p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Hansje J. Tawas
Universitas Sam Ratulangi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Kinerja Breakwater Terhadap Gelombang Di Kawasan Pelabuhan Manado Andrew Y. Purnomo; M. Ihsan Jasin; Hansje J. Tawas
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Laut Manado merupakan sarana transportasi barang dan penumpang di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Keberadaan pelabuhan Manado berada di posisi yang strategis karena berada pada Ibukota Provinsi Sulawesi Utara sebagai pusat kegiatan pendidikan, pemerintahan, perdagangan, jasa, dan pengembangan kawasan wisata. Pada daerah pelabuhan, pemecah gelombang berfungsi untuk menenangkan gelombang di daerah kolam labuh. Dengan adanya pemecah gelombang ini, daerah perairan pelabuhan menjadi tenang dan kapal bisa melakukan aktifitasnya dengan mudah. Seiring dengan berjalannya waktu Perubahan kondisi alam mengakibatkan terjadinya kenaikkan elevasi muka air laut yang berpengaruh terhadap efektifitas kinerja breakwater di Pelabuhan manado. Maka dari itu diperlukan Analisa kinerja bangunan pemecah gelombang yang sudah ada berdasarkan analisis yang dilakukan untuk mengetahui bangunan breakwater tersebut masih termasuk aman atau tidak aman dari pengaruh gelombang.Analisa Kinerja Breakwater di Pelabuhan Manado dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder yang didapatkan dari BMKG Kota Bitung dan Pangakalan Utama TNI AL VIII Kairagi berupa data angin, pasang surut, juga melalui software penunjang yang ada. Hasil Penelitian menghasilkan bahwa Tinggi Gelombang (H)= 0, 645 meter dan Periode Gelombang (T) = 4,220 meter. Dan dari perhitungan sedimen, didapatkan nilai angkutan Sedimen Sejajar Pantai = 2649,953 m3/tahun dan nilai angkutan sedimen Tegak Lurus Pantai = 2621,200 m3/tahun. Kata kunci: pelabuhan laut Manado, elevasi muka air laut, breakwater
Pengaruh Transformasi Gelombang Terhadap Topografi Pantai Sindulang Kecamatan Tuminting Kota Manado Rivany A. Pasuhuk; Nicolaas J. A. Tangkudung; Hansje J. Tawas
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.52839

Abstract

Kota Manado merupakan salah satu daerah di provinsi Sulawesi Utara yang melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi dengan mengembangkan sektor industri. Daerah yang rencananya akan dikembangkan yaitu pada daerah pesisir pantai Sindulang berdasarkan Permen PU No.06/PRT/M/2007 tentang Pedoman Umum RTBL. Pada tanggal 24 Juni 2013 telah diadakan Focus Group Discussion Kesatu Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kawasan Boulevard-2, Kota Manado. Adapun beberapa hal yang dihasilkan yaitu daerah perencanaan reklamasi mulai dari sungai tondano sampai area TPI Tumampa, kedalaman perencanaan area reklamasi berupa pedoman/aturan perencanaan dan pembangunan kawasan reklamasi sepanjang Boulevard II dan yang terakhir diperlukan fasilitas tambatan perahu bagi nelayan. Bertita acara tersebut telah ditandatangani oleh Kepala Dinas Tata Kota Kota Manado dan Asisten II Kota Manado. Dalam melakukan pengembangan didaerah pesisir dengan melakukan reklamasi perlu diketahui angkutan sedimen yang terjadi di pantai tersebut. Oleh karena itu lewat penulisan ini di temukan suatu alternatif untuk di lakukan dalam mengolah data seperti peta lokasi dan kecepatan angin. Untuk menganalisis tinggi gelombang yang terjadi serta mengetahui pengaruh transformasi gelombang bagi topografi Pantai. Dari hasil perhitungan gelombang di pantai Sindulang kota Manado didominasi oleh gelombang arah Barat dengan gelombang mkasimum terjadi bulan Januari 2014 dengan H = 1.466 m dan T = 5.091 det. Koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 1.002 sampai 1.832 dan koefisien shoaling berkisar antara 0.999 sampai 1.711. Tinggi gelombang yang didapatkan dari hasil perhitungan berkisar pada 1.144 m sampai 1.468 m pada kedalaman 1 m sampai 25 m. Besarnya angkutan sedimen sejajar pantai sebesar 254374 m3/tahun dan laju angkutan sedimen tegak lurus pantai sebesar 750673.99 m3/tahun. Kata kunci: karakteristik gelombang, refraksi,shoaling, topografi
Analisis Sistem Pantai Di Kabupaten Minahasa Shinly Q. Tampi; Hansje J. Tawas; Nicolaas J. A. Tangkudung
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.52882

Abstract

Sistem pantai merupakan suatu sistem untuk membantu memahami proses dan interaksi yang terlibat. Namun seperti yang kita tahu, tindakan manusia mempengaruhi keadaan keseimbangan dalam sistem pantai. Bentang alam pesisir merupakan sistem terbuka artinya energi dan materi dapat masuk dan keluar sistem. Penelitian ini bertujuan menetukan stratei penanganan kerusakan pantai yang berada di pantai timur Kabupaten Minahasa. Metode penelitian meliputi pengumpulan data, analisis data, pembobotan tingkat kerusakan daerah pantai dan tingkat kepentingan serta penentuan prioritas penanganannya. Hasil prioritas penanganan yaitu parameter kerusakan pada Pemukiman & Fasilitas Umum Prioritas A (amat sangat diutamakan) di E4 pantai Atep Oki dan E1 pantai Makalisung dan perubahan garis pantai prioritas B (diutamakan) di E2 pantai Bulo dan E5 pantai Atep Oki. Strategi penanganannya adalah penanaman mangrove, perbaikan dan pembangunan baunan pelindung, membatasi aktivitas sosial ekonomi yang dapat menimbulkan kerusakan pantai. Kata kunci: sistem pantai, perubahan garis pantai, tingkat kerusakan