Kuamang Kuning I Tahun 2023. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam meningkatkan dan memperluas ilmu pengetahuan mahasiswa keperawatan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur Dengan Perilaku Pemeriksaan Iva Test Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuamang Kuning 1 Urmaneti; Erma Erfiana; Dian Eka Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus baru kanker di Indonesia pada tahuan 2020 sebanyak 396.314 kasus dengan kematian sebesar 234.511 orang. Berdasarkan data Puskesmas Kuamang 1 terdapat 15 kasus kanker serviks dimana hanya 7,68% yang melakukan pemeriksaan IVA test dari 8.071 wanita usia subur yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kuamang Kuning1. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks dengan perilaku pemeriksaan IVA test. Metode penelitian analitik dan desain cros sectional dengan populasi 102 orang wanita usia subur. Teknik pengambilan sampel Purposive sampling, dengan sampel 81 wanita usia subur. Analisa bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 76,9% responden memiki tingkat pengetahuan tinggi tentang kanker serviks, 67,9%, tidak melakukan pemeriksaan IVA test. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks dengan perilaku pemeriksaan IVA test ( p – value 0,187 > 0,05). Penelitian ini diharapkan sebagai kontribusi wawasan ilmu pengetahuan terhadap para tenaga kesehatan dan sebagai tambahan referensi baru bagi Puskesmas Kuamang Kuning 1.