Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN PERPUSTAKAAN DAN SCIENCE CENTER DI KOTA MEDAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS Hafidzah Sulastri; Wahyu Abdillah
Jurnal Arsitektur Kolaborasi Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Arsitektur Kolaborasi
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/kolaborasi.v3i2.46

Abstract

Perpustakaan memiliki peran yang sangat penting untuk mencari data dan informasi yang dibutuhkan, sayangnya potensi perpustakaan di zaman teknologi kurang diminati masyarakat karena adanya telepon genggam dan internet. Sebuah sarana tempat di butuhkan untuk mewadahi dan mengedukasi masyarakat tentang membaca dengan menyediakan perpustakaan yang berfungsi sebagai tempat area belajar. Namun, minat masyarakat dalam mengunjungi perpustakaan sangat rendah. Oleh karena itu diperlukan fasilitas untuk mendukung fungsi perpustakaan yang lebih bersifat rekreasi dan edukasi, dalam perancangan ini disediakan fasilitas science center pada perpustakaan yang dapat membuat pengunjung merasakan dan melakukan langsung demonstrasi pengetahuan melalui alat peraga. Perpustakaan dan science center yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso 45K, Kecamatan Medan Maimun menyajikan wadah sarana tentang ilmu teknologi untuk sarana pengetahuan. Pendekatan perancangan yang digunakan adalah survey langsung ke lokasi, studi literatur, studi perancangan dan pendekatan arsitektur tropis ke dalam desain perpustakaan dan science center. Tema arsitektur tropis yang diterapkan pada bangunan dimaksudkan untuk mengoptimalkan kenyamanan pengunjung dalam melakukan aktivitas di dalam bangunan. Diharapkan dengan adanya perancangan ini semakin menambah minat membaca dan belajar bagi pengunjung.
Measuring and Improving Walkability in Urban Historical Tourism Area: A Case Study in Medan Firman Eddy; Wahyu Abdillah; Novrial; Aulia Malik Affif
International Journal of Architecture and Urbanism Vol. 10 No. 2 (2026): International Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijau.v10i2.27128

Abstract

Medan is the largest city on Sumatera Island and the capital city of North Sumatera. The main tourist attractions are in the downtown area, which is located in the Kesawan corridor, around Lapangan Merdeka, Maimun Palace, and the Al Mashun Grand Mosque. However, there is still no adequate walking environment that connects those areas which resulting in very little walking activity. This research aims to to assess the current condition of the walking environment and develop a design model in order to enhance walkability in the historic tourism areas of Medan. The authors undertake a field survey as well as collect the pedestrians preference regarding the walkway. The final walkability score of the research locations are 58,8. The authors proposed five model recommendation to improve the walkway in the research locations, namely: (1) Walkway amenities improvement; (2) CPTED design application in the walkway; (3) Implementation of pelican crossing; (4) Signage and speed bump application; and (5) Ramp and S portal barrier application. The authors believed the proposed model recommendations are sufficient to enhance the walkability in the research locations.