Semakin banyak orang yang menyadari pentingnya pelestarian lingkungan, terutama dalam sektor maritim, sehingga industri maritim beralih ke teknologi yang lebih ramah lingkungan. Mesin kapal diesel, yang telah menjadi standar selama bertahun-tahun, memiliki kelemahan utama, yaitu emisi gas buang yang tinggi dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Untuk mendukung inisiatif green technology, sistem propulsi kapal kini mulai beralih ke mesin listrik berbasis Brushless Direct Current (BLDC) yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Motor listrik BLDC sangat efisien secara energi, mengurangi emisi, dan lebih mudah dirawat. Cara kerjanya adalah dengan mengalihkan arus ke lilitan stator, yang menghasilkan medan magnet yang menggerakkan rotor. Model perhitungan dan simulasi yang mendalam sangat penting untuk persiapan dan pelaksanaan konversi ini. Mengembangkan model perhitungan dan simulasi yang dapat digunakan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan proses konversi mesin kapal Diesel ke mesin listrik BLDC. Mesin yang dikonversi adalah Marine Shark SM 1110 TT, yang memiliki tenaga maksimal 20 HP dan 1500 RPM. Penelitian ini diperlukan rancangan metodologi yang mengumpulkan data studi literatur dan perhitungannya. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa untuk menggantikan mesin Diesel kapal konvensioanal dengan motor listrik BLDC, diperlukan daya motor Listrik sebesar 15 kW efisiensi daya di angka 5,83 kW untuk menggantikan mesin Diesel dengan daya 20 HP dengan efisiensi daya 5,25 kW di kecepatan 1500 RPM. Sedangkan daya efektif yang dihasilakn oleh motor Listrik BLDC sebesar 13,5 kW dengan nilai torsi sebesar 86 Nm. Daya efektif yang di hasilkan BLDC 2,57 kali lebih besar dibandingkan motor Diesel. Dengan konversi perhitungan tersebut BLDC mampu menggantikan daya mesin Diesel konvensional sebagai pengerak propeller pada kapal.
Copyrights © 2024