Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Learning ( Jigsaw) pada Siswa Kelas VIII di Mts Al-Islah Ridwan Fatoni; Endra Priawasana; Ismul Mauludin Al Habib
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 2 No. 1 (2020): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v2i1.330

Abstract

Hasil belajar Biologi siswa MTs Al-Islah Mayang masih rendah. Implementasi tipe pembelajaran, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dilakukan untuk mengetahui efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTS Al-Islah Mayang yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Berdasarkan hasil penelitian, pemahaman materi siswa pada pra-siklus rendah (23,80%) dan meningkat pada siklus I menjadi 71,42% dengan kriteria baik. Hasil Penelitian membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Utilization Of Organic Fertilizer From Cocoa Shells Waste (Theobroma cacao L) and Soy Milk Dregs (Glycine max L) on The Growth of Red Spinach (Amaranthus tricolor L) Ismul Mauludin Al Habib; Fatimatuz Zuhro
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 3 No. 1 (2021): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v3i1.502

Abstract

Waste of cocoa shells and soy milk dregs can cause environmental pollution. In fact, both of these wastes contain quite high macro and micro nutrient content which has the potential to increase plant and soil fertility. This study aims to utilize cocoa shells waste and soy milk dregs as organic fertilizer for the growth of red spinach. This study used a randomized block design (RBD) with 5 treatments, namely; P0 (control), P1 (1 gram of urea as positive control), P2 (70 grams of cocoa shells fertilizer), P3 (300 grams of soy milk dregs fertilizer), and P4 (a combination of cocoa shells fertilizer and soy milk dregs fertilizer). The parameters observed, among others; plant height, number of leaves and plant wet weight. The results of data analysis showed that there were significant differences between treatments P0, P1, P2, P3 and P4. Treatment P4 gave the best effect on the growth of red spinach plants among other treatments.
Exploration Germplasm of Tobacco In East Java Ismul Mauludin Al Habib; Fatimatuz Zuhro
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 3 No. 2 (2021): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v3i2.620

Abstract

Conservation of germplasm is absolutely necessary in order to repair a plant species. The first step in order to get the desired genetic properties is by germplasm exploration. The aim of this research was to get the germplasm of tobacco in East Java. Exploration was conducted in July, August and September 2018 in East Java. Determination of appropriate areas for exploration based on the result of discussion and suggestions from Department of Agriculture and leader in that community. The activity of exploration was conducted by researchers by come in the crop location directly. The result of this exploration showed that; (1). There are 16 types of tobacco in 6 districts of East Java province, among others; Krosok, Kasturi, Burley, Benyak, Semporis, Moris DB, Besuki, Tambeng, Kayu Mas, Mersi, BB, K3 19, Jowo, Krempol Jati, Prancak 95 and Jepon Raja, (2). There are similar types of tobacco in 2 districts (Probolinggo and Jember), namely Kasturi tobacco. This is related to the spread of demand for tobacco processing companies and exporters, as well as the geographical location of the region.
Aplikasi Biospestisida dalam Mengatasi Penyakit pada Kulit Buah Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) Fatimatuz Zuhro; Ismul Mauludin Al Habib
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 4 No. 2 (2022): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v4i2.719

Abstract

ABSTRAK Jeruk manis (Citrus sinensis L) merupakan salah satu komoditas buah yang penting dan sangat menguntungkan untuk dikembangkan di Indonesia. Salah satu faktor penting yang perlu diperbaiki dalam mengembangkan agribisnis jeruk di Indonesia adalah kualitas jeruk, khususnya yang berhubungan dengan penampilan luar atau kulitnya. Kulit jeruk yang mengalami burik dapat menurunkan kualitas dan daya jualnya di pasar. Burik pada jeruk banyak disebabkan oleh serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Pada umumnya para petani mengendalikan serangan OPT dengan pestisida kimia, tetapi cara ini dapat menyebabkan resistensi pada OPT dan kurang aman bagi lingkungan hidup. Salah satu alternatif solusinya adalah dengan memanfaatkan biopestisida dari daun sirsak (Annona muricata L) dan daun jeruk nipis (Citrus aurantium), karena mengandung sejumlah bahan aktif yang bersifat melemahkan serangan OPT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) dan daun jeruk nipis (Citrus aurantium) sebagai biopestisida terhadap intensitas buah yang mengalami burik, serta menentukan dosis biopestisida yang terbaik dalam mengendalikan serangan OPT di areal budidaya tanaman jeruk. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dan diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Dunnet 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biopestisida lebih efektif dalam mengatasi burik daripada pestisida kimia. Konsentrasi biopestisida sebesar 250 ml/l memiliki pengaruh terbaik terhadap pengurangan persentase buah burik dan daun muda yang rusak. Sedangkan konsentrasi biopestisida sebesar 50 ml/l, 100 ml/l, dan 150 ml/l memiliki pengaruh terbaik terhadap pengurangan tingkat kerusakan daun tua pada tanaman jeruk manis.
Pengaruh Kolkisin pada Stomata Daun Dendrobium Cindy Ayu Puspita Sari; Ismul Mauludin Al Habib; Hasni Ummul Hasanah; Dwi Sucianingtyas Sukamto
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 6 No 2 (2023): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bioedusains.v6i2.6922

