Thala Viniolita
Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimasi Variasi Jumlah Blade Inlet Turbo Pada Waterjet Thruster Mini Terhadap Gaya Dorong Menggunakan Metode Taguchi Thala Viniolita
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2023): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v8i1.6844

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman saat ini, sistem penggerak dari masa ke masa mengalami perkembangan semakin pesat. Penggunaan sistem penggerak sangat mempengaruhi laju kapal yang digunakan, salah satu sistem penggerak kapal yang sangat penting ialah propeller. Saat ini teknologi yang mendukung teknologi yang berbasis rapid prototyping adalah 3D printing dengan teknologi berbasis FDM. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor penelitian yang berpengaruh terhadap hasil gaya dorong suatu level yang telah dicetak menggunakan filament ST PLA (Super Tough Lactic Acid) sebagai material part 3D printing pada komponen waterjet thruster mini dan telah dilakukan proses uji gaya dorong yang kemudian mendapatkan nilai gaya dorong tertinggi hingga terendah. Dengan dilakukan metode Taguchi, penelitian ini dilakukan pencetakan part menggunakan mesin 3D printing Ender 3 Pro. Faktor penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini ialah jumlah blade inlet turbo, impeller type, dan jumlah blade outlet turbo. Penelitian ini menghasilkan gaya dorong tertinggi pada level ekperimen 2 dengan jumlah blade inlet turbo 6, impeller 2, dan jumlah blade outlet turbo 7 dengan niiali gaya dorong sebesar 2,281 N dan nilaii gaya dorong terendah pada level eksperimen 3 dengan jumlah  blade inlet turbo 6, impeller type 3, dan jumlah blade outlet turbo dengan nila gaya dorong sebesar 0,956 N. Sehingga berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemilihan faktor penelitian berpengaruh pada hasil gaya dorong.
PENGARUH VARIASI JUMLAH BLADE IMPELLER PADA WATERJET THRUSTER TERHADAP GAYA DORONG Hasdiansah Hasdiansah; Mario Oktavianto; Thala Viniolita; Marcellino Stevanus Seva; M. Ahlan Maulidiansyah; Wassi Ahadiatullah; Zaldy Sirwansyah Suzen
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20 No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i2.10923

Abstract

Waterjet thruster merupakan sistem penggerak sebuah perahu yang menghasilkan daya dorong sebagai pengganti baling-baling yang konvensional. Waterjet thruster memiliki impeller sebagai pendorong utama untuk menggerakakan perahu diperairan, Dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian prototype waterjet thruster dengan diameter 1 inch dengan variasi jumlah blade impeller, variasi 3 blade, 4 blade dan 5 blade, masing-masing 1. Sedangkan inlet dan outlet dengan variasi 9 blade, filament yang digunakan yaitu filamen ST-PLA berdiameter 1,75 untuk mencetak prototype outlet, inlet dan impeller, didapatkan gaya dorong dengan variasi jumlah blade yang berbeda. Sehingga variasi jumlah blade impeller berpengaruh terhadap gaya dorong yang dihasilkan. Variasi jumlah blade impeller dengan gaya dorong tertinggi dihasilkan oleh variasi 3 blade 14960255 N, dan hasil gaya dorong terendah pada variasi 6 blade 0.613125 N. Artinya semakin sedikit blade impeller yang digunakan , maka gesekan yang terjadi antara blade dengan fluida semakin sedikut sehingga daya dorng yang dihasilkan dapat maksimal.
Optimasi Parameter Proses 3D Printing FDM Pada Produk Waterjet Thruster terhadap Gaya Dorong Pristiansyah Pristiansyah; Hasdiansah Hasdiansah; Thala Viniolita; Muhammad Subhan
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL SIMETRIS VOLUME 16 NO 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v16i2.15686

Abstract

Teknologi waterjet mengalami perkembangan yang signifikan dan kini semakin banyak diterapkan sebagai sistem propulsi pada kapal-kapal berkecepatan tinggi. Keunggulan utama dari sistem propulsi ini terletak pada efisiensi manuver serta konsumsi bahan bakar yang lebih ekonomis, terutama pada kondisi operasi dengan kecepatan tinggi. Prinsip kerja waterjet menghasilkan gaya dorong melalui aliran air berkecepatan tinggi yang disemburkan ke belakang, menciptakan gaya reaksi yang mendorong kapal ke depan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji performa daya dorong dari prototipe mini waterjet thruster yang dikembangkan dengan memvariasikan sejumlah parameter teknis. Komponen utama sistem ini dicetak menggunakan teknologi 3D printing, dan rancangan percobaan disusun menggunakan metode Taguchi Orthogonal Array (OA) untuk memperoleh hasil optimal dengan efisiensi waktu dan biaya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konfigurasi parameter terbaik yang menghasilkan daya dorong tertinggi sebesar 2,232 N terdiri dari 15 bilah inlet turbo, tipe impeller 2, dan 13 bilah outlet turbo. Sebaliknya, daya dorong terendah sebesar 1,104 N diperoleh dari kombinasi 14 bilah inlet turbo, tipe impeller 2, dan 13 bilah outlet turbo. Berdasarkan analisis kontribusi masing-masing parameter, urutan pengaruh terbesar terhadap daya dorong adalah: tipe impeller, jumlah bilah outlet turbo, dan jumlah bilah inlet turbo.