Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Efisiensi Air Cooler dengan Penambahan Sponge di Kabin Kapal Papua Jaya Karya Yohanes R. Purnomo; Immawan Insani
SAINTARA Vol 7 No 2 (2023): SAINTARA (September 2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v7i2.240

Abstract

The direct evaporative cooling system is a very simple method used to cool the air. This research aims to determine the characteristics of air coolers by comparing air coolers that have not been modified with air coolers that have been modified. Modifications to the air cooler by adding a sponge placed in front of the honey comb cooling pad with dimensions p = 30 cm, l = 25 cm, t = 1.5 cm. Tests were carried out using an air cooler by comparing the working fluids used in the form of water and ice water and using 3 different air velocities. The characteristics of the air cooler in this study show that the comparison of the air cooler with the modification of adding sponge is better than without modification. The efficiency value during testing shows that at low speed with fluid conditions in the form of ice water in the air cooler with the modification of adding sponge, it has the highest value, namely η = 97.4%. This is caused by air contact with water on the cooling pad at low speed for longer than at higher speeds, which causes heat absorption in the air to be more efficient.
Model Simulasi Perhitungan Konversi Daya Mesin Diesel Kapal Konvensional 20 HP ke Mesin Penggerak Motor Listrik BLDC Immawan Insani; Yohanes R. Purnomo
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 8 No 2 (2024): SAINTARA (September 2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v8i2.338

Abstract

Semakin banyak orang yang menyadari pentingnya pelestarian lingkungan, terutama dalam sektor maritim, sehingga industri maritim beralih ke teknologi yang lebih ramah lingkungan. Mesin kapal diesel, yang telah menjadi standar selama bertahun-tahun, memiliki kelemahan utama, yaitu emisi gas buang yang tinggi dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Untuk mendukung inisiatif green technology, sistem propulsi kapal kini mulai beralih ke mesin listrik berbasis Brushless Direct Current (BLDC) yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Motor listrik BLDC sangat efisien secara energi, mengurangi emisi, dan lebih mudah dirawat. Cara kerjanya adalah dengan mengalihkan arus ke lilitan stator, yang menghasilkan medan magnet yang menggerakkan rotor. Model perhitungan dan simulasi yang mendalam sangat penting untuk persiapan dan pelaksanaan konversi ini. Mengembangkan model perhitungan dan simulasi yang dapat digunakan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan proses konversi mesin kapal Diesel ke mesin listrik BLDC. Mesin yang dikonversi adalah Marine Shark SM 1110 TT, yang memiliki tenaga maksimal 20 HP dan 1500 RPM. Penelitian ini diperlukan rancangan metodologi yang mengumpulkan data studi literatur dan perhitungannya. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa untuk menggantikan mesin Diesel kapal konvensioanal dengan motor listrik BLDC, diperlukan daya motor Listrik sebesar 15 kW efisiensi daya di angka 5,83 kW untuk menggantikan mesin Diesel dengan daya 20 HP dengan efisiensi daya 5,25 kW di kecepatan 1500 RPM. Sedangkan daya efektif yang dihasilakn oleh motor Listrik BLDC sebesar 13,5 kW dengan nilai torsi sebesar 86 Nm. Daya efektif yang di hasilkan BLDC 2,57 kali lebih besar dibandingkan motor Diesel. Dengan konversi perhitungan tersebut BLDC mampu menggantikan daya mesin Diesel konvensional sebagai pengerak propeller pada kapal.