Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Fonologis Konsonan Bahasa Mandarin z,c,zh,ch Mahasiswa Semester 2 Program Studi D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret Tati Sugiarti; Dani Putri Septi Kusumaningtyas; Stephanie Phanata; Rudiansyah Rudiansyah; Ulfah Yanuar Lianisyah
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.193

Abstract

Abstrak  Dalam pembelajaran Bahasa Mandarin pelafalan sangat penting untuk dipelajari karena jika salah melafalkannya akan berperangruh pada arti dan makna kata yang terucap. Prodi D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret melihat sangat pentingnya pelafalan Bahasa Mandarin, maka pada awal semester 1 dimasukan mata kuliah pelafalan Bahasa Mandarin dalam kurikulum prodi. Namun mahasiswa setelah mengikuti mata kuliah pelafalan selama 1 semester, di semester 2 pada mata kuliah bahasa Mandarin menyimak dan berbicara masih ditemukan kesalahan pelafalan konsonan khususnya konsonan z,c,zh,ch dan kesalahan dalam mengindentifikasi bunyi konsonan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang akan mendeskripsikan penyebab kesalahan dalam melafalkan dan dalam pengidentifikasian bunyi konsonan bahasa Mandarin z,c,zh dan ch. Kuesioner soal dibagikan pada 18 mahasiswa semester 2 angkatan 2021 Prodi D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi UNS. Dalam hasil penelitian ditemukan pengaruh utama kesalahan mahasiswa dalam melafalkan dan mengidentifikasi bunyi konsonan /z/, /c/, /zh/, /ch/ adalah faktor bahasa ibu dimana ada perbedaan melafalkan konsonan yang sama, begitu juga pada pengidentifikasian bunyi.  Kata Kunci : Fonologis;Konsonan;Bahasa Mandarin  Abstract In learning Mandarin, pronunciation is very important to learn because if you pronounce it wrong, it will affect the meaning and meaning of the spoken word. The D3 Mandarin Language Vocational School Study Program UNS sees the importance of pronouncing Mandarin, so at the beginning of semester 1, Chinese pronunciation courses are included in the study program curriculum. However, students after taking pronunciation courses for 1 semester, in semester 2, they still found consonant pronunciation errors, especially consonants z, c, zh, ch and errors in identifying the consonant sound. This study uses a qualitative descriptive method that will describe the causes of errors in pronouncing consonants and identifying consonant sounds z, c, zh and ch. The results of the study found 20 students who were still wrong in pronouncing and identifying the consonant sounds z, c, zh, ch, the main influence was the mother tongue factor where there were differences in pronouncing the same consonant, as well as in identifying sounds). Keywords: Phonology;Consonants;Chinese  
Pendampingan Subtitle Bahasa Mandarin Pada Video Tari Klasik dan Kontenporer SMK NEGERI 8 SURAKARTA Dani Putri Septi Kusumaningtyas; Ruth Kiana Nuratri
Jurnal Pengabdi Vol 6, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v6i2.72137

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat tim Riset Grup Prodi D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi UNS ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada SMK Negeri 8 Surakarta dalam memberikan subtitle bahasa Mandarin pada narasi video Tari Klasik dan Kontemporer sebagai bentuk upaya melestarikan dan mempromosikan kebudayaan Nusantara ke dunia internasional khususnya ke negara Tiongkok. SMK Negeri 8 Surakarta mempunyai program keahlian Seni Karawitan, Seni Tari, Seni Pedalangan, Seni Musik, Penataan Karawitan, Penataan Tari, Multimedia dan Program Televisi dan Film. Sekolah ini juga mempunyai program kegiatan pentas seni yang mendukung pengembangan kreatifitas siswanya, antaralain: pentas Seni Karawitan yang diselanggarakan setiap malam Selasa Kliwon; Seni Tari setiap tanggal 29 malam (Langenbeksan Sangalikuran); Seni Pedalangan setiap tanggal 27 malam (pitulikuran); Seni Musik setiap tanggal 17 (pitulasan); Alumni setiap tanggal 26 (nemlikuran); Pentas Kolaborasi setiap jeda semester dan HUT SMK Negeri 8 Surakarta pada tanggal 27 Agustus. Pertunjukkan pentas seni tersebut ditayangkan melalui kanal Youtube SMK Negeri 8 Surakarta “Smki Solo”. Melalui program pendampingan subtitling konten video Tari Klasik dan Kontemporer ini diharapkan dapat menjadi media promosi bagi SMK Negeri 8 Surakarta untuk memperkenalkan kebudayaan nusantara kepada generasi muda, masyarakat yang lebih luas hingga ke mancanegara. Luaran dari pengabdian ini berupa 5 video tari klasik dan kontemporer dengan teks narasi berbahasa Mandarin.
Pengaplikasian Laman Korpus Kosakata Industri Bahasa Mandarin untuk Meningkatkan Kompetensi Penerjemah di Dunia Industri Ruth Kiana Nuratri; Dani Putri Septi Kusumaningtyas; Kristina Indah Setyo Rahayu; Clarosa Amanda Hasel; Juairiah Nastiti Sandyaningrum
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 2 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i2.46989

Abstract

The Mandarin language corpus has become an essential resource for enhancing translator competence, particularly amid the growing industrial cooperation between Indonesia and China. The availability of technical vocabulary sources remains limited, creating a gap between academic proficiency and the demands of professional translation in industry. This community service program aims to develop an online corpus of Mandarin industrial vocabulary as an effort to provide standardized terminology resources based on authentic data. The implementation methods include mapping user needs, collecting vocabulary from 30 undergraduate theses and student internship reports from 2021–2024, developing the digital platform, and conducting training on its use. A total of 4,221 vocabulary items were compiled and integrated into the corpus, equipped with search features based on hanzi, pinyin, and definitions. The results show that the corpus platform improves the accuracy of technical document translation, accelerates terminology retrieval, and strengthens both thematic and instrumental competencies of translators. This digital corpus has proven effective in supporting translation needs in academic and industrial settings.