Abstract

This study aims to determine the effect of colchicine on the stomata of dendrobium orchids. This research method is quantitative. This research used 2 factorial RAK where the first factor was the variety treatment consisting of dendrobium venus purple algis (ALG) and dendrobium transient pink frederika (FRD). The second factor, namely the colchicine concentration treatment, consisted of control (0 ppm), 4000 ppm, 5000 ppm and 6000 ppm. The research parameters observed were stomata density, stomata length and width. The results showed that dendrobium orchid varieties FRD and ALG were treated with several concentrations of colchicine with the average parameters of open stomata, stomata density, length and width of somata not significantly different from each treatment or control. Colchicine still does not appear to have an effect on the stomata of the FRD and ALG varieties of dendrobium orchids. Based on observations of the stomata, the average length of the stomata at each concentration is still not classified as diploid because it is <1.25x the length of the control stomata. In conclusion, the observed parameters have no effect or are significantly different. Keywords: Dendrobium Orchid, Colchicine, Stomata
Respon Stomata Tanaman Jagung (Zea mays) terhadap Lokasi Tanam Fatimatuz Zuhro; Meri Nur Agustin; Ismul Mauludin Al Habib
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v5i2.1280

Abstract

Lokasi tanam suatu komoditas akan berpengaruh terhadap tingkat pertumbuhan dan perkembangannya. Lokasi tanam akan berkaitan dengan kondisi suhu udara, sinar matahari, kelembapan udara, dan angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon stomata tanaman jagung terhadap tiga lokasi tanam jagung di Kabupaten Jember, yaitu lokasi perdesaan, lokasi sub-urban, dan lokasi perkotaan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah persentase stomata terbuka pada lokasi perdesaan sebesar 34,5% dan stomata tertutup sebesar 65,5%, pada lokasi perkotaan jumlah stomata terbuka sebesar 7,3% dan stomata tertutup sebesar 92,7%, sedangkan pada lokasi urban jumlah stomata terbuka sebesar 69,5% dan stomata tertutup sebesar 30,5%. Hal ini menunjukkan bahwa lokasi tanam dapat menghasilkan respon stomata yang berbeda pada tanaman jagung.
Efek Persentase Genangan Air terhadap Waktu pada Hipoksia Beberapa Aksesi Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Ismul Mauludin Al Habib; Fatimatuz Zuhro; Uus Tamala
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 1 No. 2 (2019): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v1i2.256

Abstract

Penggunaan aksesi yang toleran terhadap genangan sangat dibutuhkan dalam rangka menekan kerugian dalam budidaya tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah presentase genangan air memiliki efek terhadap waktu pada hipoksia tanaman tembakau . Penelitian ini dilaksanakan di Green House UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang  Lembaga  Tembakau Jember.. Penelitian dilaksanakan mengikuti Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 3 ulangan. Penelitian ini dilakukan menggunakan kombinasi 2 perlakuan: presentase genangan air (0%, 20%, 40%, 60%) dan aksesi tembakau (33 aksesi ). Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa secara umum perlakuan dengan genangan air pada varietas yang berbeda-beda memberikan pengaruh terhadap waktu bertahan aksesi tembakau dalam kondisi hipoksia. Semakin besar presentase genangan air, maka waktu bertahan aksesi tembakau dalam kondisi hipoksia semakin kecil. Hasil rerata waktu bertahan aksesi tembakau terhadap genangan air secara berurutan menunjukkan rerata waktu 75,37, 82,93, 91,29. dan 175 jam.