Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimasi Keuntungan Maksimum Dari Penjualan Seblak Dengan Menggunakan Metode Simpleks, Software POM-QM Dan Implementasi Rstudio Tasia Maidi Saputri; Imelda Raudati; Pradita Eko Prasetyo Utomo; Ulfa Khaira
Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jusiik-widyakarya.v1i4.1657

Abstract

This article aims to optimize the profit of seblak business through the application of Simplex method in linear program. Seblak is a popular business today with a wide variety of toppings such as meatballs, sausages, noodles, feet and many more, but efficient production planning and resource allocation can be challenging. In calculating this profit optimization, we use the Simplex method to identify production combinations that can generate maximum profit by considering various constraints related to raw materials, processing time, production costs to product selling prices. The result is expected to help seblak business owners in making smarter decisions regarding production, inventory, and pricing strategies, thus improving their business profitability.
Evaluasi Usability pada Aplikasi My Yamaha Motor Menggunakan Metode Usability Testing dan USE Questionnaire (UQ) Tasia Maidi Saputri; Reni Aryani; Yolla Noverina
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1278

Abstract

Aplikasi My Yamaha Motor berperan sebagai media digital pendukung layanan purna jual bagi pengguna kendaraan Yamaha. Namun, masih ditemukan sejumlah kendala yang memengaruhi kualitas pengalaman pengguna, khususnya pada aspek usability. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat usability aplikasi My Yamaha Motor serta menguji efektivitas perbaikan antarmuka yang direkomendasikan. Metode penelitian yang digunakan adalah usability testing dengan task scenario dan USE Questionnaire. Pengujian awal dilakukan kepada pengguna baru untuk mengukur aspek learnability, efficiency, dan error, serta dilengkapi dengan wawancara guna mengidentifikasi permasalahan utama antarmuka. Hasil evaluasi awal menunjukkan nilai learnability sebesar 70%, efficiency sebesar 0,038 goals/s, error rate sebesar 51%, serta skor USE sebesar 64,18% yang berada pada kategori “baik”, namun masih menunjukkan berbagai keterbatasan antarmuka. Berdasarkan temuan tersebut, dilakukan perancangan prototype perbaikan antarmuka dengan mengacu pada prinsip Eight Golden Rules. Pengujian lanjutan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek usability, dengan learnability meningkat menjadi 86%, efficiency menjadi 0,111 goals/s, error rate menurun menjadi 20%, serta skor USE meningkat menjadi 86,22% dan masuk dalam kategori “sangat baik”. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa perbaikan antarmuka berbasis prinsip desain usability mampu meningkatkan kualitas pengalaman pengguna aplikasi secara signifikan.   The My Yamaha Motor application serves as a digital platform supporting after-sales services for Yamaha vehicle users. However, several usability issues were identified that affected the overall user experience. This study aims to evaluate the usability level of the My Yamaha Motor application and to examine the effectiveness of the proposed interface improvements. The research employed usability testing using task scenarios and the USE Questionnaire. The initial evaluation involved new users to measure learnability, efficiency, and error rate, supported by interviews to identify major interface problems. The results of the initial evaluation showed a learnability score of 70%, efficiency of 0.038 goals/s, an error rate of 51%, and an overall USE score of 64.18%, categorized as “good” but indicating notable interface limitations. Based on these findings, an improved interface prototype was designed using the Eight Golden Rules of interface design. Follow-up testing demonstrated significant improvements across all usability aspects, with learnability increasing to 86%, efficiency rising to 0.111 goals/s, error rate decreasing to 20%, and the overall USE score improving to 86.22%, classified as “very good.” These findings confirm that usability-based interface redesign can significantly enhance user experience and overall application usability.