Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Education in Preserving Javanese Ethical Values Elly Kismini; Rini Iswari; Fajar Fajar
Komunitas Vol 15, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v15i1.41691

Abstract

The advancement of technology and information has influenced social and cultural changes within society. This phenomenon is also evident in Javanese society, known for its high cultural values. One of the Javanese cultural values undergoing shifts due to the influence of modernization and globalization, and thus requiring preservation, is Javanese ethical values. To preserve Javanese ethical values as part of the local culture, a collaborative educational process involving schools, families, and communities is necessary to shape individuals’ characters that reflect love for Indonesian culture. Education plays a crucial role in preserving the nation’s culture through the implementation of the noble values it encompasses. This research was conducted with a qualitative approach, focusing on junior high school students in North Semarang.      
Implementasi Frugal Living Guna Mempertahankan Eksistensi Oleh Produsen Slondok di Desa Plosogede Kabupaten Magelang Syahrul Arifin Syahrul; Elly Kismini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 14 No. 2 (2025): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v14i2.34465

Abstract

Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang merupakan sentra produsen slondok yang tengah menghadapi tantangan serius berupa menurunnya jumlah produsen aktif akibat faktor usia dan minimnya regenerasi. Situasi ini mendorong para pelaku usaha untuk beradaptasi dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara lebih bijak. Dalam konteks tersebut, penerapan Frugal Living menjadi pola hidup yang muncul secara alamiah sebagai strategi bertahan dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penerapan dan latar belakang Frugal Living yang dilakukan oleh para produsen slondok di desa tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Desa Plosogede dan melibatkan produsen aktif sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Frugal Living diterapkan melalui pengendalian pengeluaran, pemanfaatan limbah produksi, dan gaya hidup sederhana yang didasari pertimbangan rasional. Pola ini terbukti membantu keberlangsungan usaha sekaligus mencerminkan kearifan lokal dalam menyikapi tantangan ekonomi.