Lili Rohmawati
Universitas Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengetahuan dan Sikap Orang Tua Mengenai Buku Kesehatan Ibu dan Anak terhadap Perilaku Pemanfaatannya Debora Octo Luana; Lili Rohmawati; Wisman Dalimunthe; Sri Melinda Kaban
Sari Pediatri Vol 25, No 2 (2023)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp25.2.2023.75-9

Abstract

Latar belakang. Ibu dan anak merupakan kelompok rentan dalam keluarga dan sekitarnya sehingga perlu mendapatkan prioritas dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Buku Kesehatan Ibu dan Anak berperan sebagai alat deteksi dini gangguan kesehatan ibu dan anak, serta sebagai alat komunikasi yang memberikan informasi dan penyuluhan tentang pelayanan kesehatan ibu dan anak, termasuk rujukan dan standar pelayanan, gizi, imunisasi, dan tumbuh kembang balita kepada ibu, keluarga, dan masyarakat. Pemanfaatan buku ini terkendala oleh pengetahuan dan sikap orang tua yang rendah.Tujuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap orang tua mengenai Buku Kesehatan Ibu dan Anak terhadap perilaku pemanfaatannya.Metode. Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang yang menggunakan data primer kuesioner di Puskesmas Padang Bulan, Padang Bulan Selayang II, dan Darussalam.Hasil. Dari 90 sampel penelitian memiliki tingkat pengetahuan baik (57,8%), dan cukup (42,2%). Tingkat sikap adalah baik (97,8%), dan cukup (2,2%). Perilaku pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak adalah tidak memanfaatkan (73,3%) dan memanfaatkan (26,7%). Berdasarkan analisis bivariat menggunakan chi-square, hubungan pengetahuan orang tua (p=0,019) dan sikap orang tua (p=1) terhadap perilaku pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Kesimpulan. Lebih banyak orang tua yang tidak memanfaatkan Buku Kesehatan Ibu dan Anak daripada yang memanfaatkannya. Pengetahuan dan sikap orang tua mengenai Buku Kesehatan Ibu dan Anak adalah baik. Terdapat hubungan antara pengetahuan orang tua mengenai Buku Kesehatan Ibu dan Anak terhadap perilaku pemanfaatannya, tetapi tidak terdapat hubungan antara sikap orang tua mengenai Buku Kesehatan Ibu dan Anak terhadap perilaku pemanfaatannya. 
Differences in Mentzer Index Values in Children with Helicobacter Pylori and Non-Helicobacter Pylori Infections Dinda Seruni Medina Nasution; Supriatmo Supriatmo; Lili Rohmawati; Arlinda Sari Wahyuni; Selvi Nafianti; Hendri Wijaya
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 5 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i5.2319

Abstract

Helicobacter pylori infection is a common cause of chronic gastritis in children and has been associated with several haematological abnormalities, particularly iron deficiency anaemia. The Mentzer Index is a simple haematological parameter that may reflect disturbances in iron metabolism; however, its relationship with H. pylori infection in children remains unclear. To compare Mentzer Index values between children with and without Helicobacter pylori infection and to evaluate associated haematological characteristics.  A cross-sectional analytical study was conducted involving 44 children aged 2–18 years who underwent diagnostic testing for H. pylori. Demographic data and haematological parameters, including haemoglobin, erythrocyte count, mean corpuscular volume, mean corpuscular haemoglobin, mean corpuscular haemoglobin concentration, red cell distribution width, platelet count, white blood cell count, erythrocyte sedimentation rate, and Mentzer Index, were collected from medical records. Statistical analyses were performed using chi-square and comparative tests, with statistical significance defined as p < 0.05. No significant differences were observed between the two groups regarding age, sex, nutritional status, haemoglobin concentration, erythrocyte indices, platelet count, white blood cell count, or Mentzer Index (all p > 0.05). Most participants in both groups had a Mentzer Index ≥13, suggesting a haematological pattern compatible with iron deficiency anaemia. However, children with H. pylori infection demonstrated significantly higher ESR values compared with non-infected children (37.23 ± 6.20 vs. 27.32 ± 13.92 mm/hour; p = 0.005), indicating increased inflammatory activity. Helicobacter pylori infection in children was associated with elevated erythrocyte sedimentation rate but not with significant differences in Mentzer Index or other routine haematological parameters.