Jefrit Johanis Messakh
Universitas Kristen Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Membangun Moderasi Beragama di Era 5.0 Jefrit Johanis Messakh; Esti Regina Boiliu; Djoys Anneke Rantung; Lamhot Naibaho
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023): October
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.5678

Abstract

Dalam era 5.0 yang ditandai oleh integrasi teknologi dan perubahan sosial yang cepat, peran Pendidikan Agama Kristen dalam mediasi beragama memiliki kepentingan yang mendalam. Permasalahan yang sering muncul dan terjadi di masyarakat adalah pertentangan nilai dan keyakinan, ekstremisme dan radikalisasi. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Kristen berperan untuk membangun moderasi beragama dalam pembelajaran sehingga sikap iklusif dapat di pahami di era 5.0 ini. Studi ini mengeksplorasi peran penting Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk pemahaman yang inklusif dan menghargai perbedaan antar agama-agama dalam masyarakat yang semakin multikultural. Tujuan penelitian ini adalah mendesripsikan peran Pendidikan Agama Kristen dalam membangun moderasi beragama di era 5.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka. Penelitian ini menyoroti integrasi teknologi digital dan kebijakan pendidikan yang mendukung dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berpusat pada nilai-nilai toleransi serta kerjasama antaragama. Hasil penelitian ini adalah pendidikan agama Kristen di era 5.0 berperan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional siswa, berkolaborasi dengan sekolah, komunitas agama, dan lembaga pemerintah dalam mendukung pendidikan agama Kristen yang mempromosikan moderasi beragama. Pendidikan Agama Kristen juga memberi pelatihan dan pengembangan kontinu bagi guru-guru agama Kristen. Guru-guru harus dilengkapi dengan pengetahuan terbaru tentang isu-isu sosial dan teknologi yang berkembang pesat sehingga mereka dapat mengajarkan siswa dengan cara yang relevan dan mendukung perkembangan moderasi beragama.
Analisis Kapitalisme Max Weber sebagai Jalan Pendidikan Agama Kristen Menghadapi Kemiskinan Boy Anto Ando Silitonga; Jefrit Johanis Messakh; Lamhot Naibaho; Djoys Anneke Rantung
Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Vol 3 No 2 (2023): HaratiJPK: Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54170/harati.v3i2.152

Abstract

This study explores the application of Max Weber's seminal work, Protestant Ethics and the Spirit of Capitalism, as a basis for Christian religious education to effectively address the issue of poverty in modern society. By examining the historical context and underlying principles, the author suggests how Christian religious education can use Weber's ideas to promote critical understanding of economic issues and empower people to participate in overcoming poverty. The method used is a literature study approach, where the author collects data from books and relevant topics or issues in this research. The results of this study seek to bridge Weber's sociological insights with the teachings of Christian religious education, by looking at how the principles of hard work, discipline, and individual responsibility can be instilled through the lens of Christian religious education to empower communities in the fight against poverty. By instilling values that promote economic empowerment, community development, and social responsibility, Christian religious education emerges as a powerful tool to address the challenges of poverty in contemporary society.
Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Memerangi Radikalisme dan Ekstremisme: Menumbuhkan Cinta, Perdamaian, dan Rasa Hormat Jefrit Johanis Messakh; Esti Regina Boiliu
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v6i2.57

Abstract

The spread of radicalism and extremism has become a global concern in recent decades. Issues regarding radicalism and extremism continue to develop in a flurry of problems. This requires the active role of Christian Religious Education to be carried out in a structured manner in order to be able to overcome this challenge by cultivating love, peace and respect. The purpose of this study is to describe the role of Christian Religious Education in fighting radicalism and extremism. The method used in this research is literature study. The result of this research is that Christian religious education can be a powerful force in fighting radicalism and extremism by instilling universal values such as love, peace and respect for fellow human beings. Christian Religious Education also plays a role in developing a deep understanding of Christian teachings which include values such as love for others, forgiveness, understanding, and tolerance. Christian Religious Education must build intercultural skills, and integrate social issues in the Christian Religious Education curriculum.
Pembelajaran Adaptif sebagai Inovasi Strategi Pembelajaran bagi Anak Usia Dini Esti Regina Boiliu, M.Pd.; Jefrit Johanis Messakh
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol.2 No.2, Maret 2024
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v2i2.528

