This Author published in this journals
All Journal Academia Open
Sitti Nur Qablyatin Syabandia
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Enhancing Medical Lab Education via Molecular Biology: A Service Learning Approach for Toxoplasmosis Detection: Meningkatkan Pendidikan Laboratorium Medis melalui Biologi Molekuler: Pendekatan Pembelajaran Berbasis Pelayanan untuk Deteksi Toksoplasmosis Miftahul Mushlih; Puspitasari; Sitti Nur Qablyatin Syabandia; Wa Ode Asma`Ul Husna Huesein; Andika Aliviameyta
Academia Open Vol. 8 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.8.2023.7229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK Teknologi Lab Kedokteran dalam ranah pengembangan pemeriksaan kesehatan melalui integrasi teknik biologi molekuler. Menggunakan kerangka Service Learning (SL), mahasiswa dibimbing dalam memahami evolusi metode diagnostik yang berkaitan dengan bidangnya, selama periode Februari hingga Maret 2023. Kuliah dan diskusi memperkenalkan mahasiswa pada aplikasi biologi molekuler dalam berbagai ujian, sementara lokakarya terarah pendekatan memungkinkan aplikasi langsung dari metode ini untuk pengujian toksoplasmosis. Prosesnya meliputi ekstraksi DNA dari sampel wajah kucing liar menggunakan Chelex 100 Grade Resin, menargetkan gen B1 untuk PCR, menggunakan siklus PCR minimal, dan memvisualisasikan hasil PCR melalui elektroforesis gel agarosa 1%. Hasil, menunjukkan identifikasi toksoplasma positif dalam 5 dari 6 sampel, menggarisbawahi kemanjuran pendekatan ini. Analisis pra dan pasca tes menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan di antara peserta, menekankan implikasi metodologi pemeriksaan medis lanjutan dalam pendidikan dan praktik. Highlight: Integrasi Biologi Molekuler: Menekankan penggabungan teknik biologi molekuler ke dalam pendidikan laboratorium medis untuk meningkatkan kemampuan diagnostik dan pembelajaran siswa. Pendekatan Service Learning: Menyoroti penggunaan Service Learning sebagai metode yang efektif untuk menjembatani pengetahuan teoretis dengan aplikasi praktis, menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang pengembangan pemeriksaan medis. Identifikasi Toksoplasmosis: Menampilkan keberhasilan penerapan metode molekuler, seperti ekstraksi PCR dan DNA, untuk mengidentifikasi keberadaan toksoplasma dalam sampel kucing liar, menunjukkan potensi deteksi penyakit yang akurat. Kata kunci: Pendidikan Lab Medis, Biologi Molekuler, KKN, Deteksi Toksoplasmosis, Peningkatan Pengetahuan