Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI STABILITAS FISIK DAN EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN MASKER PEEL-OFF KITOSAN TERFORTIFIKASI EKSTRAK TEH HIJAU Harry Agusnar; Vivi Purwandari; Sovia Lenny; Hafizhah Az-Zahra; Sinta Artavia Waruwu; Liver Zai
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v10i1.6482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan gel peel-off mask berbasis kitosan dengan penambahan ekstrak teh hijau (Camellia sinensis) sebagai sumber antioksidan. Formulasi sediaan dibuat dengan variasi konsentrasi kitosan sebesar 0,5%, 1,0%, dan 1,5%. Evaluasi fisik sediaan meliputi uji homogenitas, pH, viskositas, stabilitas fisik selama 12 minggu, uji hedonik, serta uji iritasi pada sukarelawan. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh formula memenuhi syarat homogenitas, aman digunakan (tidak menimbulkan iritasi), dan memiliki pH yang sesuai dengan fisiologis kulit (6,45–6,68). Formula dengan konsentrasi kitosan 0,5% menjadi sediaan yang paling disukai berdasarkan uji hedonik, sedangkan konsentrasi kitosan 1,5% memberikan aktivitas penangkalan radikal bebas tertinggi dengan persen inhibisi mencapai 87,89%.
PEMANFAATAN TAR PIROLISIS TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BAHAN BIOASPAL RAMAH LINGKUNGAN Mawarni Hutabarat; Liver Zai; Vivi Purwandari; Hestina Hestina; Mia Endang Sari Sinaga
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis pasokan aspal berbasis minyak bumi telah mendorong upaya inovatif dalam pengembangan bahan pengikat jalan yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi tar hasil pirolisis tempurung kelapa sebagai bahan baku bioaspal melalui metode pencampuran panas (hot mix). Formulasi dilakukan dalam dua tahap: Bioaspal I dengan variasi rasio tar, karbon tempurung kelapa (KTK), dan serbuk tempurung kelapa (STK); serta Bioaspal II dengan penambahan lem fox sebagai perekat tambahan. Parameter fisik yang dianalisis meliputi berat isi, berat jenis, dan kerapatan relatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel B1-D merupakan formulasi terbaik pada Bioaspal I, dengan nilai berat isi 1,10 g/cm³, berat jenis 1,32 g/cm³, dan kerapatan relatif 0,22 g/cm³. Sementara itu, pada Bioaspal II, sampel B2-C menunjukkan performa paling optimal dengan berat isi 0,93 g/cm³, berat jenis 1,12 g/cm³, dan kerapatan relatif 0,19 g/cm³. Analisis morfologi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) mengungkapkan bahwa Bioaspal I memiliki struktur permukaan yang lebih padat dan homogen dibandingkan Bioaspal II. Penelitian ini menunjukkan bahwa tar tempurung kelapa memiliki potensi sebagai alternatif bahan bioaspal, meskipun diperlukan pengujian lanjutan seperti penetrasi, daktilitas, titik nyala, dan titik bakar untuk memastikan kelayakan aplikatif secara teknis.