Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Instrumen Akreditasi Sekolah Dasar di Desa Empat Balai Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Febrina Dafit; Rices Jatra; Zaka Hadikusuma Ramadan; Fitriyeni Fitriyeni; Laili Rahmi; Latif Latif; Putri Octa Hadiyanti; Muhammad Nukman; Dea Mustika; Syahriadi Syahriadi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i1.157

Abstract

Pengabdian ini akan dilaksanakan di SDN 001 Empat Balai kecamatan Kuok. SDN 001 merupakan SDN yang sudah terakreditasi A dan menjadi Sekolah Ramah Anak. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan sebelum pelaksanaan pengabdian, SDN 001 Empat Balai akan melaksanakan akreditasi dan harus segera mengisi SISPENA S/M untuk pengajuan akreditasi. Pelaksanaan akreditasi tahun ini menggunakan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020, namun guru-guru dan kepala sekolah belum terlalu memahami mengenai pengisian IASP 2020. Hal ini terjadi karena selama ini pelatihan IASP 2020 yang diberikan pemerintah hanya melalui zoom meeting, selain itu kepala sekolah baru diangkat menjadi kepala sekolah pada Bulan April 2022. Permasalahan yang dihadapi guru-guru dan kepala sekolah SDN 001 Empat Balai terkait IASP 2020 adalah (1) belum memahami secara penuh tentang perubahan Instrumen akreditasi IASP 2020; (2) belum memahami perbedaan apa saja yang harus dipersiapkan untuk menghadapi akreditasi menggunakan IASP 2020; (3) belum memahami pengisian IASP 2020. Solusi yang ditawarkan kepada SDN 001 Empat Balai terkait instrument akreditasi IASP 2020 adalah dengan pelatihan dan pendampingan melalui pendekatakan In House Training (IHT) selama 6 bulan mengenai butir-butir IASP dan lampiran IASP yang perlu diisi dalam SISPENA S/M. Berkat pelatihan dan pendapingan ini SDN 001 Empat Balai sudah berhasil mengisi instrument akreditasi.
Peran Guru sebagai Pendidik dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Kelas V SDIP YLPI RIAU Dinda Pratiwi; Muhammad Nukman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10600

Abstract

Karakter disiplin merupakan salah satu nilai penting yang perlu ditanamkan kepada siswa sejak dini. Namun, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan masih ditemukan beberapa perilaku kurang disiplin pada siswa, seperti datang terlambat, kurang tertib dalam mengikuti aturan, serta kurang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pendidik dalam membentuk karakter disiplin siswa kelas V SDIP YLPI RIAU. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilaksanakan di SDIP YLPI RIAU dengan informan penelitian yang terdiri atas wali kelas V, siswa kelas V, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter disiplin siswa melalui pembiasaan, keteladanan, pengawasan, pengarahan, pembinaan, dan pemberian penguatan secara konsisten. Peran tersebut terlihat pada pembentukan disiplin siswa dalam datang tepat waktu, menaati peraturan sekolah, mengerjakan tugas secara teratur, menjaga kerapian berpakaian dan alat belajar, serta konsisten mengikuti jadwal kegiatan sekolah. Berbagai upaya yang dilakukan guru memberikan dampak positif terhadap perilaku siswa sehingga siswa menjadi lebih tertib, bertanggung jawab, dan patuh terhadap aturan yang berlaku. Dengan demikian, guru telah menjalankan perannya sebagai pendidik dengan baik dalam membentuk karakter disiplin siswa kelas V SDIP YLPI RIAU melalui berbagai strategi yang diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan pembelajaran maupun kehidupan sekolah sehari-hari.
Hubungan Konformitas Teman Sebaya terhadap Perilaku Bullying Siswa Kelas V SDN 141 Pekanbaru Ririska Nur Afriani; Muhammad Nukman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konformitas teman sebaya terhadap perilaku bullying siswa kelas V SDN 141 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengkaji hubungan antara kedua variabel penelitian. Populasi penelitian berjumlah 61 siswa yang sekaligus dijadikan sampel penelitian dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket konformitas teman sebaya dan angket perilaku bullying yang telah disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi Pearson Product Moment, dan regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel serta data berdistribusi normal sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan analisis lebih lanjut. Hasil analisis korelasi pada kelas VA memperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,962 dengan nilai signifikansi 0,000, sedangkan pada kelas VB memperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,980 dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konformitas teman sebaya dan perilaku bullying pada kedua kelas. Koefisien korelasi yang mendekati angka satu menunjukkan bahwa hubungan yang terjadi termasuk dalam kategori sangat kuat. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat konformitas teman sebaya, maka semakin tinggi pula kecenderungan siswa untuk terlibat dalam perilaku bullying. Sebaliknya, konformitas yang mengarah pada perilaku positif dapat membantu mengurangi kecenderungan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konformitas teman sebaya memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan terhadap perilaku bullying siswa kelas V SDN 141 Pekanbaru secara keseluruhan.