Abstract

Early childhood education plays a crucial role in shaping the developmental foundation of children. Adaptive learning emerges as a strategic innovation in enhancing the effectiveness of learning at this stage. This study aims to explore the concept and effectiveness of adaptive learning in early childhood through a qualitative approach with a literature review. By analyzing various relevant literature sources, this research seeks to understand the background of adaptive learning, its implementation objectives, and its impact on the learning outcomes of early childhood. The results indicate that adaptive learning can enhance the interest, motivation, and learning abilities of early childhood by providing tailored learning experiences to meet their individual needs. The implications of these findings support the need for integrating adaptive learning into early childhood learning practices to achieve optimal learning outcomes. Keywords: Adaptive learning; learning strategies; early childhoodAbstrakPendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam membentuk fondasi perkembangan anak. Pembelajaran adaptif menjadi inovasi strategis dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran pada tahap ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep dan efektivitas pembelajaran adaptif pada anak usia dini melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka. Dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, penelitian ini bertujuan untuk memahami latar belakang pembelajaran adaptif, tujuan penerapannya, dan dampaknya terhadap hasil pembelajaran anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran adaptif dapat meningkatkan minat, motivasi, dan kemampuan belajar anak usia dini dengan memberikan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan individual mereka. Implikasi temuan ini mendukung perlunya integrasi pembelajaran adaptif dalam praktik pembelajaran anak usia dini untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal.Kata Kunci: Pembelajaran adaptif; strategi pembelajaran; anak usia dini.
Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Membangun Karakter Misi dalam Konteks Globalisasi Jefrit Johanis Messakh; Jacob Messakh
REAL DIDACHE: Journal of Christian Education Vol. 3 No. 2: September 2023
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rdj.v3i2.435

Abstract

The increasingly complex and dynamic context of globalization requires Christian Education to adapt to existing challenges. Plurality and multiculturalism, global ethical challenges, technology and social change, conflict and tolerance and the influence of popular culture and consumerism, all these issues underscore the importance of integrating Christian religious values into the development of mission character relevant to the context of globalization. This research aims to explore the role of Christian Education in building mission character in the context of globalization. The research method used is a literature study. The results showed that Christian Education has a significant role in shaping the character of the mission that is responsive to the context of globalization, namely: instilling a deep theological understanding; strengthen the foundation of beliefs and values underlying the mission; help individuals to understand and appreciate cultural diversity in a global context; Plays a role in shaping the character of the mission that is able to adapt to the changing global environment. The mission characters that need to be possessed are love and mercy, example, service and social care, cooperation and harmony, humility, justice and truth. Christian religious education can also facilitate a deep understanding of cultural and religious diversity, thus enabling each individual to engage in mission in an inclusive and respectful manner.Keywords: Christian religious education; mission character; The context of globalizationAbstrakKonteks globalisasi yang semakin kompleks dan dinamis menuntut Pendidikan Agama Kristen untuk beradaptasi dengan tantangan yang ada. Pluralitas dan multikulturalisme, tantangan etika global, teknologi dan perubahan sosial, konflik dan toleransi dan pengaruh budaya populer dan konsumerism, semua masalah ini menggaris bawahi pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai agama Kristen ke dalam pengembangan karakter misi yang relevan dengan konteks globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Pendidikan Agama Kristen dalam membangun karakter misi dalam konteks globalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter misi yang tanggap terhadap konteks globalisasi, yaitu: menanamkan pemahaman teologis yang mendalam; memperkuat dasar keyakinan dan nilai-nilai yang mendasari misi; membantu individu untuk memahami dan menghargai keragaman budaya dalam konteks global; berperan untuk membentuk karakter misi yang mampu beradaptasi dengan lingkungan global yang terus berubah. Adapun karakter misi yang perlu dimiliki adalah kasih dan belas kasihan, keteladanan, pelayanan dan kepedulian sosial, kerjasama dan kerukunan, kerendahan hati, keadilan dan kebenaran. Pendidikan Agama Kristen juga dapat memfasilitasi pemahaman yang mendalam tentang keragaman budaya dan agama, sehingga memungkinkan setiap individu untuk terlibat dalam misi secara inklusif dan saling menghormati.Kata Kunci: pendidikan agama Kristen; karakter misi; konteks globalisasi