Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Program Tahfizh dalam Mengukur Keberhasilan Menghafal Al-Qur’an di SMPIT Insan Mandiri Greenville Bekasi EE. Junaedi Sastradiharja; Farizal MS; Endang Sutisna
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1306

Abstract

Penelitian ini bertujuan agarmengetahui mengevaluasi program tahfizh dalam mengukur keberhasilan menghafal Al-Qur’an di SMPIT Insan Mandiri Greenville Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dan alat pengumpulan data menggunakan wawancara, obsevasi dan studi dokumen. Analisis data menggunakan reduksi, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan melalu pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian yang diwawancarai 4 guru, dan mengamati seluruh peserta didik tahfidz SMPIT Insan Mandiri Greenville Bekasi. Maka disimpulkan bahwa Model evaluasi program Tahfizh Al-Qur’an yang dipergunakan untuk mengukur keberhasilan menghafal Al-Qur’an siswa di SMPIT Insan Mandiri Greenville, adalah menggunakan model evaluasi program CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan Daniel Stufflebeam. Karakteristik evaluasi program tahfizh yang dipergunakan dalam mengukur keberhasilan menghafal Al-Qur’an di SMPIT Insan Mandiri Greenville adalah valid, reliabel, relevan, representatif, praktis, deskriminatif, spesifik dan proporsional.Kriteria yang dipergunakan dalam mengukur keberhasilan menghafal Al-Qur’an SMPIT Insan Mandiri Greenville adalah menggunakan standar kuantitatif dan kualitatif, yakni: a. Nilai 5 (baik sekali) program wajibdilanjutkan yaitu skor 81 – 100. b. Nilai 4 (baik) program dapat dilanjutkan yaitu skor 61 – 80. c. Nilai 3 (cukup) programdapatdilanjutkan dengan perbaikan yaitu skor 41 – 60. d. Nilai 2 (kurang) program dilanjutkan dengan mengubahstrategi pelaksanaan yaitu skor 21 – 40. e. Nilai 1 (kurang sekali) program tidak dilanjukan yaitu skor < 21.
Pengelolaan Pembelajaran Al-Qur’an dengan Pemahaman Waqaf Ibtida’ melalui Pembelajaran Bahasa Arab (Nahwu Sharaf) di Pondok Pesantren Al-Kautsar Tangerang Selatan Rahmad Nursalim; EE Junaedi Sastradiharja; Farizal MS
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan pembelajaran Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Kautsar Tangerang Selatan serta menganalisis kontribusi pembelajaran bahasa Arab (nahwu sharaf) terhadap ketepatan penerapan waqaf dan ibtida’ dalam bacaan Al-Qur’an santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Kautsar telah berjalan dengan cukup efektif dan memberikan pengaruh positif terhadap capaian pembelajaran, yang tercermin dari berbagai prestasi santri dan alumni dalam bidang tilawah Al-Qur’an pada tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Meskipun demikian, aspek perencanaan pembelajaran masih memerlukan penguatan agar kualitas bacaan Al-Qur’an santri dapat ditingkatkan secara optimal. Selain itu, pembelajaran bahasa Arab (nahwu sharaf) terbukti berkontribusi signifikan terhadap pemahaman santri mengenai struktur gramatikal ayat-ayat Al-Qur’an, sehingga mereka mampu menerapkan waqaf dan ibtida’ secara tepat. Pemahaman tersebut berperan penting dalam menjaga keutuhan dan ketepatan makna Al-Qur’an serta menghindari kesalahan pemaknaan dalam proses pembacaan.