Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Learning Management System Untuk Guru SMP Negeri 19 Jakarta Yudi Wiharto; Mufti; Ravindra Safitra
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning Management System (LMS) memberikan metode pembelajaran dengan media online kepada para pengajar dan pembelajar dalam proses belajar mengajar melalui lingkungan virtual. SMP Negeri 19 Jakarta dalam hal ini menjadi salah satu sekolah menengah pertama yang ingin mengimplementasikan LMS khusus di lingkungan sekolahnya. Hal ini dikarenakan SMPN 19 Jakarta mempunyai hardware dan infrastruktur pendukung kegiatan belajar mengajar secara online yang cukup memadai, yaitu adanya komputer, jaringan internet dan server. Tetapi dari sisi sumber daya manusianya yaitu guru banyak belum tau bagaimana memanfaatkan pembelajaran berbasis online. Sehingga pengabdian masyarakat ini mempunyai tujuan salah satunya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia SMPN 19 Jakarta di bidang teknologi informasi, salah satunya adalah pemanfaatan pembelajaran online dengan menggunakan LMS. Dan LMS yang digunakan adalah Moodle, yang merupakan salah satu perangkat lunak open source yang bisa mengimplementasikan e-learning secara mandiri di sekolah ini. Dengan menggunakan LMS Moodle ini; bisa membangun sistem E-Learning (pembelajaran daring) ataupun Distance Learning (Pembelajaran Jarak Jauh). Dengan sistem ini belajar mengajar akan tidak terbatas ruang dan waktu. Karena seorang guru bisa memberikan materi dan kuis pembelajaran sekolah dari mana saja. Dan juga siswa pun bisa mengikuti proses belajar sekolah dari mana saja. Prosentase keberhasilan pelatihan yang diolah dari hasil grafik evaluasi secara keseluruhan sebesar 70% sangat berhasil.
The Influence of Digital Leadership on Employee Performance with Digital Culture as A Moderating Variable Heru Nugroho; Selamet Riyadi; Slamet Mudjijah; Panca Maulana; Ravindra Safitra
Maneggio Vol. 1 No. 6 (2024): Maneggio-Dec
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/jt6pfc66

Abstract

This study examines the influence of digital leadership on employee performance with digital culture as a moderating variable. In today’s rapidly evolving digital landscape, organizations require leaders who can navigate technological changes and foster a culture that supports innovation and collaboration. The primary aim of this research is to assess how digital leadership impacts employee performance and to explore the role of digital culture in enhancing this relationship. Using a quantitative research method, a survey was conducted with 200 respondents from various industries. Data were analyzed using multiple regression analysis to evaluate the relationships between digital leadership, digital culture, and employee performance. The findings reveal that digital leadership has a significant positive effect on employee performance, and that digital culture moderates this relationship by enhancing the effects of leadership on performance. These results highlight the importance of both digital leadership and digital culture in improving organizational performance in the digital era.
PKM pembuatan web E-Commerce dengan CMS wordpress untuk meningkatkan penjualan pada UMKM E-Nambah kota Tangerang Tri Ika Jaya Kusumawati; Dinda Triana; Ravindra Safitra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24123

Abstract

Abstrak Perubahan paradigma dalam kegiatan ekonomi menciptakan transformasi signifikan pada bisnis online, di mana internet dan teknologi informasi memainkan peran kunci. UMKM E-Nambah, usaha kuliner yang fokus pada makanan rumahan dengan sentuhan pedas, awalnya memanfaatkan pemasaran melalui jaringan pertemanan dan media sosial. Kendati berhasil, keterbatasan informasi stok barang secara real-time menjadi hambatan, mempengaruhi keputusan pembelian calon pelanggan. PKM ini bertujuan membantu meningkatkan efisiensi dan kepercayaan pelanggan dengan menerapkan e-commerce menggunakan Content Management System (CMS) WordPress. Integrasi informasi stok otomatis dengan media sosial, transparansi bahan makanan pada setiap produk, dan pengurangan ketidakpastian terkait ketersediaan stok menjadi fokus implementasi. Metode ini diharapkan memfasilitasi transaksi online, mempromosikan produk baru, dan menyelenggarakan promo menarik, bertujuan memperluas pangsa pasar, meningkatkan keterlibatan pelanggan, serta memberikan informasi komprehensif. Implementasi ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis UMKM E-Nambah dalam era digital. Berdasarkan hasil yang dibuat telah dilakukan penilaian dari mitra menggunakan usability testing sederhana pada web e-commerce yang dibangun nilai penerimaan rata-rata 79,77%, sedangkan untuk pelatihan yang diberikan mendapatkan nilai rata-rata 85,33%. Angka ini menunjukkan bahwa hasil kegiatan PKM ini sudah baik dan dapat diterima. Kata kunci: e-commerce; content  management  system; wordpress; toko E-Nambah; usability testing. Abstract The paradigm shift in economic activities is creating a significant transformation in online business, where the internet and information technology play a key role. UMKM E-Nambah, a culinary business that focuses on home-cooked food with a spicy touch, initially utilized marketing through friendship networks and social media. Even though it was successful, limited real-time stock information was an obstacle, affecting potential customers' purchasing decisions. This PKM aims to help increase fficiencyand customer trust by implementing e-commerce using the WordPress Content Management System(CMS). Integration of automatic stock information with social media, transparency of food ingredientsfor each product, and reducing uncertainty regarding stock availability are the focus of implementation. This method is expected to facilitate online transactions, promote new products, and hold attractive promotions, aimed at expanding market share, increasing customer engagement, and providing comprehensive information. This implementation is expected to make a positive contribution to the growth of the E-Nambah MSME business in the digital era. Based on the results, an assessment was carried out from partners using simple usability testing on the e-commerce website that was built, with an average acceptance score of 79.77%, while the training provided received an average score of 85.33%. This figure shows that the results of this PKM activity are good and acceptable. Keywords: e-commerce; content management system; wordpress; e-nambah store; usability testing.